Pengertian Dioda Bridge

Pengertian Dioda Bridge : Cara Kerja dan Fungsinya Secara Lengkap

Posted on

Empat Pilar – Pengertian Dioda Bridge : Cara Kerja dan Fungsinya Secara Lengkap. Inilah panduan lengkap anda tentang “Pengertian Dioda Bridge : Cara Kerja dan Fungsinya Secara Lengkap”. Artikel ini akan memberikan wawasan mendalam tentang dioda bridge dan peranannya dalam rangkaian elektronik.

Kita hidup di era di mana elektronik menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Tapi pernahkah kita bertanya-tanya bagaimana komponen-komponen kecil seperti dioda bridge berfungsi dalam alat-alat ini? Nah, anda berada di tempat yang tepat untuk memahami misteri di balik dioda bridge.

Dioda bridge adalah sebuah komponen elektronik yang mengandung empat dioda yang disusun dalam bentuk jembatan. Dioda ini digunakan untuk mengubah arus AC (Alternating Current) menjadi DC (Direct Current). Inilah fungsi utama dari dioda bridge.

Pengertian Dioda Bridge

Dioda jembatan, yang juga dikenal dengan nama dioda bridge, merupakan jenis dioda yang berfungsi untuk mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC).

Dioda bridge terdiri dari empat dioda yang disusun dalam konfigurasi rangkaian jembatan dan dikemas menjadi satu komponen dengan empat kaki terminal.

Dua kaki terminal digunakan sebagai input untuk tegangan/arus listrik AC bolak-balik, sementara dua kaki terminal lainnya adalah terminal output, yaitu terminal output positif (+) dan terminal output negatif (-).

Konfigurasi rangkaian jembatan pada dioda bridge memungkinkan menghasilkan polaritas atau arah yang sama pada output dari kedua polaritas input yang bolak-balik.

Seperti halnya dioda pada umumnya, dioda bridge juga terbuat dari bahan semikonduktor. Dioda bridge tersedia dalam bentuk Single In Line (SIL) dan Dual In Line (DIL).

Dioda bridge digunakan sebagai komponen penyearah gelombang penuh (full wave rectifier) yang sering digunakan dalam rangkaian catu daya (power supply).

Dibandingkan dengan penyearah gelombang penuh yang menggunakan transformator center tap (trafo CT), dioda bridge memiliki kinerja yang lebih baik, ukuran yang lebih kecil, dan biaya yang relatif lebih murah.

Salah satu fitur terpenting dari dioda bridge adalah memiliki polaritas output yang tetap sama meskipun polaritas inputnya terbalik atau bolak-balik.

Rangkaian jembatan pada dioda ini ditemukan oleh Karol Pollak, seorang teknisi elektro asal Polandia. Temuan ini kemudian dipatenkan pada tanggal 14 Januari 1896.

Simbol dan Bentuk Dioda Bridge

Setelah Pengertian Dioda Bridge, berikutnya merupakan simbol dan bentuk dari dioda bridge atau dioda jembatan, yaitu:


Prinsip Kerja Dioda Bridge (Bridge Diode)

Setelah memahami Pengertian Dioda Bridge, nah cara kerja Dioda Bridge pada dasarnya mirip dengan empat dioda penyearah biasa yang disusun dalam rangkaian jembatan.

Prinsip kerjanya juga sama dengan Penyearah Gelombang Penuh (Full Wave Rectifier). Untuk lebih memahami cara kerja dioda bridge, kita dapat melihat gambar di bawah ini:

Seperti yang terlihat pada gambar di atas, keempat dioda yang diberi label D1, D2, D3, dan D4 disusun secara “seri berpasangan” dengan hanya dua dioda yang memungkinkan arus melewati satu sisi sinyal atau setengah siklus gelombang (half cycle).

Pada saat sisi sinyal positif (+) diberikan ke Input-1 dan sinyal negatif (-) diberikan ke Input-2 Dioda bridge, rangkaian internal D1 dan D2 akan berada dalam kondisi Forward Bias sehingga memungkinkan arus positif tersebut melewati, sedangkan D3 dan D4 akan berada dalam kondisi Reverse Bias yang menghambat sinyal sisi negatifnya (lihat gambar (a) di atas).

Kemudian, saat sinyal berubah menjadi sinyal negatif (-) yang diberikan ke Input-1 dan sinyal positif (+) ke Input-2 Dioda bridge, D3 dan D4 akan berubah menjadi kondisi Forward Bias yang memungkinkan arus melewati, sementara D1 dan D2 menjadi reverse bias yang menghambat sinyal sisi negatif (lihat gambar (b) di atas). Hasil dari penyearah gelombang penuh dapat dilihat pada gambar c di atas.

Baca Juga :  Gambar 3 Contoh Rangkaian Dioda yang Mudah Dipahami

Fungsi Dioda Bridge

Dioda bridge memiliki beberapa fungsi penting dalam rangkaian elektronika. Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut mengenai fungsi-fungsi tersebut:

1. Merubah Daya AC Menjadi DC

Dioda bridge dirancang khusus untuk mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC). Fungsi ini merupakan fungsi dasar dari dioda bridge.

Dalam aplikasinya, dioda bridge akan mengalirkan arus hanya pada satu arah ketika diberikan sinyal AC, sehingga menghasilkan arus searah yang stabil.

2. Menyuplai Daya

Salah satu fungsi penting dari dioda bridge adalah sebagai sumber daya untuk berbagai perangkat elektronik. Contohnya dapat ditemukan pada catu daya atau power supply.
Dengan menggunakan dioda bridge, arus searah yang dihasilkan dapat digunakan untuk menyuplai daya ke berbagai komponen elektronik seperti lampu, motor, atau sirkuit lainnya.

3. Penyearah Gelombang

Dioda bridge berperan sebagai penyearah gelombang penuh (full wave rectifier). Ini berarti dioda bridge mampu mengubah seluruh gelombang AC menjadi gelombang DC yang terus menerus.

Fungsi ini sangat penting dalam aplikasi seperti power supply. Keempat dioda pada dioda bridge dihubungkan dalam bentuk jembatan atau bridge tertutup untuk menghasilkan output yang sesuai.

Keuntungan menggunakan dioda bridge dalam penyearah gelombang penuh adalah tidak memerlukan transformator tambahan, sehingga biayanya lebih rendah namun tetap memberikan hasil yang baik dan efisien.

Dengan berbagai fungsi tersebut, dioda bridge menjadi komponen yang penting dalam rangkaian elektronika.

Dalam aplikasi sehari-hari, dioda bridge digunakan dalam berbagai perangkat elektronik seperti catu daya, pengisi baterai, pengatur kecepatan motor, dan banyak lagi.

Cara Mengukur Dioda Bridge

Secara umum, prosedur pengukuran dioda bridge tidak terlalu berbeda dengan pengukuran dioda lainnya.

Berikut ini adalah beberapa langkah untuk mengukur dioda bridge:

Pertama, gunakan Multitester atau Avometer dan atur pada mode pengukuran Ohm (Ω). Tempatkan probe merah pada kaki dioda dengan simbol (+) dan probe hitam pada kaki dioda dengan simbol (-).

Selanjutnya, perhatikan tampilan Avometer. Jika jarum atau angka pada layar bergerak, itu menunjukkan bahwa dioda bridge berfungsi normal atau tidak rusak. Namun, jika Anda membalikkan probe, jarum atau angka tidak akan bergerak. Jika jarum tetap bergerak dalam kedua kondisi tersebut, maka dioda bridge telah rusak.

Kelebihan Dioda Bridge

Sudah memahami Pengertian Dioda Bridge kan ? berikutnya adalah beberapa keunggulan yang dimiliki oleh dioda bridge:

  1. Dioda bridge memungkinkan pemasangan heatsink yang lebih besar dan lebih mudah.
  2. Dioda bridge lebih mudah ditemukan daripada dioda stud yang berukuran besar.
  3. Dioda bridge dapat menghasilkan arus DC dengan gelombang penuh (full wave rectifier). Gelombang ini dianggap lebih baik dan lebih efisien dibandingkan dengan gelombang setengah (half wave), sehingga dioda bridge lebih unggul dalam hal ini.
  4. Pemasangan dioda bridge lebih mudah karena tidak memerlukan keahlian khusus dalam menangani polaritas. Semua polaritas dan input sudah ditandai pada komponen dioda tersebut, sehingga tidak memerlukan perancangan yang rumit.
  5. Penggunaan trafo non-center tap pada dioda bridge menghasilkan arus yang besar dengan ukuran yang lebih kecil, sehingga harga transformator yang digunakan menjadi lebih murah.
  6. Komponen dioda bridge memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan dioda stud yang berukuran besar. Bahkan, perbandingan harga antara dioda bridge dengan dioda stud pada full wave bisa mencapai dua kali lipat.

Kekurangan Dioda Bridge

Namun, dioda bridge juga memiliki beberapa kekurangan:

  • Sistem penyearah menggunakan jembatan (bridge) tidak cocok untuk menciptakan sumber tegangan ganda (dual voltage power supply).
  • Terjadi kehilangan tegangan sebesar sekitar 1.4V (2 x 0.7V) akibat penggunaan dua dioda secara seri (forward voltage drop).

Penutup

Dalam rangkuman, Pengertian Dioda Bridge adalah komponen penting dalam dunia elektronika yang membantu dalam proses rectifikasi, mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah.
Memahami cara kerjanya bukanlah tugas yang mudah, tetapi melalui penjelasan yang kami berikan, kami berharap bahwa Kalian kini memiliki pemahaman yang lebih baik tentang fungsinya dan bagaimana cara kerjanya secara lengkap.

Baca Juga :  Pengertian Dioda Tunnel : Cara Kerja dan Karakteristiknya

Dioda bridge memang mungkin tampak kecil, tetapi peranannya sangat besar dalam memastikan fungsi dan operasi alat elektronik sehari-hari kita.

Oleh karena itu, pengenalan dan pemahaman tentang komponen seperti dioda bridge menjadi sangat penting dalam mengembangkan dan memelihara teknologi modern.

Akhir kata, semoga artikel dari empatpilar.com mengenai Pengertian Dioda Bridge ini, bisa menambah pengetahuan Kalian tentang dioda bridge dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya komponen ini dalam dunia elektronika. Kata Pencarian Terpopulerhttps://www empatpilar com/pengertian-dioda-bridge/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *