Cara Memperbaiki Dispenser yang Tidak Dingin

Cara Memperbaiki Dispenser yang Tidak Dingin : Penyebab dan Solusi

Posted on

Empat Pilar – Cara Memperbaiki Dispenser yang Tidak Dingin : Penyebab dan Solusi. Dispenser air adalah perangkat yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Namun, terkadang kita dapat menghadapi masalah ketika dispenser tiba-tiba tidak mengeluarkan air dingin. Jangan khawatir, dalam artikel ini, kami akan memberikan panduan langkah demi langkah tentang cara memperbaiki dispenser yang tidak dingin.

Kami akan memberikan berbagai solusi yang dapat Anda coba sebelum memutuskan untuk memanggil ahli perbaikan. Mari kita mulai dengan panduan ini yang akan membantu Anda menikmati air dingin dari dispenser Anda lagi.

Dispenser Adalah

Dispenser ialah salah satu perangkat rumah tangga yang menggunakan listrik untuk menghangatkan elemen pemanas dan mengoperasikan mesin pendinginnya. Dispenser tersedia dalam beberapa varian, di antaranya yang berkerja dengan prinsip elemen pemanas dan mesin pendingin (kompresor).

Dispenser, atau wadah air minum, adalah peralatan listrik atau elektronik yang dilengkapi dengan pemanas sebagai komponen utamanya. Pemanas ini berfungsi untuk menghangatkan air yang terdapat dalam tabung penyimpanan. Daya pemanas biasanya berkisar antara 200-300 Watt. Pemanas ini bekerja untuk menghangatkan air di dalam dispenser. Umumnya, dispenser dapat menampung 19 liter air dan seringkali diletakkan di atas galon.

Dispenser umumnya digunakan untuk memanaskan air, meskipun saat ini tersedia pula dispenser yang mampu menghangatkan dan mendinginkan air. Dispenser yang mampu mendinginkan air ini dilengkapi dengan mesin pendingin yang biasa disebut kompresor pendingin.

Fungsi dispenser adalah untuk menghangatkan dan mendinginkan air dalam galon berukuran sekitar 19 liter. Bagian atas dispenser memiliki tabung yang terbuat dari stainless steel yang dikelilingi oleh pipa tembaga berukuran 1/4 di bagian luar tabung. Pipa tembaga ini berperan dalam mendinginkan air. Konsep pipa yang melingkar di luar tabung mirip dengan prinsip evaporator pada AC atau lemari es.

Pemanas tersebut berfungsi untuk menghangatkan air di dalam tabung. Air hangat kemudian mengalir keluar melalui keran berwarna merah karena tekanan yang dihasilkan oleh air panas dalam tabung. Di sisi lain, air dingin mengalir keluar melalui keran berwarna biru, didorong oleh gaya gravitasi.

Cara Memperbaiki Dispenser yang Tidak Dingin

Tidak peduli apakah itu dispenser biasa atau dispenser terbaik, kerusakan bisa terjadi sewaktu-waktu. Namun, dispenser berkualitas tentu akan lebih tahan lama. Dibutuhkan waktu yang cukup lama sebelum dispenser benar-benar mengalami kerusakan.

Dalam sejumlah masalah yang mungkin terjadi, salah satunya adalah ketidakmampuan dispenser untuk mengeluarkan air dingin. Apabila Anda mengalami hal ini, ada beberapa langkah Cara Memperbaiki Dispenser yang Tidak Dingin di bawah ini :

1. Memeriksa Komponen Peltier

Jika pendingin pada dispenser tidak berfungsi, langkah pertama yang masuk akal adalah memeriksa kemungkinan kerusakan pada bagian peltier. Anda dapat melakukannya dengan menggunakan Ohm meter, yang merupakan salah satu fitur dari multimeter. Jika peltier telah rusak, biasanya akan terlihat perubahan dalam ukuran. Hal ini mengindikasikan bahwa Anda perlu mengganti komponen ini dengan yang baru.

2. Membersihkan Komponen Dispenser

Setelah Anda menemukan dan mengganti komponen yang rusak dengan yang berfungsi normal, langkah selanjutnya adalah membersihkan komponen di dalam dispenser. Pastikan tidak ada kebocoran yang dapat memicu masalah lebih serius. Selain itu, bersihkan juga pasta termal yang mungkin sudah lama digunakan.

3. Melakukan Pengolesan Thermal Pasta pada Peltier Baru

Setelah semua komponen dalam dispenser telah dibersihkan dengan baik, langkah selanjutnya adalah menerapkan thermal pasta baru pada bagian tabung pendingin dan peltier yang baru. Tabung pendingin ini memiliki bentuk kotak yang perlu Anda perhatikan. Oleskan thermal pasta dengan jumlah yang cukup dan pastikan agar merata di seluruh permukaan. Mengikuti jalur yang telah ada dapat membantu mempermudah proses ini. Jangan lupa pula untuk mengoleskan thermal pasta pada komponen lain yang melekat pada peltier. Langkah ini penting untuk mencegah terbuangnya suhu dingin dari tabung pendingin secara tidak efisien.

Baca Juga :  Cara Memilih Dispenser Sesuai Kebutuhan : Panduan Lengkap dan Mudah

4. Merakit Ulang Dispenser

Setelah semua langkah sebelumnya selesai dilakukan, saatnya untuk merakit kembali seluruh bagian dispenser. Pastikan bahwa setiap komponen terpasang dengan benar, terutama peltier. Pastikan juga bahwa tidak ada yang terbalik atau tertukar. Jika Anda ingin menghindari repotnya urusan semacam ini, memilih dispenser yang berkualitas tinggi sejak awal adalah pilihan yang sangat bijaksana.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Anda dapat mencoba untuk memperbaiki masalah dispenser yang tidak mengeluarkan air dingin. Jika Anda merasa kesulitan atau masalah tersebut masih berlanjut, disarankan untuk mendapatkan bantuan dari ahli perbaikan dispenser atau layanan pelanggan produsen untuk panduan lebih lanjut.

Cara Merawat Dispenser Agar Lebih Awet

Seiring berkembangnya zaman, teko dan cerek tidak lagi digunakan sebagai tempat menyimpan air minum. Kita justru menggunakan dispenser air minum karena dapat menampung lebih banyak air dan lebih praktis. Apalagi, alat satu ini sudah dilengkapi dengan fitur air panas dan dingin.

Meskipun demikian, dispenser juga memerlukan perawatan yang tepat agar tidak mudah rusak. Berikut ini adalah beberapa tips sederhana tentang cara merawat dispenser agar dapat lebih awet:

1. Lindungi dari Paparan Sinar Matahari

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menjauhkan dispenser dari paparan langsung sinar matahari. Panas dan cahaya matahari dapat menyebabkan pertumbuhan lumut dan bakteri pada dispenser. Selain itu, radiasi sinar matahari juga berpotensi merusak komponen pendingin di bagian dalam dispenser.

2. Lakukan Pembersihan secara Berkala

Melakukan pembersihan dispenser air secara teratur sangat penting, idealnya setidaknya sekali dalam sebulan. Pastikan bahwa sebelum membersihkan dispenser, Anda telah mencabut steker dari sumber listrik untuk mencegah risiko ledakan dari pemanas dispenser.

Jika Anda mengalami kesulitan dalam membersihkan bagian dalam dispenser, Anda bisa mempertimbangkan untuk menghubungi tenaga profesional yang berpengalaman dalam perawatan peralatan elektronik. Adapun bagian luar dispenser, cukup bersihkan dengan menggunakan kain yang sudah dibasahi.

3. Matikan Dispenser Saat Galon Kosong

Untuk menghindari risiko korsleting, pastikan Anda mematikan dispenser saat mengganti galon atau ketika air habis. Anda bisa menekan tombol mati dan segera mencabut kabel dari sumber listrik.

4. Jaga Kelancaran Aliran Listrik

Pastikan agar aliran listrik di rumah Anda tetap stabil agar dispenser dapat berfungsi dengan baik. Ketidakstabilan aliran listrik dapat merusak kinerja mesin dispenser. Untuk mengatasi masalah ini, Anda dapat menggunakan alat stabilizer listrik yang membantu menjaga tegangan listrik tetap stabil dan terhindar dari fluktuasi. Dengan begitu, dispenser Anda akan terlindungi dari gangguan yang dapat terjadi akibat perubahan tiba-tiba dalam aliran listrik.

5. Tunggu Sebelum Mengoperasikan

Sebaiknya hindari mengoperasikan dispenser secara langsung setelah Anda membelinya. Hal ini karena oli pada kompresor mesin mungkin belum mencapai stabilitas optimal setelah mengalami guncangan selama proses pengiriman. Sebagai tindakan pencegahan, Anda sebaiknya meletakkan dispenser pada permukaan datar dan stabil selama minimal 2-4 jam sebelum mulai menggunakannya. Dengan memberikan waktu bagi kompresor untuk menetap dan oli untuk kembali pada posisi normal, Anda dapat meminimalkan risiko kerusakan awal dan memastikan kinerja yang lebih baik dari dispenser Anda dalam jangka panjang.

Daftar Harga Dispenser Terbaik

Berikut adalah Daftar Harga Dispenser Terbaikyang bisa kalian jadikan sebagai rekomendasi :

10 PRODUK TERBAIKHARGATOKO
Mito Water Dispenser MD-666Rp948,000Shopee
Sharp SWD-72EHL-BKRp1,999,000Bukalapak
Miyako WDP-200Rp615,000Shopee
Miyako WD-190Rp148,000Shopee
Sanken Dispenser Air HWD-C520ICRp1,392,500Bukalapak
Sanken Dispenser Air HWD-C535ICRp1,349,000Bhinneka
GEA Water Dispenser HalleyRp1,595,000Bukalapak
Miyako WD185HRp108,000Lazada
Denpoo Water Dispenser Xavier 2Rp179,000Blibli
Cosmos Water Dispenser CWD5603Rp485,900Bhinneka

 

BACA JUGA :

  1. Cara Memilih Dispenser Sesuai Kebutuhan : Panduan Lengkap dan Mudah
  2. Rangkaian Jalur Kabel Dispenser dan Cara Kerja Komponennya
  3. Kelebihan dan Kekurangan Dispenser Galon Bawah : Ketahui Sebelum Membeli
Baca Juga :  Hosting Lokal Terbaik Mulai dari 30ribuan

Penutup

Sebagai penutup dari empatpilar.com ini, memperbaiki dispenser yang tidak dingin bukanlah tugas yang sulit jika Kalian tahu apa yang harus dicari dan bagaimana cara menanganinya. Dari pemeriksaan awal seperti mengecek kabel listrik, hingga langkah-langkah lebih lanjut seperti membersihkan komponen pendingin, solusi ada di ujung jari Kalian.

Ingat, keselamatan adalah prioritas utama; pastikan selalu untuk memutus aliran listrik sebelum melakukan tindakan apapun. Jika masalah tetap belum teratasi, jangan ragu untuk memanggil tenaga profesional. Semoga artikel ini bisa membantu Kalian dalam menemukan cara memperbaiki dispenser yang tidak dingin, sehingga Kalian bisa kembali menikmati minuman yang menyegarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *