Cara Menyambung Kabel Listrik

Urutan Cara Menyambung Kabel Listrik yang Baik dan Benar

Posted on

Empat Pilar – Urutan Cara Menyambung Kabel Listrik yang Baik dan Benar. Temukan urutan cara menyambung kabel listrik yang baik dan benar dalam artikel ini. Dapatkan tips dan trik yang mudah diikuti untuk memastikan keselamatan dan efisiensi listrik di rumah Kalian.

Listrik adalah hal yang penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami cara mengelolanya dengan aman dan efisien.

Salah satu aspek penting dari ini adalah bagaimana kita menyambung kabel listrik. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi Urutan Cara Menyambung Kabel Listrik yang Baik dan Benar.

Mempelajari cara menyambung kabel listrik dengan benar dan aman adalah keterampilan penting yang perlu diketahui oleh setiap orang. Selalu pastikan Kalian memiliki pengetahuan yang tepat sebelum mencoba untuk menyambung kabel listrik.

Pengertian Kabel Listrik

Kabel listrik adalah saluran penghantar yang digunakan untuk mentransmisikan atau mendistribusikan energi listrik dari sumbernya ke perangkat atau tempat yang membutuhkan energi tersebut.

Kabel listrik umumnya terbuat dari logam konduktor, seperti tembaga atau aluminium, yang mempunyai kapasitas yang baik dalam menghantarkan listrik.

Struktur dari kabel listrik umumnya terdiri dari tiga bagian utama, yaitu:

  1. Konduktor
    Ini adalah bagian inti dari kabel dan berfungsi sebagai jalur penghantaran listrik. Logam seperti tembaga atau aluminium sering digunakan karena memiliki konduktivitas listrik yang tinggi.
  2. Isolasi
    Bagian ini melapisi konduktor untuk melindunginya dari lingkungan luar, seperti air atau panas, serta untuk mencegah terjadinya hubungan singkat atau korsleting. Isolasi biasanya terbuat dari berbagai jenis bahan plastik atau karet.
  3. Pelindung
    Bagian terluar dari kabel ini berfungsi untuk melindungi isolasi dan konduktor dari kerusakan fisik. Pelindung ini bisa berupa bahan plastik, kain, atau logam.

Kabel listrik tersedia dalam berbagai jenis dan ukuran, tergantung pada kebutuhan dan aplikasinya. Misalnya, untuk instalasi listrik rumahan biasanya digunakan kabel dengan konduktor berdiameter kecil, sedangkan untuk jaringan listrik tegangan tinggi atau transmisi jarak jauh, diperlukan kabel dengan konduktor berdiameter besar dan isolasi khusus yang lebih kuat.

Cara Menyambung Kabel Listrik yang Baik dan Benar

Hal yang paling penting dalam menyambung kabel di rumah adalah memperhatikan teknik penyambungannya.

Menggabungkan dua ujung kabel harus dilakukan dengan hati-hati. Kesalahan sedikit saja dapat menyebabkan gangguan dalam saluran listrik yang tiba-tiba terputus.

Jika hal ini terjadi terlalu sering, perangkat elektronik dapat rusak dengan cepat. Selain itu, ada risiko percikan api akibat korsleting listrik yang mungkin timbul karena aliran listrik yang tidak stabil.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sangat penting untuk memperhatikan cara menyambung kabel listrik baik secara paralel maupun seri. Setiap jenis kabel memiliki teknik yang berbeda, sehingga perlu diperhatikan dengan seksama.

1. Sambungan pig tail (ekor babi)

Pernahkah Kalian melihat ekor babi yang melingkar keriting? Nah, metode pertama dalam menyambung kabel listrik di rumah menyerupai bentuk ekor babi tersebut. Metode ini sangat efektif, terutama untuk kabel listrik tunggal.

Berikut ini langkah-langkahnya:

  • Lepaskan bagian luar kabel di kedua ujungnya sepanjang 2-3 cm hingga inti kabel terlihat.
  • Sambungkan kedua ujung inti kabel tersebut dan putar dengan memelintirnya hingga membentuk bentuk seperti ekor babi.
  • Setelah yakin kabel terhubung dengan kuat, potong ujung kabel yang kurang rapi.
  • Gunakan selotip khusus untuk kabel guna menutupi bagian sambungan yang terbuka.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Kalian dapat menyambung kabel listrik dengan aman dan terjamin. Pastikan untuk memahami teknik dan tata cara yang tepat sebelum melakukannya.

2. Sambungan puntir

Mirip dengan metode sebelumnya, opsi sambungan puntir juga sangat efektif untuk kabel tunggal. Ini merupakan improvisasi dari teknik sebelumnya, tetapi sambungan puntir ini lebih kokoh dan aman.

Sambungan puntir dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

a. Sambungan Bell-Hangers:

  • Siapkan dua kabel yang akan disambung.
  • Kupas ujung kabel sekitar 5 cm.
  • Bengkokkan kedua ujung kabel hingga membentuk huruf L atau sudut 90 derajat.
  • Selanjutnya, gabungkan kedua ujung kabel dan pelintir dengan kuat ke arah yang berlawanan.
  • Setelah sambungan terjaga dengan baik, tutup sambungan menggunakan selotip khusus untuk kabel.

b. Sambungan Western Union:

  • Kupas kedua ujung kabel yang ingin disambungkan sekitar 5-7 cm.
  • Satukan kedua ujung kabel dengan saling bersilangan atau membentuk tanda plus (+).
  • Puntir salah satu kabel hingga membentuk huruf Y.
  • Lakukan langkah serupa pada kedua kabel hingga terhubung dengan rapat.
  • Terakhir, tutup sambungan dengan menggunakan selotip khusus untuk kabel.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, sambungan puntir dapat dilakukan dengan kokoh dan aman. Pastikan untuk menggunakan alat yang sesuai dan mengamankan sambungan dengan baik.

Baca Juga :  Pahami, Arti Warna Kabel Listrik 3 Phase Secara Lengkap

3. Sambungan bolak-balik

Berikut ini adalah cara menyambung kabel listrik di rumah dengan menggunakan teknik bolak-balik. Teknik ini sangat cocok digunakan ketika Anda menghubungkan kabel dengan tiga warna, karena dianggap lebih kokoh dan tidak mudah lepas.

Berikut langkah-langkahnya:

  • Kupas ujung kabel listrik sekitar 3-4 cm.
  • Satukan kedua kabel dengan posisi bersilangan dan membentuk huruf X.
  • Putar kedua kabel secara bersama-sama.
  • Selanjutnya, bengkokkan sisa kabel yang lebih panjang sehingga membentuk sudut 180 derajat atau garis lurus.
  • Terakhir, putar kedua kabel seperti langkah pertama sehingga sambungan menjadi seperti kanan dan kiri.
  • Tutup sambungan menggunakan selotip khusus untuk kabel.

4. Sambungan britania

Sambungan britania digunakan untuk menghubungkan dua kabel dengan bantuan kabel yang lebih kecil. Metode ini cocok digunakan untuk menyambungkan kabel berukuran besar, sekitar 5-7 mm.

Berikut adalah langkah-langkah dalam menyambungkan kabel dengan sambungan britania:

  • Potong kedua ujung kabel listrik yang akan disambung.
  • Siapkan kabel kecil yang sudah dikupas hingga hanya tersisa inti kabel.
  • Bengkokkan kedua ujung kabel yang akan disambungkan, pastikan bengkokannya mengarah ke luar.
  • Tempatkan kedua kabel secara bersebelahan.
  • Gunakan kabel kecil untuk menyambungkan kedua kabel yang berdekatan.
  • Lilitkan kabel kecil mengelilingi kedua kabel tersebut.
  • Setelah sambungan terasa kuat, tutuplah menggunakan selotip agar tidak terjadi kontak listrik yang berbahaya.

5. Sambungan percabangan

Berikut ini adalah cara menyambung kabel listrik di rumah menggunakan sambungan percabangan. Opsi ini sangat berguna ketika Anda ingin menghubungkan kabel listrik tiga warna ke kabel dua warna. Teknik sambungan percabangan memiliki tiga variasi yang berbeda:

a. Sambungan Cabang Tunggal (Single Plan Joint):

  • Kupas kabel utama yang akan ditambahkan beban. Usahakan untuk mengupas kabel secara keseluruhan tanpa memotong ujungnya.
  • Ambil kabel lain yang akan disambungkan, kupas ujungnya sesuai dengan kebutuhan.
  • Dekatkan ujung kabel tersebut ke kabel utama yang sudah dikupas. Lilit keduanya dengan kuat.
  • Setelah memastikan sambungan kuat dan terpasang dengan baik, tutuplah menggunakan selotip untuk keamanan tambahan.

b. Sambungan Datar Cabang Tunggal (Knotted Tab Joint):

  • Teknik ini mirip dengan sambungan cabang tunggal, namun Anda perlu melilitkan kabel yang disambungkan dengan kabel utama dengan lebih kuat. Pastikan lilitan tersebut lebih rapat.
  • Dikarenakan sambungannya tidak memiliki jarak dan teknik lilit yang lebih kuat, opsi ini dianggap lebih kokoh daripada cara sebelumnya. Anda dapat menggunakan lebih dari dua kabel dengan syarat bahwa kabel utama menjadi sumber listrik dan kabel-kabel lainnya disambungkan kepadanya.

c. Sambungan Datar Percabangan Silang:

  • Opsi ketiga dari teknik sambungan percabangan ini dapat digunakan untuk menyambungkan kabel listrik dua warna. Caranya adalah melakukan sambungan cabang tunggal secara berulang.
  • Siapkan kabel dan kupas kabel utama. Pastikan kabel tetap utuh tanpa dipotong.
  • Kupas juga ujung isolasi kabel yang ingin disambungkan. Panjangnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Selanjutnya, lilitkan kedua kabel yang telah dikupas dari kedua sisi dengan kuat agar tidak terlepas.

6. Sambungan scarf

Sebenarnya, sambungan scarf mirip dengan sambungan britania dalam hal penggunaan kabel tambahan sebagai pengikat. Namun, terdapat perbedaan dalam teknik yang membuat keduanya berbeda:

Berikut adalah langkah-langkah dalam melakukan sambungan scarf:

  • Pipihkan kabel tambahan yang akan berfungsi sebagai pengikat. Hal ini dilakukan agar sambungan tidak terlalu besar dan menggelembung.
  • Siapkan dua kabel yang telah dikupas ujungnya.
  • Letakkan kedua kabel yang ingin disambungkan secara berdekatan.
  • Lilitkan kabel pengikat yang telah dipipihkan sebelumnya. Pastikan lilitan tersebut dilakukan dengan kuat agar tidak mudah terlepas.
  • Untuk keamanan tambahan, Anda juga dapat menggunakan selotip khusus untuk kabel.

7. Sambungan mata itik

Metode sambungan yang disebut “mata itik” mengacu pada bentuk sambungan lurus dengan bulatan di ujungnya.

Bulatan tersebut berfungsi sebagai tempat untuk memasang baut sebagai pengikat. Dengan demikian, sambungan listrik dapat menjadi lebih kokoh dan kuat.

Selain digunakan untuk menyambungkan kabel secara manual, sambungan mata itik juga memiliki berbagai fungsi lainnya.

Alat ini sering digunakan dalam pemasangan kabel pada fitting, sakelar dengan inti tunggal, dan berbagai kebutuhan kelistrikan lainnya.

Pentingnya Menyambung Kabel Listrik dengan Benar

Walaupun kita tahu bahwa penggunaan kabel tanpa sambungan adalah yang terbaik, terkadang ada situasi tertentu di mana kita perlu menyambung kabel listrik.

Saat dalam keadaan darurat, pengetahuan tentang cara menyambung kabel listrik secara aman sangatlah penting.

Proses penyambungan kabel harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang benar. Jika penyambungannya tidak baik, itu dapat berdampak negatif pada instalasi listrik rumah, bahkan dapat membahayakan lingkungan sekitarnya. Mengapa hal ini bisa terjadi? Berikut ini adalah beberapa penjelasan dasarnya:

  1. Koneksi yang tidak kuat dapat menyebabkan putusnya aliran listrik secara tiba-tiba.
  2. Sambungan yang buruk dapat menyebabkan percikan api yang berpotensi menyebabkan kebakaran akibat konsleting listrik.
  3. Sambungan yang tidak baik juga dapat menyebabkan risiko terkena sengatan listrik atau konsleting.
  4. Penyambungan yang sembarangan dapat mengurangi fungsi kabel listrik dan membuatnya rentan terhadap kerusakan lainnya.

Contoh Cara Menyambung Kabel Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Pengetahuan tentang cara menyambung kabel listrik PLN memang penting untuk dikuasai, terutama dalam kehidupan sehari-hari.

Karena dalam berbagai kesempatan, ada beberapa permasalahan yang mengharuskan Kalian untuk melakukan penyambungan kabel.

Baca Juga :  Daftar Simbol Listrik Berdasarkan PUIL 2000 : Lengkap

Simak beberapa contoh cara menyambung kabel listrik yang akan kami ulas pada artikel berikut ini:

1. Cara Menyambung Kabel Ke MCB

Dalam beberapa kesempatan, diperlukan penyambungan kabel pada instalasi utama di rumah. Untuk mengetahui cara menyambungkan kabel listrik ke MCB, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Persiapkan kabel NYM, tongsis, isolasi khusus, dan klem sesuai kebutuhan.
  • Identifikasi titik kabel yang mengandung muatan positif, negatif, dan ground.
  • Setelah mengetahui kabel yang dimaksud, matikan MCB di rumah.
  • Tempatkan tongsis pada lokasi yang sesuai sebagai tempat untuk menyambungkan kabel.
  • Sambungkan kabel NYM sesuai dengan warnanya ke kabel positif, fase, dan ground. Pastikan menggunakan isolasi dan penutup tongsis yang tepat.
  • Selanjutnya, kabel siap digunakan. Kalian dapat menyambungkannya ke saklar atau stop kontak sesuai kebutuhan.

2. Cara Menyambung Kabel Untuk Saklar dan Stop Kontak

Setelah membahas tentang metode penyambungan kabel dengan MCB, selanjutnya kita akan membahas cara menyambung kabel listrik untuk saklar, stop kontak, dan lampu. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Persiapkan tespen, cutter, isolasi khusus, kabel NYM, fitting lampu, klem, dan alat-alat lain yang diperlukan.
  • Matikan pasokan listrik dengan mematikan MCB.
  • Tentukan posisi kabel pada instalasi utama. Gunakan tespen untuk mengetahui kabel yang memiliki muatan positif, negatif, dan ground.
  • Untuk menyambungkan saklar dengan stop kontak, hubungkan salah satu kabel pada saklar dengan kabel jumper yang ada pada stop kontak.
  • Selanjutnya, sambungkan salah satu kabel stop kontak dengan kabel bermuatan positif pada instalasi utama.
  • Terminal stop kontak juga dapat disambungkan dengan kabel bermuatan negatif pada instalasi utama.
  • Sambungkan terminal saklar yang belum terhubung dengan fitting lampu.
  • Kemudian, sambungkan kabel pada fitting lampu dengan kabel bermuatan negatif pada instalasi utama.
  • Pastikan setiap sambungan kabel dilapisi dengan isolasi.
  • Pasang klem pada titik-titik yang diperlukan agar kabel terlihat rapi dan kokoh.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Kalian dapat menyambungkan kabel listrik untuk saklar, stop kontak, dan lampu dengan tepat dan aman.

Penutup

Demikianlah uraian empatpilar.com mengenai urutan cara menyambung kabel listrik yang baik dan benar. Meskipun prosedurnya tampak sederhana, pengetahuan dasar dan kehati-hatian merupakan dua hal penting yang harus diperhatikan untuk memastikan kualitas dan keamanan instalasi listrik di rumah kita.

Penggunaan alat yang tepat, pemilihan kabel yang sesuai, dan cara penyambungan yang benar bukan hanya membantu kita menghindari kerusakan perangkat listrik, tetapi juga dapat mencegah bahaya yang mungkin timbul akibat korsleting atau kebakaran. Ingatlah selalu untuk memprioritaskan keamanan dan jika ragu, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional.

Penting untuk mengingat bahwa kesalahan kecil dalam menyambung kabel listrik bisa berakibat fatal. Jadilah bijaksana dalam merawat instalasi listrik di rumah Kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *