Pengertian Seven Segment Display

Pengertian Seven Segment Display (Layar Tujuh Segmen) : Cara Kerja dan Jenisnya

Posted on

Empat Pilar – Pengertian Seven Segment Display (Layar Tujuh Segmen) : Cara Kerja dan Jenisnya. Pelajari segala sesuatu tentang Pengertian Seven Segment Display (Layar Tujuh Segmen) dan bagaimana teknologi ini digunakan dalam berbagai aplikasi elektronik.

Teknologi display sudah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Salah satu teknologi display yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari adalah Seven Segment Display (Layar Tujuh Segmen).

Artikel ini akan membahas Pengertian Seven Segment Display (Layar Tujuh Segmen) secara mendalam, mulai dari cara kerjanya, jenis-jenisnya, hingga aplikasi yang umum ditemui. So, let’s dive right in!

Seven Segment Display, yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Layar Tujuh Segmen, adalah jenis tampilan digital yang terdiri dari tujuh elemen segmen.

Setiap segmen dapat dinyalakan atau dimatikan secara independen untuk menampilkan karakter numerik atau alfabet tertentu.

Dengan kemampuan ini, Layar Tujuh Segmen telah menjadi pilihan populer untuk berbagai aplikasi elektronik, seperti jam digital, penghitung, dan instrumen pengukuran.

Pengertian Seven Segment Display (Layar Tujuh Segmen)

Seven Segment Display (Seven Segment Display) adalah sebuah komponen Elektronika yang dapat menampilkan angka desimal melalui kombinasi segmennya.

Seven Segment Display umumnya digunakan pada Jam Digital, Kalkulator, Penghitung atau Counter Digital, Multimeter Digital, dan juga Panel Display Digital seperti pada Microwave Oven atau Pengatur Suhu Digital.

Seven Segment Display pertama kali diperkenalkan dan dipatenkan pada tahun 1908 oleh Frank. W. Wood, dan mulai dikenal luas pada tahun 1970-an setelah diaplikasikan pada Light Emitting Diode (LED).

Seven Segment Display terdiri dari 7 segmen yang masing-masing dapat dikendalikan untuk menampilkan angka yang diinginkan.

Angka 0 sampai 9 dapat ditampilkan dengan menggunakan kombinasi segmen tertentu. Selain itu, Seven Segment Display juga dapat menampilkan huruf-huruf hexadecimal dari A sampai F.

Segmen-segmen pada Seven Segment Display diatur sedemikian rupa sehingga membentuk angka “8” yang sedikit miring ke kanan, hal ini bertujuan untuk mempermudah pembacaan. Pada beberapa jenis Seven Segment Display, terdapat juga penambahan titik yang menunjukkan angka desimal.

Ada beberapa jenis Seven Segment Display, antara lain lampu pijar (Incandescent bulbs), lampu fluoresen (Fluorescent lamps/FL), Layar Kristal Cair (Liquid Crystal Display/LCD), dan Light Emitting Diode (LED).

Prinsip Kerja Seven Segment (Layar Tujuh Segmen)

Setelah kalian mengenali Pengertian Seven Segment Display, berikutnya prinsip kerja dari seven segment dimulai dengan menerima bilangan biner melalui switch. Switch ini akan mengonversi input atau masukan tersebut dan mengirimkannya ke decoder.

Decoder kemudian melakukan konversi dari bilangan biner menjadi bilangan desimal. Bilangan desimal inilah yang akan menjadi output dan ditampilkan pada seven segment.

Ada beberapa cara sederhana kerja seven segment, antara lain:

  • Untuk menampilkan angka 0, segmen-segmen yang harus dinyalakan adalah A, B, C, D, E, F.
  • Untuk menampilkan semua segmen seven segment, dapat dilakukan dengan langsung memberikan sinyal logika 1 pada baris common cathode serta memberikan sinyal logika 0 pada common anode.
    Namun, jika ingin menampilkan data dari input biner, diperlukan decoder khusus untuk mengubah sinyal biner menjadi tampilan pada 7 segment tersebut.

Untuk lebih jelas dan memudahkan pemahaman, berikut adalah penjelasan lebih detail mengenai prinsip kerja seven segment :

  1. Menampilkan digit 0, deretan yang harus dinyalakan yaitu A, B, C, D, E, F
  2. Menampilkan digit 1, deretan yang harus dinyalakan yaitu B, C
  3. Menampilkan digit 2, deretan yang harus dinyalakan yaitu A, B, D, E, G
  4. Menampilkan digit 3, deretan yang harus dinyalakan yaitu A, B, C, D, G
  5. Menampilkan digit 4, deretan yang harus dinyalakan yaitu B, C, F, G
  6. Menampilkan digit 5, deretan yang harus dinyalakan yaitu A, C, D, F, G
  7. Menampilkan digit 6, deretan yang harus dinyalakan yaitu A, C, D, E, F, G
  8. Menampilkan digit 7, deretan yang harus dinyalakan yaitu A, B, C
  9. Menampilkan digit 8, deretan yang harus dinyalakan yaitu A, B, C, D, E, F, G
  10. Menampilkan digit 9, deretan yang harus dinyalakan yaitu A, B, C, D, F, G
Baca Juga :  Cara Menghasilkan Uang dari Blog Untuk Pemula

Tabel Pengaktifan Seven Segment Display (Layar Tujuh Segmen)

ANGKAhgfedcba
000111111
100000110
201011011
301001111
401100110
501101101
601111101
700000111
801111111
901101111

Catatan :

  • 1 = ON (High)
  • 0 = OFF (Low)

Jenis-Jenis Seven Segment (Layar Tujuh Segmen)

Setelah memahami Pengertian Seven Segment Display, selanjutnya ada dua jenis 7 segment yang biasa dikenal. Berikut penjelasan terkait kedua jenis tersebut :

1. Jenis Common Katoda

Jenis pertama yang umum dikenal adalah jenis Common Katoda. Pada jenis ini, pin-pin yang terhubung ke LED 7 segment adalah kaki katoda.

Pada tipe Common Katoda, biasanya LED 7 segment aktif saat sinyal logika tinggi (1), atau disebut juga dengan “aktif high”.

Setiap kaki katoda dari a hingga h akan digunakan sebagai kode untuk mengaktifkan segmen-segmen yang akan menyalakan LED.

2. Common Anoda

Jenis kedua adalah Common Anoda. Pada jenis ini, salah satu pin terhubung ke kaki anoda LED di dalam perangkat 7 segment.

Biasanya, Common Anoda akan diberikan tegangan VCC dan LED 7 segment dengan Common Anoda akan aktif saat menerima sinyal logika rendah (0), atau yang biasa disebut “aktif low”.

Di sisi lain, kaki-kaki anoda dari a hingga h berfungsi sebagai penentu untuk mengaktifkan segmen-segmen yang akan menyalakan LED.

Dengan demikian, perbedaan utama antara kedua jenis 7 segment ini terletak pada koneksi antara pin dan kaki LED. Pada Common Katoda, kaki katoda LED yang terhubung ke pin, sedangkan pada Common Anoda, kaki anoda LED yang terhubung ke pin. Selain itu, keadaan aktif atau tidaknya LED juga tergantung pada sinyal logika yang diterapkan pada jenis koneksi tersebut.

Fungsi Seven Segment dalam Kehidupan Sehari-hari

Sudah memahami Pengertian Seven Segment Display?  Nah pada dasarnya, telah ada gambaran yang sedikit mengenai fungsi seven segment sebelumnya.

Namun, dalam pembahasan ini akan dijelaskan secara detail mengenai fungsi seven segment pada beberapa alat.

Seven segment adalah alat yang sangat umum digunakan. Fungsinya juga populer karena sering digunakan dalam perangkat digital sehari-hari.

Berikut ini adalah beberapa contoh penggunaan fungsi tujuh segmen yang mudah ditemukan:

1. Kalkulator

Kalkulator adalah alat yang selalu menggunakan tampilan tujuh segmen. Bahkan dalam aplikasi kalkulator di perangkat elektronik, tampilan khas tujuh segmen tetap digunakan.

2. Jam Digital

Hingga saat ini, jam digital masih menggunakan komponen tujuh segmen sebagai penunjuk waktu. Tidak mengherankan jika angka pada jam digital identik dengan kalkulator.

3. Papan Skor

Pada acara olahraga atau berbagai pertandingan, umumnya papan skor digital menggunakan komponen tujuh segmen. Namun, ukurannya jauh lebih besar.

Selain alat-alat di atas, masih banyak alat lain yang menggunakan komponen tersebut. Umumnya, alat-alat digital digunakan untuk menampilkan angka atau informasi lainnya.

Penutup

Dalam artikel ini, empatpilar.com telah membahas pengertian Seven Segment Display, cara kerja, serta jenis-jenis yang ada. Melalui pemahaman ini, kita dapat mengapresiasi betapa pentingnya peran Seven Segment Display dalam berbagai aplikasi elektronik.

Sebagai komponen yang sederhana dan efisien, Seven Segment Display terus menjadi pilihan utama untuk menampilkan angka dan karakter pada berbagai perangkat.

Semoga artikel ini membantu Kalian dalam memahami dan memanfaatkan teknologi Seven Segment Display dengan lebih baik. Selamat bereksperimen dan teruslah menciptakan inovasi baru!

Baca Juga :  Harga Borongan Plamir Tembok : Terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *