Pengertian Token Listrik

Pengertian Token Listrik : dan Cara Mengisinya

Posted on

Empat Pilar – Pengertian Token Listrik : dan Cara Mengisinya. Selamat datang di dunia Pengertian Token Listrik! Dalam panduan komprehensif ini, kita akan menjelajahi konsep token listrik secara mendalam, membahas apa yang mereka dan bagaimana cara kerjanya, serta signifikansinya dalam kehidupan kita. Token listrik adalah bagian penting dari lanskap energi modern, dan memahaminya penting untuk konsumsi listrik yang efisien.

Pengertian Token Listrik

Saat ini, terdapat dua jenis meter listrik yang digunakan di Indonesia. Pertama adalah meter listrik pasca bayar dan kedua adalah meter listrik prabayar.

Meter listrik pasca bayar adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah pemakaian daya listrik dalam satu bulan. Biasanya, dalam tagihan ini termasuk biaya beban serta pajak lain seperti pajak penerangan jalan (PPJ), serta biaya yang didasarkan pada jumlah kilowatt jam (KWH) yang digunakan selama sebulan.

Sementara itu, meter listrik prabayar mengharuskan pengguna memasukkan token yang memiliki format serupa dengan pulsa pada ponsel. Token ini nantinya akan diubah menjadi KWH untuk digunakan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Sebagai informasi, token listrik merupakan serangkaian 20 digit angka yang dimasukkan ke dalam meter prabayar saat melakukan pengisian daya listrik. Pembelian token listrik dapat dilakukan di berbagai gerai resmi yang menjual token listrik. Selain itu, pembelian token listrik juga dapat dilakukan melalui layanan SMS banking di berbagai bank.

Cara Mengisi Token Listrik di Rumah dengan Mudah

Setelah memahami Pengertian Token Listrik, selanjutnya kalian dapat dengan mudah mengisi token listrik di rumah tanpa perlu mengundang petugas PLN. Langkah pertama adalah membeli pulsa listrik sesuai dengan kebutuhan kalian. Pulsa listrik ini memiliki format 20 digit angka yang harus dimasukkan ke dalam meteran prabayar untuk mengisi daya listrik. Nilai pulsa listrik tersedia dalam denominasi berikut di mesin ATM atau Payment Point: Rp 20.000, Rp 50.000, Rp 100.000, Rp 250.000, Rp 500.000, dan Rp 1.000.000.

Setelah kalian berhasil membeli voucher pulsa listrik sesuai dengan kebutuhan kalian dan menerima 20 digit kode, kalian dapat mengikuti langkah-langkah berikut untuk mengisi token listrik kalian:

  1. Ketikkan 20 digit angka yang terdapat pada token PLN ke dalam meteran prabayar kalian.
  2. Jika kalian melakukan kesalahan dalam pengetikan, tekan tombol ←- “Backspace” untuk membatalkan angka yang salah.
  3. Setelah kalian yakin angka yang kalian masukkan sudah benar, tekan tombol ←-! “Enter” untuk mengaktifkan pengisian listrik.
  4. Selanjutnya, jika 20 digit angka yang kalian masukkan benar, daya listrik kalian akan bertambah, dan pada layar akan tertulis kata “Accept”.
  5. Namun, jika 20 digit angka yang kalian masukkan salah, daya listrik tidak akan bertambah, dan pada layar akan tertulis kata “Reject”. Dalam hal ini, ulangi langkah 1-4 di atas dengan teliti untuk memastikan angka yang dimasukkan benar.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kalian dapat mengisi token listrik di rumah dengan mudah dan efisien tanpa perlu bantuan petugas PLN. Pastikan kalian selalu memeriksa dan memasukkan kode dengan hati-hati untuk menghindari kesalahan yang dapat mengakibatkan pengisian listrik yang tidak berhasil.

Berapa Banyak KWH yang Didapatkan?

Untuk mengetahui berapa banyak KWH yang akan didapatkan saat membeli token listrik dengan nilai Rp50.000, kita perlu mempertimbangkan daya listrik yang digunakan di rumah. Hal ini karena biaya 1 KWH akan bervariasi tergantung pada daya listrik rumah kalian. Berikut adalah beberapa informasi penting terkait hal ini:

Baca Juga :  Macam-Macam Ukuran Kawat Las : Pahami Setiap Fungsinya

1. Daya Listrik 900 Watt

  • Harga 1 KWH: Rp1.352.
  • Jika kalian membeli token listrik senilai Rp50.000 dan memiliki daya listrik 900 watt, maka jumlah KWH yang akan kalian dapatkan adalah Rp50.000 ÷ Rp1.352 = sekitar 37,07 KWH.

2. Daya Listrik 1300 Watt, 2200 Watt, 3500 Watt, dan 6600 Watt

  • Harga 1 KWH: Rp1.440,70.
  • Untuk rumah dengan daya listrik 1300 watt, 2200 watt, 3500 watt, atau 6600 watt, jika kalian membeli token listrik senilai Rp50.000, jumlah KWH yang akan kalian dapatkan akan kurang lebih sama, yaitu Rp50.000 ÷ Rp1.440,70 = sekitar 34,68 KWH.

Perlu diingat bahwa harga 1 KWH untuk daya listrik 2200 watt dapat mengalami kenaikan sesuai dengan kebijakan dari PLN. Oleh karena itu, perlu untuk selalu memeriksa informasi terbaru mengenai harga listrik.

Penting juga untuk memasukkan kode token listrik yang kalian dapatkan dengan tepat, karena kode tersebut hanya dapat digunakan untuk satu kali pengisian. Dengan memperhitungkan daya listrik rumah kalian, kalian dapat mengestimasi seberapa banyak KWH yang akan kalian dapatkan saat membeli token listrik dengan nilai tertentu. Semoga informasi ini membantu kalian mengelola penggunaan listrik di rumah kalian dengan lebih efisien.

Jangan Telat Mengisi Token Listrik yang Akan Habis

Sudah mengetahui Pengertian Token Listrik kan? nah seperti yang telah kita bahas sebelumnya, pada perangkat Bargainser terdapat lampu indikator yang berubah warna sesuai dengan jumlah token listrik yang tersisa. Misalnya, ketika lampu indikator berwarna kuning, itu menunjukkan bahwa jumlah token listrik Anda masih mencukupi. Namun, jika lampu sudah berubah menjadi merah, itu berarti jumlah token listrik Anda hampir habis. Bahkan, jika situasinya sangat kritis, lampu akan berkedip dan ada bunyi peringatan.

Ketika situasinya sudah sangat kritis dan Anda belum mengisi token listrik, berarti Anda tidak akan bisa menggunakan daya listrik sama sekali. Saat inilah Anda harus segera membeli token dan mengisinya agar listrik di rumah tetap bisa digunakan. Namun, bagaimana jika Anda sudah mengisi token listrik PLN dengan benar, tetapi listrik tetap tidak menyala? Kegagalan saat mengisi token listrik PLN bisa disebabkan oleh beberapa faktor selain kesalahan dalam memasukkan angka, seperti yang dijelaskan di bawah ini:

1. Masalah pada Server

Salah satu penyebab umum kegagalan saat mengisi token listrik PLN adalah adanya gangguan pada server PLN. Langkah terbaik dalam hal ini adalah menghubungi pihak PLN dan bersabar, menunggu hingga server kembali berfungsi dengan baik.

2. Kesalahan Instalasi Listrik

Jika ternyata server tidak mengalami masalah, maka masalahnya mungkin terletak pada instalasi listrik di rumah Anda. Kesalahan dalam instalasi listrik bukan hanya bisa menghambat pengisian token, tetapi juga bisa membahayakan karena dapat menyebabkan korsleting. Pastikan bahwa instalasi listrik di rumah Anda telah dipasang dengan benar.

3. Gangguan pada Meteran Listrik

Penyebab lain yang mungkin membuat Anda gagal saat mengisi token listrik PLN adalah adanya gangguan pada meteran listrik. Dalam hal ini, segera hubungi pihak PLN, jelaskan situasi tersebut, dan mintalah petunjuk agar Anda dapat memperbaiki meteran listrik.

4. Overlimit Pada KWh

Dalam satu bulan, terdapat batasan tertentu yang ditetapkan untuk pengisian token listrik PLN. Jika Anda melebihi batas ini, Anda tidak akan dapat mengisi pulsa listrik untuk bulan tersebut. Pembatasan ini diberlakukan agar pelanggan dapat menggunakan listrik dengan bijak, efisien, dan efektif.

Jadi, selalu penting untuk memastikan bahwa Anda memantau indikator pada perangkat Bargainser Anda dan mengisi token listrik tepat waktu untuk menghindari gangguan listrik yang tidak diinginkan. Juga, pastikan bahwa instalasi listrik di rumah Anda dalam kondisi baik dan aman agar Anda dapat menggunakan listrik dengan nyaman dan aman.

Penutup

Dalam artikel ini, kita telah membahas secara mendalam mengenai pengertian token listrik. Dari pembahasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa token listrik adalah sebuah sistem pembayaran yang digunakan untuk mengontrol penggunaan listrik. Melalui penggunaan token listrik, konsumen dapat membeli listrik sesuai dengan kebutuhan mereka tanpa perlu berlangganan bulanan.

Baca Juga :  Ukuran Watt Lampu Untuk Kamar Tidur : Pahami dengan Baik

Itu saja pembahasan mengenai Pengertian Token Listrik yang bisa empatpilar.com sampaikan. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *