Frekuensi LNB S Band

Frekuensi LNB S Band : (3620 & 5150 MHz Satelit SES 7) Lengkap

Posted on

Empat Pilar – Frekuensi LNB S Band : (3620 & 5150 MHz Satelit SES 7) Lengkap. Frekuensi LNB S Band adalah salah satu bagian terpenting dari sistem televisi satelit. Ini adalah bagian dari perangkat penerima parabola dan digunakan untuk menangkap sinyal televisi dari satelit yang mengorbit di langit. Frekuensi LNB S Band adalah frekuensi penerimaan sinyal dalam spektrum S-band, yang berada di kisaran 2 hingga 4 GHz.

Pengaturan Frekuensi LNB S Band yang tepat sangat penting untuk mendapatkan kualitas sinyal yang baik pada televisi Anda. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara rinci apa itu Frekuensi LNB S Band dan bagaimana mengatur Frekuensi LNB S Band dengan benar. Temukan informasi yang Anda butuhkan untuk mendapatkan sinyal yang jernih di televisi

Mengenal LNB Tipe S-Band

LNB adalah komponen penting pada parabola yang berfungsi sebagai penerima sinyal dari satelit yang difokuskan dan dipantulkan oleh antena parabola. LNB ditempatkan di tengah-tengah parabola pada sebuah tiang fokus dan dipasang pada ring LNB. Ada beberapa jenis LNB, seperti C BAND, KU BAND, dan S BAND.

Setiap jenis LNB memiliki frekuensi tangkapan sinyal yang berbeda. Khusus untuk LNB S BAND, frekuensi tangkapannya adalah 3620 dan hanya dapat menangkap frekuensi di bawah 3000MHz. Namun, untuk beberapa receiver yang tidak mendukung pengaturan 3620, dapat menggunakan pengaturan LNB lokal dengan frekuensi 5150.

Untuk di Indonesia, Jenis LNB Sband hanya bia digunakan untuk menangkap sinyal dari satelit SES7 pada kordinat 108.2 E yang di isi oleh provider PayTV atau TV Satelite berbayar INDOVISION.

Namun Saat ini LNB jenis S-Band sering disalahgunakan untuk menangkap sinyal Satelit SES7 dengan jalur tiketly sehingga dapat menonton siaran Indovision dengan Murah.

Kelebihan dan Kekurangan LNB S Band

LNB Parabola adalah sebuah komponen pada parabola yang berfungsi untuk menerima sinyal televisi, yang selanjutnya akan diteruskan ke receiver untuk diubah menjadi sinyal audio dan video agar bisa ditampilkan di televisi. Terdapat tiga jenis LNB yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Perbedaan dari ketiga jenis LNB tersebut terletak pada jenis frekuensi yang dapat diterima.

1. Kelebihan LNB S Band

Kelebihan dari LNB S Band yaitu ukuran dish parabola sebagai penangkap sinyal yang relatif kecil, kemudian lebih tahan terhadap berbagai macam kondisi cuaca (hujan lebat/cuaca mendung).

2. Kekurangan LNB S Band

Masih kurang populer dibanding dengan jenis LNB lainnya, di Indonesia sendiri hanya satu provider TV Satelit berlangganan yang menggunakan LNB S Band yaitu MNC Vision (Okevision, Indovision, Top TV).

Spesifikasi LNB S-Band

  1. Settingan Frekuensi 3620 /5150 (Lokal)
  2. Polaritas Vertikal dan Horizontal
  3. Tahan Terhadap gangguan Cuaca
  4. Hanya dapat menerima frekwensi dibawah 3000
  5. Bentuknya Bulat seperti mangkok/rantang
  6. Bobot yang berat ( Butuh Bracket yang kuat Untuk menopang)
  7. Dapat Terganggu oleh Sinyal Wi-Fi

Frekuensi LNB S Band

Perbarui frekuensi, polaritas, dan simbol rate untuk satelit SES 7 di 108,2°E. Semua saluran di Okevision, Indovision, dan Top TV telah diacak. LNB S Band hanya dapat menangkap satelit SES 7 di 108,2°E yang dimiliki oleh Indovision, Top TV, dan Okevision. Untuk LNB S Band, pengaturan frekuensi LNB dapat menggunakan 3620 atau 5150 MHz dengan menambahkan selisih pada kedua frekuensi lokal LNB S Band. Ini memungkinkan penggunaan beberapa receiver digital parabola yang tidak mendukung frekuensi LNB S Band 3620 tetap dapat menerima sinyal setelah dimodifikasi.

1. Frekuensi LNB S Band 3620 MHz di Satelit SES 7

Berikut daftar frekuensi, polaritas dan simbol rate Satelit SES 7 di 108.2°E dengan menggunakan frekuensi lokal lnb 3620 MHz :

TRANSPONDER, SATELIT & KOORDINAT

  1. 2535 V 22500 : SES 7 : 108.2°E
  2. 2565 V 22500 : SES 7 : 108.2°E
  3. 2595 V 22500 : SES 7 : 108.2°E
  4. 2625 V 22500 : SES 7 : 108.2°E
  5. 2655 V 22500 : SES 7 : 108.2°E
  6. 2535 H 22500 : SES 7 : 108.2°E
  7. 2565 H 22500 : SES 7 : 108.2°E
  8. 2595 H 20000 : SES 7 : 108.2°E
  9. 2625 H 22500 : SES 7 : 108.2°E
  10. 2655 H 22500 : SES 7 : 108.2°E

2. Frekuensi LNB 5150 MHz di Satelit SES 7

Dibawah ini merupakan daftar frekuensi, polaritas serta simbol rate untuk Satelit SES 7 di 108.2°E dengan menggunakan frekuensi lokal LNB 5150 MHz :

Baca Juga :  Cara Beli Paket Transvision Nusantara HD Secara lengkap

TRANSPONDER, SATELIT & KOORDINAT

  1. 4065 V 22500 : SES 7 : 108.2°E
  2. 4095 V 22500 : SES 7 : 108.2°E
  3. 4125 V 22500 : SES 7 : 108.2°E
  4. 4155 V 22500 : SES 7 : 108.2°E
  5. 4185 V 22500 : SES 7 : 108.2°E
  6. 4065 H 22500 : SES 7 : 108.2°E
  7. 4095 H 22500 : SES 7 : 108.2°E
  8. 4125 H 20000 : SES 7 : 108.2°E
  9. 4155 H 22500 : SES 7 : 108.2°E
  10. 4185 H 22500 : SES 7 : 108.2°E

LNB Yang Bisa Menangkap Semua Satelit

LNB merupakan singkatan dari Low Noise Block Converter. Fungsinya adalah untuk menangkap sinyal dari satelit sehingga dapat diproses oleh receiver parabola. LNB membutuhkan reflektor atau pemantul, yaitu parabola, agar konsentrasi sinyal yang akan ditangkap menjadi cukup kuat.

Tidak ada LNB tunggal yang dapat menangkap semua satelit. Namun, ada beberapa jenis LNB yang dapat menangkap beberapa satelit sekaligus, seperti LNB Monoblock dan LNB Twin. LNB Monoblock dapat menangkap sinyal dari dua satelit yang berdekatan dalam satu waktu. Sedangkan LNB Twin dapat menangkap sinyal dari satu satelit dan mendistribusikan ke dua receiver yang berbeda.

Untuk memasang LNB agar dapat menangkap semua satelit, sebaiknya gunakan parabola berukuran besar dan sesuaikan dengan jenis LNB yang akan digunakan. Selain itu, pastikan untuk mengatur sudut elevasi, azimut, dan polarisasi dengan benar agar sinyal dapat ditangkap dengan optimal. Anda juga dapat meminta bantuan dari teknisi parabola yang berpengalaman untuk memasang LNB agar dapat menangkap semua satelit dengan baik.

Tipe Tipe LNB

Terdapat dua jenis tipe pemasangan LNB pada piringan parabola, yaitu tipe parabola fokus dan tipe parabola offset. Untuk tipe parabola fokus, LNB dipasang pada posisi yang tepat di tengah-tengah parabola dan menghadap ke titik pusat parabola. Tipe parabola fokus umumnya digunakan pada parabola jaring dengan diameter mulai dari 6 hingga 10 kaki.

Sementara itu, tipe parabola offset digunakan untuk parabola mini dengan dish solid. Pada tipe ini, LNB juga dipasang dengan posisi offset dari pusat parabola. Untuk tipe parabola fokus, digunakan LNB fokus, sedangkan tipe parabola offset menggunakan LNB offset. Pastikan menggunakan LNB yang sesuai dengan jenis parabola yang digunakan untuk memastikan sinyal televisi yang diterima memiliki kualitas yang baik.

1. LNB S Band dapat menangkap semua satelit yang menggunakan frekuensi S Band. Saat ini hanya TV Berbayar MNC Vision yang menggunakan Frekuensi S Band dari satelit SES 7. LNB S Band dapat menangkap sinyal frekuensi S Band dengan menggunakan piringan parabola yang berdiameter minimal 60 cm.

LNB S Band bekerja pada frekuensi 3620 MHz dan hanya digunakan oleh TV berlangganan Indovision, Oke TV, dan Top TV yang dimiliki oleh MNC Group. Seperti LNB Ku Band, LNB S Band membutuhkan penampang dengan diameter 60 – 80 cm saja. Berikut ini adalah contoh gambar LNB S Band.

Di pasaran, harga baru LNB S Band berkisar antara 100 – 150 ribu rupiah, sementara untuk barang bekas, harganya sekitar 80 ribu rupiah. Frekuensi pengaturan untuk receiver dapat menggunakan 3620 MHz atau 5150 MHz seperti pada C Band.

Cara Setting LNB S Band di Receiver MPEG4 HD Menggunakan Frek LNB : 5150

Di dunia satelit, kita mengenal beberapa jenis LNB, yaitu LNB C band, KU band, dan S band. Sinyal yang diterima oleh LNB C band memiliki frekuensi rendah dengan 4 digit angka, sedangkan LNB KU band memiliki frekuensi 5 digit angka.

LNB C band dan KU band dapat menerima sinyal dari banyak satelit, seperti Palapa, Telkom, Apstar, Measat, dan lain-lain.

Sementara itu, LNB S band hanya menerima sinyal dari satu satelit, yaitu Satelit SES 9. Di dalam satelit SES 9 ini, terdapat channel-channel TV berlangganan seperti Indo*******, yang diacak oleh penyedia TV berlangganan tersebut.

Kita hanya bisa menonton siaran-siaran dari satelit tersebut jika berlangganan dengan biaya yang cukup mahal per bulannya.

Disini ada cara lain untuk bisa menyaksikan siaran-siaran di TV tersebut yaitu dengan cara fly. Nah untuk dapat fly di satelit ses 9 ini kita harus menyiapkan alat tempur diantaranya adalah LNB S band dan receiver mpeg4 HD tetapi permasalahannya adalah terkadang di receiver tidak ada opsi untuk setting LNB S band lalu bagaimana apakah bisa menggunakan LNB S band untuk receiver yang tidak ada setingan untuk LNB S band di dalamnya ? tenang saja kali ini saya punya solusinya. Oke langsung saja simak caranya dibawah ini:

1.  Sobat bisa gunakan dish ex pay tv dan pasang LNB S band pada dish tersebut

Baca Juga :  Kelebihan dan Kekurangan Layar OLED : Lengkap

2.  Pastikan kabel terhubung dengan baik ke receiver ditandai dengan intensitas yang naik itu tandanya kabel sudah terhubung.

3.  Untuk pengaturan di receiver gunakan frekuensi LNB 5150

4.  Masukkan frekuensi di bawah ini

  • 4065 H 22500
  • 4095 H 22500
  • 4125 H 20000
  • 4155 H 22500
  • 4185 H 22500
  • 4065 V 22500
  • 4095 V 22500
  • 4125 V 22500
  • 4155 V 22500
  • 4185 V 22500

 

Penutup

Dalam menggunakan parabola, LNB memegang peranan penting dalam menangkap sinyal dari satelit dan mengirimkannya ke receiver. Salah satu jenis LNB yang populer adalah LNB S Band dengan frekuensi 3620 dan 5150 MHz yang digunakan untuk menangkap satelit SES 7 milik Indovision, Okevision, dan Top TV.

Untuk memastikan kualitas sinyal yang diterima, penting untuk memilih LNB yang sesuai dengan jenis dan tipe parabola yang digunakan. Ada dua jenis pemasangan LNB pada parabola, yaitu tipe parabola fokus dan tipe parabola offset, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Dengan mengetahui informasi ini, diharapkan dapat membantu Anda dalam memilih dan memasang LNB yang tepat untuk parabola Anda. Frekuensi LNB S Band 3620 dan 5150 MHz pada satelit SES 7 ini lengkap dan dapat memberikan kualitas sinyal yang baik untuk menikmati siaran televisi dengan jernih dan tanpa gangguan. Semoga bermanfaat Kata Pencarian Terpopulerhttps://www empatpilar com/frekuensi-lnb-s-band/,Siaran s band fta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *