Jalur Kabel Dispenser

Rangkaian Jalur Kabel Dispenser dan Cara Kerja Komponennya

Posted on

Empat Pilar – Rangkaian Jalur Kabel Dispenser dan Cara Kerja Komponennya. Kami akan membahas secara mendalam tentang Rangkaian Jalur Kabel Dispenser dan Cara Kerja Komponennya, mengupas tuntas berbagai aspek mulai dari komponen hingga cara kerja sistemnya.

Sudah pernahkah Kalian melihat dispenser air yang terhubung dengan berbagai kabel? Nah, itulah yang disebut dengan Rangkaian Jalur Kabel Dispenser.

Artikel ini akan membantu Kalian memahami lebih lanjut tentang Rangkaian Jalur Kabel Dispenser dan Cara Kerja Komponennya, mulai dari komponen apa saja yang terlibat, cara kerjanya, hingga pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan seputar sistem ini.

Jadi, mari kita mulai perjalanan kita dalam mengupas tuntas misteri di balik sistem ini!

Pengertian Dispenser

Dispenser merupakan perangkat rumah tangga yang menggunakan listrik untuk memanaskan elemen pemanas dan menjalankan mesin pendinginnya.

Terdapat dua jenis dispenser yaitu yang menggunakan prinsip kerja dengan elemen pemanas dan mesin pendingin (compressor).

Dispenser atau tempat air minum adalah peralatan elektronik yang memiliki komponen utama berupa heater untuk memanaskan air pada tabung penampung.

Heater umumnya memiliki daya sekitar 200-300 Watt dan dapat memanaskan air yang terdapat di dalam dispenser. Dispenser biasanya berisi air sebanyak 19 liter yang ditempatkan dalam galon.

Dispenser umumnya digunakan untuk memasak air, namun saat ini telah hadir jenis dispenser yang dapat memanaskan dan mendinginkan air.

Dispenser yang dapat mendinginkan air menggunakan mesin pendingin yang disebut dengan kompresor pendingin.

Fungsi dispenser adalah untuk mendinginkan dan memanaskan air dalam galon berukuran sekitar 19 liter.

Di bagian atas dispenser terdapat tabung yang terbuat dari stainless steel dan dililiti oleh pipa tembaga berukuran 1/4 pada bagian luarnya untuk mendinginkan air.

Lilitan pipa pada luar tabung dispenser dapat disamakan dengan evaporator pada AC atau lemari es.

Heater pada dispenser berfungsi untuk memanaskan air pada tabung, sehingga air dapat mengalir keluar melalui kran berwarna merah karena adanya tekanan yang dihasilkan oleh air panas pada tabung. Sementara itu, air dingin keluar melalui kran berwarna biru berdasarkan pada prinsip gravitasi.

Rangkaian Jalur Kabel Dispenser dan Cara Kerja Komponennya

Rangkaian Jalur Kabel Dispenser dan Cara Kerja Komponennya

Jika lampu indikator dispenser mati atau terjadi masalah lainnya, perhatikan beberapa kabel berikut yang menggambarkan cara kerja seluruh komponen pada dispenser :

  1. Kabel steker (warna coklat) terhubung ke saklar dan listrik dari stop kontak mengalir melalui kabel steker tersebut.
  2. Kabel steker lainnya (warna biru) terhubung ke salah satu terminal heater dan PCB lampu indikator (kabel hitam).
  3. Listrik dari kabel steker (warna coklat) kemudian melewati saklar untuk disambungkan atau diputuskan ke thermostat dan PCB lampu indikator (kabel coklat).
  4. Kabel thermostat atau pengatur suhu (warna merah) terhubung ke PCB lampu indikator (kabel merah) dan heater.
  5. Listrik akan disambungkan atau diputuskan secara otomatis. Thermostat akan terhubung dan lampu indikator akan menyala ketika air dalam tabung memiliki suhu yang rendah.

Jika suhu air dalam tabung meningkat, thermostat akan memutus arus listrik yang menuju heater ketika mencapai suhu tertentu.

Namun, jika suhu air mengalami penurunan, thermostat akan mengalirkan listrik menuju heater kembali. Kabel pada dispenser akan bekerja secara otomatis seperti ini secara terus-menerus.

1. Cara Kerja Pemanas Air pada Dispenser

Pemanas air pada dispenser akan bekerja saat air mengalir dari galon dengan suhu normal dan kemudian dipanaskan melalui beberapa komponen sebelum ditampung di dalam cangkir.

Di dalam dispenser, air yang semula bersuhu normal akan mengalir ke tabung pemanas yang dilengkapi dengan heater atau elemen pemanas.

Baca Juga :  Cara Memperbaiki Dispenser yang Tidak Dingin : Penyebab dan Solusi

Elemen pemanas yang dialiri listrik akan meningkatkan suhu air. Tabung pemanas terbuat dari logam dan dilengkapi dengan elemen pemanas di sekelilingnya.

Ketika air mengalir menuju tabung pemanas, thermostat di dalam tabung akan memicu elemen pemanas untuk bekerja.

Kabel dispenser Sanex yang biasanya berwarna merah dan terhubung ke thermostat akan membuat suhu tinggi yang dihasilkan oleh heater diserap oleh air yang sebelumnya memiliki suhu rendah.

Ketika sensor suhu pada tabung mencapai batas maksimal, arus listrik akan diputus dan lampu indikator suhu akan menyala untuk menunjukkan bahwa air telah dipanaskan.

2. Cara Kerja Pendingin pada Dispenser

Dispenser dapat mendinginkan air menggunakan dua cara yaitu dengan fan dan dengan sistem refrigran.

Prosesnya dimulai ketika air mengalir dari galon menuju tabung pendingin. Fan akan menghisap udara panas pada air dan meniupkan udara dingin agar tabung yang berisi air menjadi dingin.

Fan umumnya memiliki kapasitas 12 VDC dengan arus sebesar 5 ampere dan daya 50-80 watt. Fan dilengkapi dengan badan sirkuit atau modul sebagai adaptor dan pemroses daya dari sumber sehingga dapat mengubah arus AC menjadi arus DC.

Namun, komponen fan hanya berfungsi sebagai alat bantu untuk mempercepat pembuangan air panas sehingga temperatur air hanya akan turun sedikit.

Sementara itu, jalur kabel dispenser yang menyalurkan pendingin dengan sistem refrigran bekerja sama seperti sistem pada kulkas. Beberapa komponennya sama seperti kulkas, seperti evaporator dan kompresor.

Jenis-Jenis Dispenser

Setelah mengetahui jalur kabel dispenser, selanjutnya terdapat beberapa jenis dispenser, yaitu:

  1. Dispenser Biasa, yaitu dispenser yang tidak memiliki elemen pemanas atau mesin pendingin. Dispenser ini hanya dapat digunakan untuk mengambil air dari galon.
  2. Dispenser Hot and Normal, yaitu dispenser yang memiliki elemen pemanas tetapi tidak memiliki mesin pendingin. Dispenser ini hanya dapat digunakan untuk memasak atau memanaskan air dan mengambil air biasa (tidak panas dan tidak dingin) dari dalam galon.
  3. Dispenser Hot and Extra Hot, yaitu dispenser yang dapat digunakan untuk memanaskan air dan mendidihkan air.
  4. Dispenser Hot and Cold, yaitu dispenser yang dapat digunakan untuk memanaskan air dan mendinginkan air. Untuk memanaskan air, dispenser ini menggunakan prinsip kerja elemen pemanas (heater). Sementara itu, untuk mendinginkan air, dispenser ini menggunakan prinsip kerja elemen pendingin (fan atau refrigran).

Daftar Harga Dispenser Terbaik

Berikut adalah Daftar Harga Dispenser Terbaik, yang bisa kalian jadikan sebagai rekomendasi :

Mito Water Dispenser MD-666Rp861,300Blibli
Sharp SWD-72EHL-BKRp1,950,000Blibli
Miyako WDP-200Rp500,000Shopee
Sanken Dispenser Air HWD-C520ICRp1,399,000Blibli
Miyako WD-190Rp118,000Shopee
Sanken Dispenser Air HWD-C535ICRp1,399,000Blibli
GEA Water Dispenser HalleyRp1,549,000Blibli
Denpoo Water Dispenser Xavier 2Rp170,000Lazada
Miyako WD185HRp86,000Blibli
Sharp Water Dispenser SWD-78EHL-SLRp3,099,000Blibli

Penutup

Dalam kesimpulan, rangkaian jalur kabel dispenser dan cara kerja komponennya menjadi salah satu aspek penting dalam sistem pengisian bahan bakar yang efisien dan aman.

Dengan memahami komponen-komponen utama seperti nozzle, pompa, kabel dan sensor, kita dapat lebih menghargai teknologi canggih yang digunakan di setiap stasiun pengisian bahan bakar.

Selain itu, pemeliharaan dan perawatan yang baik akan meningkatkan umur panjang peralatan, mengurangi risiko kegagalan sistem dan menjaga lingkungan tetap aman.

Semoga artikel dari empatpilar.com mengenai Jalur Kabel Dispenser ini, dapat memberikan wawasan baru mengenai rangkaian jalur kabel dispenser dan bagaimana cara kerja komponennya, sehingga kita lebih mengerti dan menghargai peran pentingnya dalam kehidupan sehari-hari. Kata Pencarian Terpopulerdiagram alir dispenser air,https://www empatpilar com/jalur-kabel-dispenser/,jalur kabel dispenser dua thermostat,skema rangkaian dispenser panas dingin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *