Perbedaan AC Split dan AC Inverter

Perbedaan AC Split dan AC Inverter Secara Lengkap

Posted on

Empat Pilar – Perbedaan AC Split dan AC Inverter Secara Lengkap. Ingin mengetahui Perbedaan AC Split dan AC Inverter? Artikel ini akan menjelaskan secara mendalam perbedaan, kelebihan, dan kekurangan dari kedua sistem AC ini untuk membantu Kalian membuat keputusan yang tepat. Baca sekarang!

Dalam era modern ini, AC telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari kita. Saat memilih AC untuk rumah atau kantor, seringkali kita dihadapkan pada dua pilihan utama: AC Split dan AC Inverter. Keduanya menawarkan fitur dan keunggulan yang berbeda, dan penting bagi kita untuk memahami perbedaan di antara keduanya sebelum memutuskan sistem AC mana yang paling sesuai dengan kebutuhan kita.

Apa itu AC Split?

AC split adalah tipe AC yang terdiri dari dua bagian yang terpasang pada tembok, yaitu unit indoor (yang berfungsi untuk mendinginkan udara di dalam ruangan) dan unit outdoor (yang berfungsi untuk membuang panas di luar ruangan). Nama “split” berasal dari fakta bahwa AC ini terbagi menjadi dua unit yang diletakkan di tempat yang berbeda. AC split digunakan untuk mengatur suhu udara agar lebih rendah dari suhu lingkungan sekitar, dan bekerja secara efektif di ruangan yang tertutup.

A. Kelebihan AC Split

Inilah Kelebihan AC Split yang perlu kalian ketahui:

1. Desain Simpel dan Hemat Ruang

AC split memiliki bentuk persegi panjang yang dipasang di dinding bagian atas. Dengan desain yang simpel ini, AC ini tidak memakan banyak tempat di kamar atau ruangan Kalian. Kalian tidak perlu menyediakan area khusus di lantai untuk meletakkan jenis AC lainnya.

2. Hemat Energi

Kelebihan lain dari AC split yang membuatnya sangat diminati adalah efisiensi dalam pemakaian listrik. Dibandingkan dengan jenis AC lain, seperti AC standing atau AC central, AC split lebih hemat energi. Ini membantu mengurangi biaya tagihan listrik dan ramah lingkungan.

3. Cepat Mendinginkan Ruangan

Walaupun desainnya sederhana, AC split mampu dengan cepat mendinginkan suhu ruangan. AC split memiliki performa yang hebat dalam mendinginkan udara, sementara tetap menjaga efisiensi energi. Kalian tidak perlu menunggu lama untuk merasakan kesejukan di ruangan Kalian.

4. Pengendalian Jarak Jauh

AC split dilengkapi dengan remote untuk pengendalian jarak jauh. Kemajuan teknologi bahkan memungkinkan Kalian mengendalikan AC split melalui smartphone yang memiliki fitur remote. Dengan begitu, Kalian bisa menyalakan atau mematikan AC dengan mudah, bahkan tanpa harus beranjak dari tempat duduk Kalian.

Dengan segala kelebihan ini, tidak mengherankan jika AC split menjadi pilihan utama bagi banyak orang untuk menciptakan kenyamanan dan kesejukan di rumah atau ruangan mereka.

B. Kekurangan AC Split

Setelah kelebihan, ada pula beberapa kekurangan pada AC Split yang perlu kalian ketahui:

1. Konsumsi Listrik Tinggi Saat Dihidupkan

Meskipun AC Split tergolong irit dalam penggunaannya, namun saat pertama kali dihidupkan, AC ini akan mengonsumsi listrik yang cukup besar. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan energi yang tinggi untuk menggerakkan berbagai komponen yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, lebih disarankan untuk menghidupkan AC Split dalam waktu yang lebih lama agar energi yang dikeluarkan pada awalnya tidak terbuang percuma.

2. Hindari Sering Menyalakan dan Mematikan

Salah satu kelemahan lain dari AC Split adalah konsumsi listrik yang tinggi saat sering dinyalakan dan dimatikan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, AC Split akan boros energi saat dinyalakan, dan hal yang sama berlaku saat dimatikan. Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari kebiasaan menyalakan dan mematikan AC secara berulang. Selain itu, sering menyalakan dan mematikan AC juga dapat mempercepat kerusakan pada perangkat tersebut.

3. Sulit Mempertahankan Suhu

Meskipun AC Split dapat dengan cepat mendinginkan ruangan, namun suhu ruangan sulit dipertahankan secara konstan. Untuk itu, penting untuk memastikan bahwa suhu ruangan tetap terjaga agar kenyamanan di dalam ruangan dapat terus terjaga.

Apa itu AC Inverter?

AC inverter merupakan jenis AC yang menggunakan teknologi yang lebih canggih daripada AC biasa. Teknologi pada AC inverter memungkinkan pengoperasian AC dengan cara khusus, yakni dapat mengubah tegangan listrik bolak-balik menjadi tegangan listrik searah. Hal ini mengakibatkan konsumsi listrik menjadi lebih irit dalam jangka panjang.

Pada awal penggunaannya, AC inverter menggunakan daya listrik yang lebih tinggi dibandingkan AC standar. Namun, begitu suhu ruangan mencapai 24 derajat Celsius (sesuai dengan pengaturan remote AC), kompresor pada AC inverter akan bekerja seminimal mungkin.

Disarankan agar Anda mengatur suhu ruangan pada 24 derajat Celsius agar kompresor dapat bekerja lebih efisien. Selain itu, perawatan AC dengan baik sangat diperlukan agar AC tidak mudah rusak dan tetap berfungsi secara optimal.

A. Kelebihan AC Inverter

Jika membahas tentang kelebihan atau keunggulan, berikut adalah rangkuman dari kelebihan AC inverter.

1. Hemat Energi Listrik

Salah satu alasan utama orang memilih AC inverter adalah karena konsumsi daya listriknya yang lebih hemat dibandingkan dengan AC standar. AC inverter hanya mengaktifkan kompresornya saat diperlukan, sehingga mengurangi konsumsi listrik. Sementara pada AC standar, kompresor terus menyala dan lebih banyak mengonsumsi listrik.

Baca Juga :  Tips Penggunaan AC Saat Musim Hujan : Panduan Lengkap

2. Operasi Lebih Diam

AC standar seringkali mengeluarkan suara bising atau berdengung saat beroperasi. Namun, AC inverter beroperasi lebih diam karena kompresor tidak bekerja dengan putaran penuh dan sering berhenti. Meskipun begitu, kipas dalam ruangan tetap menyala sehingga ruangan tetap dingin.

3. Pendinginan Lebih Merata dan Efisien

AC inverter mampu mendinginkan ruangan dengan lebih merata tanpa memandang ukuran ruangan atau kamar. AC inverter akan terus menjaga suhu yang diinginkan dan hanya menghembuskan angin yang lebih rendah untuk mempertahankan suhu tersebut. Dengan begitu, ruangan akan tetap dingin secara merata dan menggunakan energi secara efisien.

4. Kompatibel dengan Tenaga Surya

AC inverter dapat dioperasikan menggunakan tenaga surya atau sinar matahari. Ini membuatnya menjadi pilihan yang lebih baik bagi mereka yang ingin menggunakan tenaga surya di rumah mereka.

5. Ramah Lingkungan

Penggunaan freon R32 pada AC inverter membuatnya lebih ramah lingkungan dengan potensi dampak pemanasan global yang lebih rendah. Freon R32 memiliki indeks GWP (Global Warming Potential) yang lebih rendah dibandingkan jenis freon lainnya, yaitu hanya sebesar 160. Selain itu, freon jenis ini juga lebih aman karena tidak mudah terbakar seperti jenis freon lainnya.

B. Kekurangan AC Inverter

Setiap produk elektronik beserta fiturnya tentu memiliki kekurangan masing-masing, termasuk AC inverter yang juga memiliki beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti yang tercantum di bawah ini.

1. Harga yang Lebih Tinggi

AC inverter memiliki harga yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan AC split atau window. Meskipun begitu, dengan berbagai macam fitur dan keunggulan yang dimilikinya, AC inverter bisa dianggap sebagai investasi yang lebih menguntungkan.

2. Biaya Servis yang Mahal

Biaya perbaikan pada AC inverter bisa cukup tinggi jika terjadi kerusakan. Selain itu, penggunaan freon pada AC inverter lebih mahal karena jenis freon yang digunakan lebih ramah lingkungan dan memiliki sejumlah kelebihan yang tidak dimiliki oleh AC biasa.

3. Pelayanan yang Lebih Rumit

Saat ingin membersihkan atau jika terjadi kerusakan pada AC biasa, mungkin masih bisa dilakukan secara mandiri. Namun, pada AC inverter, diperlukan teknisi ahli untuk melakukan servisnya.

Salah satu alasan mengapa diperlukan teknisi HVAC yang ahli untuk memperbaiki AC inverter adalah karena struktur dan komponen AC inverter yang lebih kompleks. Oleh karena itu, dibutuhkan keahlian teknisi HVAC yang terampil untuk memperbaiki AC inverter.

Perbedaan AC Split dan AC Inverter

Sebagian dari kamu mungkin sudah mengetahui apa Perbedaan AC Split dan AC Inverter. Seperti yang diketahui, AC split adalah pendingin ruangan yang dimiliki oleh kebanyakan orang. Namun bagi kamu yang belum mengetahuinya, simak penjelasan Perbedaan AC Split dan AC Inverter di bawah ini.

1. Konsumsi Energi Listrik

Walaupun termasuk dalam kategori AC split, teknologi inverter seringkali menjadi perbedaan bagi para pengguna AC. Perbedaan antara AC split dan AC inverter terletak pada konsumsi energi listrik yang dibutuhkan.

Secara umum, AC split memerlukan daya listrik sebesar 800 watt. Namun, jika menggunakan AC inverter, konsumsi listriknya hanya berkisar antara 225 hingga 950 watt saja.

AC dengan watt rendah dapat menghemat hingga 20% konsumsi energi, tetapi AC inverter bisa mencapai 65% lebih hemat. Hal ini disebabkan karena saat pertama kali dinyalakan, inverter membutuhkan daya listrik yang rendah.

Berbeda dengan jenis AC lain yang membutuhkan daya listrik tinggi terutama ketika dinyalakan, AC inverter jauh lebih efisien. Begitu AC split mencapai suhu dingin yang diinginkan, daya listrik yang digunakan akan menjadi lebih rendah.

Sementara itu, AC inverter menggunakan daya listrik yang lebih stabil. Jika Anda ingin menghemat tagihan listrik dengan menggunakan AC split, sebaiknya hindari menyalakan dan mematikannya dalam waktu singkat.

Proses ON/OFF pada AC split memerlukan daya listrik yang cukup besar. Akibatnya, pengguna AC split biasanya memiliki tagihan listrik dengan konsumsi daya di atas 900 kwh.

Dengan demikian, teknologi inverter pada AC memberikan keuntungan dalam hal efisiensi energi dan stabilitas daya listrik, membuatnya menjadi pilihan yang lebih hemat bagi para pengguna.

2. Mekanisme Kerja Kompresor

Perbedaan antara AC split dan AC inverter juga dapat dilihat dari mekanisme kerja kompresornya. Kompresor berfungsi sebagai “jantung” dari AC karena bertugas menghasilkan suhu dingin yang nantinya akan dikeluarkan oleh AC.

Cara kerja kompresor dimulai dengan mengubah gas bertekanan rendah menjadi gas bertekanan tinggi. Kemudian, kompresor akan memompa gas tersebut ke seluruh sistem AC.

Gas yang digunakan, yang dikenal sebagai freon, akan mengalir dari unit luar, yang disebut kondensor, ke unit dalam, yaitu evaporator.

3. Mekanisme Kerja AC Split

Di samping itu, AC inverter akan menunjukkan keunggulannya dalam beradaptasi dengan cepat terhadap suhu ruangan. Sementara itu, kompresor AC split hanya memiliki dua mekanisme kerja, yaitu beroperasi pada kecepatan penuh atau kondisi mati.

Apabila suhu ruangan tinggi, kompresor AC split akan menyala dengan putaran tinggi. Namun, begitu suhu kembali rendah, kompresor akan mati secara otomatis.

Kompresor pada AC split tidak dapat diatur kecepatannya, sehingga selalu menggunakan arus listrik yang tinggi.

4. Mekanisme Kerja AC Inverter

Apabila Anda menggunakan AC inverter, kompresor akan selalu beroperasi tanpa mati.

Meskipun beroperasi secara terus-menerus, konsumsi daya listriknya tetap rendah. Hal ini disebabkan oleh kemampuan kompresor untuk menyesuaikan kecepatannya sesuai dengan kebutuhan. Dengan menjalankan kompresor secara konsisten, konsumsi energinya menjadi lebih efisien.

Baca Juga :  Tips Mengganti Komponen AC yang Rusak : Panduan Mudah

Selain itu, teknologi inverter memungkinkan pengaturan kecepatan motor untuk menghasilkan suhu dingin. Jika termostat mendeteksi adanya peningkatan suhu di ruangan, putaran kompresor akan ditingkatkan dengan cepat.

Sebaliknya, jika suhu ruangan sudah cukup dingin, putaran kompresor akan diperlambat. Perbedaan antara AC split dan AC inverter sangat terlihat dari sini, bukan?

5. Kecepatan Pendinginan

Salah satu kelebihan dari AC inverter adalah kapasitas pendinginnya yang mencapai hingga 130%. Sebagai hasilnya, kemampuan pendinginnya lebih cepat daripada AC split. Selain itu, AC inverter dilengkapi dengan pengaturan kapasitas dingin yang dapat diatur sesuai kebutuhan tanpa menimbulkan panas berlebih.

AC inverter mampu menjaga suhu dingin lebih lama dibandingkan AC split. Ketika titik suhu yang diinginkan tercapai, kompresor pada AC split akan berhenti beroperasi, mengakibatkan berkurangnya suhu dingin yang dipompa keluar.

Sementara itu, pada AC inverter, kompresor terus bekerja untuk menjaga suhu dingin tetap konstan dan tahan lama. Tidak mengherankan bahwa kinerja kompresor ini memengaruhi konsumsi energi dari AC split dan inverter.

Dengan begitu, AC inverter menawarkan keunggulan dalam hal kapasitas pendinginan yang lebih tinggi, kemampuan menjaga suhu stabil lebih lama, serta efisiensi dalam penggunaan energi.

6. Freon

Perbedaan antara AC split dan AC inverter juga terlihat dari jenis freon yang digunakan. Fungsi freon dalam AC sangat penting untuk menghasilkan udara dingin. Jika freon dalam AC habis, perangkat tersebut hanya akan mengeluarkan angin tanpa mampu menciptakan udara dingin.

AC inverter umumnya menggunakan jenis freon yang lebih ramah lingkungan. Freon R32 adalah jenis freon yang paling sering digunakan dalam AC inverter. Keunggulan freon ini adalah tidak merusak lapisan ozon sehingga lebih ramah lingkungan.

Selain ramah lingkungan, freon R32 memiliki cooling index (indeks pendinginan) yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis freon lainnya. Ini berarti penggunaannya tidak mudah menyebabkan AC mengalami kebocoran yang dapat menyebabkan meledaknya perangkat. Namun, tentu saja, keunggulan tersebut membuat freon R32 memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan jenis freon lainnya.

7. Harga

Jika dibandingkan dari segi harga, AC split merupakan varian yang lebih ekonomis dibandingkan AC inverter. Bahkan, harga satu unit AC inverter bisa mencapai dua kali lipat harga AC split.

Perbedaan harga ini disebabkan oleh penggunaan freon yang lebih aman dan ramah lingkungan dalam AC inverter. Selain itu, teknologi inverter yang terintegrasi dalam AC juga memberikan nilai tambah pada perangkat pendinginan ini.

Meskipun memiliki nilai jual yang lebih tinggi, manfaat jangka panjang dari AC inverter lebih menguntungkan. Tagihan listrik bulanan menjadi lebih rendah, sehingga perbedaan harga awal bisa tergantikan dari penghematan biaya bulanan ini.

Dengan menggunakan AC inverter, Kalian juga dapat berkontribusi dalam menjaga lingkungan sekaligus mendapatkan kenyamanan yang lebih. Jadi, dari perbandingan antara AC split dan AC inverter di atas, manakah menurut Kalian yang lebih dapat diKalianlkan?

Penutup

Sebagai penutup dari empatpilar.com, perlu dipahami bahwa AC Split dan AC Inverter keduanya menawarkan manfaat dalam hal pendinginan. Namun, Perbedaan AC Split dan AC Inverter terletak pada cara kerja, efisiensi energi, dan aspek-aspek lainnya. AC Inverter cenderung lebih hemat energi dan mampu menjaga suhu ruangan dengan lebih stabil, sementara AC Split memiliki cara kerja yang lebih sederhana dan harga awal yang mungkin lebih terjangkau.

Pilihan antara keduanya harus didasarkan pada kebutuhan, preferensi, dan anggaran. Dengan pemahaman yang mendalam tentang kedua jenis AC ini, konsumen dapat membuat keputusan yang tepat untuk kebutuhan pendinginan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *