Apa Itu Eksterior

Apa Itu Eksterior? Berikut Pengertian, Fungsi dan Contoh Eksterior

Posted on

Empat Pilar – Apa Itu Eksterior? Berikut Pengertian, Fungsi dan Contoh Eksterior. Eksterior adalah elemen penting dalam arsitektur dan desain. Mengacu pada bagian luar atau tampilan suatu bangunan, eksterior berperan besar dalam menciptakan kesan pertama yang kuat dan mempengaruhi persepsi orang terhadap sebuah struktur.

Dalam artikel ini, kami akan menggali lebih dalam mengenai apa itu eksterior, mendefinisikannya, mengeksplorasi fungsi-fungsinya, dan memberikan contoh nyata dari penerapannya. Mari kita selami bersama tentang Apa Itu Eksterior? Berikut Pengertian, Fungsi dan Contoh Eksterior.

Apa itu Eksterior?

Eksterior adalah bagian dari suatu bangunan, seperti rumah, gedung, atau konstruksi lainnya, yang terletak di luar bangunan dan berbatasan langsung dengan lingkungan sekitarnya.

Sementara interior mencakup segala hal di dalam bangunan, seperti kamar tidur, kamar mandi, dan ruang tamu, eksterior meliputi elemen-elemen yang biasanya ditemukan di bagian luar bangunan, seperti teras, kanopi, dan taman.

Desain eksterior tidak hanya fokus pada struktur arsitektur bangunan, tetapi juga mencakup bagaimana bangunan tersebut berintegrasi dengan lingkungan sekitarnya.

Fungsi Eksterior

Fungsi eksterior dalam desain bangunan jauh lebih luas daripada sekadar sebagai hiasan visual untuk membuat bangunan terlihat indah dan menarik. Selain elemen estetika yang memperindah tampilan fisik, desain eksterior juga memainkan peran penting dalam memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi penghuni bangunan.

Salah satu fungsi utama dari desain eksterior adalah sebagai pelindung dari cuaca dan elemen alam. Ketika air hujan turun, elemen eksterior seperti atap, fasad bangunan, dan sistem saluran air membantu mencegah air masuk ke dalam ruang-ruang di dalam bangunan.

Begitu pula, ketika suhu panas meningkat, desain eksterior dapat mengandung fitur-fitur seperti ventilasi, penggunaan bahan isolasi termal, dan desain shading (penyaring sinar matahari) untuk mengurangi dampak langsung sinar matahari ke dalam ruangan, sehingga menciptakan lingkungan interior yang nyaman.

Selain perlindungan dari cuaca, desain eksterior juga berperan dalam efisiensi energi. Desain yang tepat dapat membantu mengurangi konsumsi energi dalam bangunan dengan memanfaatkan sinar matahari secara optimal untuk penerangan alami, sehingga mengurangi kebutuhan penerangan listrik di siang hari. Selain itu, penggunaan material bangunan yang tepat dan sistem bangunan yang berkelanjutan dapat meningkatkan efisiensi energi secara keseluruhan.

Secara keseluruhan, fungsi eksterior melampaui aspek visual semata. Desain eksterior yang baik berperan penting dalam melindungi, menciptakan kenyamanan, meningkatkan efisiensi energi, mengekspresikan identitas, dan memastikan keseluruhan kualitas bangunan yang berdaya guna dan estetis.

Elemen Desain Eksterior

Eksterior adalah bagian dari suatu bangunan yang berhubungan dengan lingkungan luar. Terdapat tiga elemen desain pada eksterior yang perlu diperhatikan:

1. Elemen Arsitektur

Elemen arsitektur pada eksterior merupakan bagian yang menjadi penopang visual bangunan. Elemen ini harus memiliki estetika yang menarik agar dapat meningkatkan nilai keindahan bangunan tersebut. Beberapa elemen arsitektur yang perlu diperhatikan antara lain adalah dinding, pintu, jendela, atap, dan masih banyak lagi. Desain yang tepat pada elemen arsitektur akan memberikan kesan yang kuat dan karakteristik yang khas pada bangunan.

2. Konstruksi

Konstruksi merupakan elemen eksterior lainnya yang tak kalah penting. Elemen ini berkaitan langsung dengan bagian interior bangunan. Konstruksi berperan sebagai penyambung antara eksterior dan interior, seperti pada desain garasi atau kanopi. Pentingnya konstruksi yang baik adalah untuk menciptakan struktur bangunan yang kokoh dan berfungsi dengan baik sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan bagi penghuninya.

3. Lanskap

Lanskap atau taman adalah elemen penting dalam desain eksterior. Elemen ini memiliki peran besar dalam menciptakan atmosfer dan identitas yang diinginkan oleh pemilik rumah. Penataan taman dengan berbagai jenis tanaman, kolam, atau lampu-lampu di luar akan memberikan sentuhan alami dan keindahan pada lingkungan sekitar rumah. Lanskap yang dirancang dengan baik akan menciptakan suasana yang menyenangkan dan memberikan nilai tambah bagi estetika keseluruhan bangunan.

Dalam merancang eksterior, ketiga elemen tersebut perlu dipertimbangkan secara keseluruhan agar saling melengkapi dan menghasilkan bangunan yang estetis, fungsional, dan nyaman. Desain eksterior yang baik akan mencerminkan kepribadian pemiliknya serta menyatu dengan lingkungan sekitar, menciptakan bangunan yang indah dan berkesan.

Cara Mendesain Eksterior

Untuk membuat desain eksterior yang indah dan menarik, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan.

1. Memilih Atap yang Tepat

Atap memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah bangunan. Selain berfungsi sebagai pelengkap, atap juga bertanggung jawab dalam menopang keseluruhan struktur bangunan serta melindungi bagian dalam rumah dari kondisi cuaca dan lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Kelebihan dan Kekurangan Google TV Secara Lengkap

Untuk memastikan atap berfungsi dengan baik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama-tama, pilihlah material atap yang memiliki daya tahan tinggi dan mampu bertahan dalam jangka waktu yang lama. Material atap yang tahan air juga sangat penting untuk mencegah bocor ketika hujan deras mengguyur.

Selain itu, penting untuk memilih material atap yang tidak mudah rusak akibat paparan sinar matahari yang intens. Sinar UV dapat menyebabkan material atap menjadi rapuh dan berkurang daya tahannya. Dengan memilih material yang tahan terhadap sinar matahari, atap akan tetap kokoh dan awet dalam jangka waktu yang lama.

Ada berbagai pilihan material atap yang dapat dipertimbangkan, seperti tanah liat, keramik, galvalum, dan bahan lainnya. Setiap jenis material memiliki kelebihan dan kekurangan, oleh karena itu, pertimbangkan dengan matang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi bangunan.

2. Membuat Jumlah Jendela yang Cukup

Tak hanya atap, jendela juga memegang peranan penting dalam mendesain eksterior bangunan. Jumlah jendela yang tepat akan memberikan banyak manfaat bagi kenyamanan dan kesehatan penghuni dalam ruangan.

Jendela berfungsi sebagai sarana sirkulasi udara alami yang memungkinkan udara kotor digantikan dengan udara segar dari luar. Dengan adanya sirkulasi udara yang lancar, ruangan akan terasa lebih segar dan sehat untuk dihuni.

Tak hanya itu, pencahayaan alami dari sinar matahari yang masuk melalui jendela juga akan memberikan keuntungan bagi penghuni. Ruangan akan terasa lebih terang dan nyaman, serta mengurangi ketergantungan pada pencahayaan listrik di siang hari.

Oleh karena itu, dalam merancang eksterior bangunan, pastikan setiap ruangan memiliki jumlah jendela yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sirkulasi udara dan pencahayaan alami.

3. Menggunakan Material Ramah Lingkungan

Aspek ramah lingkungan juga perlu diperhatikan dalam desain eksterior dan interior bangunan. Penggunaan material yang ramah lingkungan akan memberikan manfaat baik bagi lingkungan maupun kesehatan penghuni.

Hindari penggunaan material asbes pada atap karena dapat menyebabkan masalah kesehatan, terutama ketika serat asbes terhirup. Sebagai alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan, gunakanlah atap baja ringan. Material ini tidak hanya kuat dan tahan lama, tetapi juga dapat didaur ulang dan memiliki dampak lebih rendah terhadap lingkungan.

Dalam pemilihan material lainnya, pastikan untuk memilih bahan yang dapat didaur ulang atau memiliki siklus hidup yang lebih panjang sehingga mengurangi limbah dan dampak negatif terhadap lingkungan.

4. Menambahkan Area Hijau

Menambahkan area hijau pada bagian eksterior bangunan akan memberikan banyak manfaat, terutama dalam menciptakan suasana yang lebih sejuk dan menyegarkan. Namun, terkadang lahan yang tersedia mungkin terbatas. Jika demikian, taman vertikal bisa menjadi solusi yang efektif. Taman vertikal merupakan taman yang dibuat secara vertikal pada dinding atau pagar bangunan.

Dengan menggunakan taman vertikal, Anda dapat menanam berbagai jenis tanaman hijau tanpa memakan banyak tempat horizontal. Tanaman-tanaman seperti sukulen atau tanaman hias mini lainnya sangat cocok untuk taman vertikal karena ukurannya yang kecil dan perawatannya yang relatif mudah.

Selain memberikan kesan estetis, taman vertikal juga dapat membantu meningkatkan kualitas udara di sekitar bangunan. Tanaman akan menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen, menciptakan lingkungan yang lebih segar dan sehat.

5. Menggunakan Cat Eksterior

Pemilihan cat yang tepat untuk area eksterior bangunan sangat penting dalam menjaga keindahan dan ketahanan dinding dari kondisi cuaca luar yang kadangkala keras.

Gunakanlah cat khusus untuk eksterior yang dirancang khusus agar dapat memberikan perlindungan maksimal terhadap dinding dari paparan langsung cuaca. Cat eksterior umumnya lebih tahan terhadap sinar UV, sehingga warnanya tidak mudah memudar akibat terik matahari.

Selain itu, cat eksterior juga dirancang agar tahan terhadap air hujan sehingga dinding tetap terlindungi dari kelembaban dan kerusakan akibat air. Cat eksterior biasanya juga mengandung bahan anti-jamur, sehingga mencegah pertumbuhan jamur dan lumut pada dinding bangunan.

Tersedia dua jenis cat eksterior, yaitu yang berbahan dasar air dan minyak. Cat eksterior berbahan dasar air lebih ekonomis dan memiliki daya lekat yang kuat pada permukaan dinding. Sementara itu, varian cat eksterior berbahan dasar minyak memiliki daya tahan yang baik dan memberikan tampilan yang lebih mengkilap pada dinding.

Contoh Gambar Eksterior

Untuk memudahkan Kalian dalam membuat konsep, dibawah ini akan kami bagikan beberapa referensi terkait desain eksterior.

1. Desain Untuk Ruangan 2 Lantai

Memiliki rumah berlantai dua tentunya memberikan kesempatan lebih untuk berkreasi dalam desain eksterior. Warna putih pada dinding dapat memberikan kesan bersih dan luas. Sementara itu, halaman yang dipenuhi dengan rumput hijau memberikan kesegaran dan kenyamanan visual bagi mata. Meskipun tampilannya mungkin terlihat sederhana, namun kombinasi antara warna putih dinding dengan kehijauan rumput memberikan harmoni yang indah.

Baca Juga :  Keunggulan Sistem AC Chiller : Ketahui Lengkap

2. Desain Dinding Besar Dengan Ventilasi Baik

Kesehatan rumah tentu menjadi prioritas bagi setiap pemiliknya. Ventilasi yang baik menjadi salah satu kunci utama untuk mendapatkan udara segar di dalam rumah. Sebuah desain dengan dominasi dinding besar memungkinkan cahaya matahari untuk memasuki ruangan dengan lebih maksimal. Selain itu, sirkulasi udara yang lancar memastikan udara di dalam rumah selalu segar dan terbebas dari polutan.

3. Desain dengan Lampu Taman

Memperindah halaman rumah tak hanya dengan tanaman atau furniture outdoor. Penambahan lampu taman bisa memberikan suasana magis saat malam hari. Lampu dengan desain dan pencahayaan yang tepat akan membuat halaman rumah Kalian terlihat lebih hidup dan menawan di malam hari.

4. Desain dengan Pagar Kayu

Di era modern ini, banyak rumah yang memilih pagar besi sebagai batasan halaman. Namun, pagar kayu memiliki keunikan tersendiri. Selain memberikan kesan natural, pagar kayu juga menawarkan estetika klasik yang tak lekang oleh waktu. Meski mungkin terlihat lebih tradisional, pagar kayu bisa memberikan sentuhan hangat pada keseluruhan tampilan rumah.

5. Desain dengan Taman Yang Indah

Taman yang indah bukan hanya memanjakan mata, tapi juga memberikan ruang bermain yang aman untuk anak-anak. Dengan memiliki taman di depan rumah, Kalian tidak hanya memberikan ruang hijau bagi keluarga, tapi juga memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk bermain di lingkungan yang aman dan terawasi. Selain itu, taman juga bisa menjadi ruang relaksasi bagi anggota keluarga lainnya.

Penutup

Sebagai penutup, kita telah menggali mendalam tentang “Apa Itu Eksterior?”. Eksterior bukan hanya sebatas penampilan luar sebuah bangunan atau objek, tetapi juga mencerminkan identitas, fungsi, serta estetika dari suatu desain.

Memahami pengertian eksterior dengan benar akan membantu kita dalam mengapresiasi keindahan arsitektur dan mendesain ruang yang lebih harmonis dengan lingkungannya. Sebagai elemen pertama yang dilihat, eksterior memegang peran penting dalam memberikan kesan pertama dan mengomunikasikan pesan desain kepada pengamat.

Semoga dengan pemahaman ini, kita dapat lebih menghargai setiap detail dan nuansa yang ditawarkan oleh eksterior di sekitar kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *