Pengertian Gerbang Logika Dasar

Pengertian Gerbang Logika Dasar : Fungsi dan Jenisnya

Posted on

Empat Pilar – Pengertian Gerbang Logika Dasar : Fungsi dan Jenisnya. Mungkin Kalian sudah sering mendengar istilah Gerbang Logika Dasar, tetapi apakah Kalian tahu apa pengertian sebenarnya? Atau bagaimana fungsi dan jenis-jenisnya? Nah, dalam artikel ini kita akan membahas secara lengkap dan detail mengenai “Pengertian Gerbang Logika Dasar : Fungsi dan Jenisnya”.

Ini adalah pengetahuan yang cukup fundamental dan penting untuk dipahami, terutama bagi Kalian yang tertarik dengan dunia elektronik dan komputasi. Jadi, mari kita mulai petualangan kita ke dalam dunia gerbang logika dasar!

Gerbang logika dasar adalah elemen dasar dari rangkaian digital. Mereka berfungsi sebagai bangunan dasar bagi operasi logika yang lebih kompleks.

Gerbang logika dasar biasanya termasuk gerbang AND, OR, NOT, NAND, NOR, XOR dan XNOR. Mari kita jelajahi lebih lanjut tentang setiap jenis dan fungsi mereka dalam sistem digital.

Pengertian Gerbang Logika Dasar

Gerbang logika, yang juga dikenal sebagai logic gate dalam bahasa Inggris, merupakan komponen dasar dalam pembentukan sistem elektronika digital yang berfungsi untuk mengubah satu atau beberapa input menjadi sinyal output logis.

Gerbang logika bekerja berdasarkan sistem bilangan biner, yang hanya menggunakan dua simbol yaitu 0 dan 1, dengan menggunakan teori aljabar Boolean.

Dalam sistem elektronika digital, gerbang logika diimplementasikan menggunakan berbagai komponen elektronika seperti Integrated Circuit (IC), dioda, transistor, relay, optik, dan elemen mekanikal.

Fungsi Gerbang Logika

Gerbang logika memiliki fungsi penting dalam dunia elektronika digital. Fungsi utamanya adalah mengendalikan aliran sinyal listrik berdasarkan logika boolean, yang merupakan dasar dalam membangun sirkuit elektronik.

Gerbang logika memungkinkan komponen-komponen dalam sebuah rangkaian elektronik saling berkomunikasi dan berinteraksi dengan cara yang teratur dan terkoordinasi.

Dalam operasinya, gerbang logika menerima satu atau lebih input dan menghasilkan output berdasarkan fungsi logika yang ditentukan.

Input dan output ini dapat berupa sinyal listrik dengan tingkat tegangan tertentu, misalnya 0 volt untuk logika rendah (0) dan 5 volt untuk logika tinggi (1).

Gerbang logika ini menerjemahkan pola input menjadi pola output sesuai dengan tabel kebenaran (truth table) yang telah ditentukan sebelumnya.

Jenis-Jenis Gerbang Logika Dasar dan Simbolnya

Setelah memahami Pengertian Gerbang Logika Dasar, selanjutnya terdapat 7 jenis Gerbang Logika Dasar yang membentuk sebuah Sistem Elektronika Digital, yaitu:

  1. Gerbang AND
  2. Gerbang OR
  3. Gerbang NOT
  4. Gerbang NAND
  5. Gerbang NOR
    Gerbang X-OR (Exclusive OR)
  6. Gerbang X-NOR (Exclusive NOR)

Tabel yang berisi kombinasi-kombinasi Variabel Input (Masukan) yang menghasilkan Output (Keluaran) Logis disebut dengan “Tabel Kebenaran” atau “Truth Table”.

Input dan Output pada Gerbang Logika hanya memiliki 2 level. Kedua level tersebut pada umumnya dapat dilambangkan dengan:

  • HIGH (tinggi) dan LOW (rendah)
  • TRUE (benar) dan FALSE (salah)
  • ON (Hidup) dan OFF (Mati)
    1 dan 0

Contoh penerapannya dalam Rangkaian Elektronika yang menggunakan Transistor TTL (Transistor-transistor Logic), 0V dalam Rangkaian akan diasumsikan sebagai “LOW” atau “0”, sedangkan 5V akan diasumsikan sebagai “HIGH” atau “1”.

Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai 7 jenis Gerbang Logika Dasar beserta Simbol dan Tabel Kebenarannya.

1. Gerbang AND (AND Gate)

Gerbang AND membutuhkan 2 atau lebih Input untuk menghasilkan hanya 1 Output. Gerbang AND akan menghasilkan Output 1 jika semua input bernilai 1, dan akan menghasilkan Output 0 jika salah satu input bernilai 0.

Baca Juga :  Pengertian Silicon Controlled Switch (SCS) : Cara Kerja dan Spesifikasinya

Simbol yang digunakan untuk Gerbang AND adalah tanda titik (“.”), atau kadang tidak menggunakan simbol. Contohnya: Z = X.Y atau Z = XY.

Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang AND:

2. Gerbang OR (OR Gate)

Gerbang OR juga membutuhkan 2 atau lebih Input untuk menghasilkan hanya 1 Output. Gerbang OR akan menghasilkan Output 1 jika salah satu input bernilai 1. Jika semua input bernilai 0, maka Output akan bernilai 0.

Simbol yang digunakan untuk Gerbang OR adalah tanda Plus (“+”). Contohnya: Z = X + Y.

Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang OR:

3. Gerbang NOT (NOT Gate)

Gerbang NOT hanya membutuhkan satu Input untuk menghasilkan hanya 1 Output. Gerbang NOT disebut juga sebagai Inverter (Pembalik), karena menghasilkan Output yang kebalikan dari Inputnya.

Jika Input bernilai 1, maka Output akan bernilai 0. Gerbang NOT biasanya dilambangkan dengan simbol minus (“-“) di atas Variabel Inputnya.

Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang NOT:

4. Gerbang NAND (NAND Gate)

Gerbang NAND merupakan kombinasi dari Gerbang AND dan Gerbang NOT. Gerbang NAND menghasilkan kebalikan dari Output Gerbang AND.

Gerbang NAND akan menghasilkan Output 0 jika semua Input bernilai 1, dan akan menghasilkan Output 1 jika terdapat setidaknya satu Input yang bernilai 0.

Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang NAND:

5. Gerbang NOR (NOR Gate)

Gerbang NOR merupakan kombinasi dari Gerbang OR dan Gerbang NOT. Gerbang NOR menghasilkan kebalikan dari Output Gerbang OR.

Gerbang NOR akan menghasilkan Output 0 jika setidaknya satu Input bernilai 1. Untuk menghasilkan Output 1, semua Input harus bernilai 0.

Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang NOR:

6. Gerbang X-OR (X-OR Gate)

Gerbang X-OR terdiri dari 2 Input dan 1 Output Logika. Gerbang X-OR menghasilkan Output 1 jika kedua Input memiliki nilai Logika yang berbeda. Jika nilai Logika kedua Input sama, maka Output akan bernilai 0.

Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang X-OR:

7. Gerbang X-NOR (X-NOR Gate)

Gerbang X-NOR juga terdiri dari 2 Input dan 1 Output. X-NOR merupakan kombinasi dari Gerbang X-OR dan Gerbang NOT.

Gerbang X-NOR akan menghasilkan Output 1 jika kedua Input memiliki nilai Logika yang sama, dan akan menghasilkan Output 0 jika kedua Input memiliki nilai Logika yang berbeda. Hal ini kebalikan dari Gerbang X-OR (Gerbang EKSKLUSIF ATAU).

Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang X-NOR:

Tabel Kebenaran Gerbang Logika Dasar

Masih dalam pembahasan Pengertian Gerbang Logika Dasar, Nah selanjutnya tabel kebenaran logika adalah tabel yang berisi kemungkinan atau variasi nilai logika biner untuk input atau masukan gerbang logika. Tabel ini digunakan untuk menganalisis nilai kebenaran suatu pernyataan dan sering disebut sebagai truth table.

Dalam konteks logika matematika biner, tabel kebenaran ini digunakan untuk menganalisis kebenaran suatu pernyataan. Dalam dunia elektronika, tabel kebenaran ini berkaitan dengan input (masukan) dari gerbang logika.

Secara umum, simbol-simbol gerbang logika ditandai dengan A dan B, sedangkan tabel input dan outputnya menggunakan simbol A, B, dan Y.

Tabel kebenaran ini dapat dengan mudah diaplikasikan dalam berbagai sistem elektronik. Berikut ini adalah gambar yang menjelaskan lebih jelas:

Penutup

Sebagai penutup, perlu kita ingat bahwa pengertian gerbang logika dasar adalah elemen fundamental dalam dunia elektronika dan informatika yang memungkinkan kita untuk melakukan operasi logika sederhana.

Gerbang logika dasar seperti AND, OR, NOT, NAND, NOR, XOR, dan XNOR memiliki peran penting dalam mengolah informasi dan data yang masuk, dan menghasilkan keluaran berdasarkan kondisi tertentu. Dengan memahami gerbang logika dasar, kita dapat mendesain dan membangun sistem digital yang lebih kompleks dan efisien.

Mari terus belajar dan mengembangkan pemahaman kita tentang gerbang logika, karena di dalamnya terdapat potensi luar biasa untuk mengubah cara kita berinteraksi dan mengolah informasi di dunia digital.

Baca Juga :  Panduan, Cara Membaca Amperemeter : Penjelasan Lengkap

Itu saja ulasan dari empatpilar.com mengenai Pengertian Gerbang Logika Dasar. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *