Cara Menghitung Kebutuhan Asbes

Cara Menghitung Kebutuhan Asbes : Step by Step

Posted on

Empat Pilar – Cara Menghitung Kebutuhan Asbes : Step by Step. Asbes adalah bahan yang sering digunakan dalam berbagai proyek konstruksi. Namun, sangat penting untuk menghitung kebutuhan asbes dengan tepat agar proyek berjalan lancar dan aman. Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah Cara Menghitung Kebutuhan Asbes.

Sekilas Tentang Asbes

Asbes adalah sejenis mineral tambang yang terdiri dari magnesium, kalsium, dan silikat, berbentuk serat-serat yang menyerupai kapas dan bisa dijadikan bahan pembuatan kain. Sebelum digunakan sebagai bahan atap, asbes telah dikenal dan digunakan oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu untuk berbagai keperluan.

Lebih dari tiga milenium yang lalu, manusia zaman kuno menggunakannya sebagai bahan untuk membuat periuk, sebagai sumbu lampu atau lilin, bahkan digunakan untuk membuat kain. Namun, popularitas asbes sebagai bahan industri global baru muncul pada pertengahan tahun 1980-an, ketika tambang asbes pertama di dunia mulai beroperasi di Kanada.

Asbes telah lama dianggap sebagai bahan berbahaya yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk mesothelioma, kanker hati, dan asbestosis. Beberapa negara telah menghentikan penggunaan asbes, sementara negara lain, seperti Amerika Serikat dan Indonesia, masih melegalkan penggunaannya.

Ukuran Standar Atap Asbes

Ukuran standar atap asbes dapat bervariasi tergantung pada kebutuhan dan preferensi individu. Di pasaran, kalian dapat menemukan atap asbes dalam berbagai ukuran yang mencakup dimensi berikut:

  1. Atap Asbes 150 x 105 cm:
    Ukuran ini adalah yang paling kompak, cocok untuk proyek-proyek yang memerlukan penutupan atap yang lebih kecil atau dalam ruang terbatas.
  2. Atap Asbes 180 x 105 cm:
    Ukuran sedang ini sering digunakan dalam proyek-proyek rumah tangga dan komersial sedang yang memerlukan perlindungan atap yang lebih luas.
  3. Atap Asbes 210 x 105 cm:
    Ukuran yang lebih besar ini cocok untuk bangunan-bangunan dengan atap yang lebih lebar dan luas.
  4. Atap Asbes 240 x 105 cm:
    Ukuran yang lebih besar ini sering digunakan dalam proyek-proyek konstruksi besar seperti gudang, pabrik, atau bangunan komersial besar lainnya.
  5. Atap Asbes 270 x 105 cm:
    Ini adalah ukuran terbesar yang umumnya tersedia, dan sering digunakan dalam proyek-proyek besar yang membutuhkan atap yang sangat luas.

Selain ukuran panjang dan lebar, ketebalan atap asbes juga dapat bervariasi dari 3.1 mm hingga 10 mm. Ketebalan ini akan memengaruhi kekuatan dan daya tahan atap asbes terhadap berbagai faktor cuaca dan tekanan lingkungan.

Penting untuk mencatat bahwa pilihan ukuran atap asbes harus didasarkan pada kebutuhan spesifik proyek kalian. Kebebasan untuk memilih ukuran yang sesuai memungkinkan masyarakat untuk menyesuaikan atap asbes dengan keinginan dan anggaran mereka. Sebelum memutuskan ukuran yang tepat, pertimbangkan faktor-faktor seperti luas atap yang akan ditutupi, kebutuhan daya tahan, dan anggaran yang tersedia. Selalu pastikan untuk mematuhi regulasi dan standar keselamatan yang berlaku dalam proyek konstruksi kalian.

Cara Menghitung Kebutuhan Asbes Gelombang

Asbes gelombang adalah bahan atap yang sering digunakan di berbagai jenis bangunan, termasuk rumah dan gedung. Agar proses pemasangan asbes gelombang berjalan lancar dan efisien, sangat penting untuk menghitung kebutuhan bahan ini dengan teliti.

Berikut adalah langkah-untuk Cara Menghitung Kebutuhan Asbes dengan tepat:

1. Mengukur Luas Atap

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengukur luas atap yang akan ditutupi dengan asbes gelombang. Anda harus mengukur panjang dan lebar atap secara akurat. Setelah itu, kalikan kedua ukuran ini untuk mendapatkan luas atap dalam meter persegi. Sebagai contoh, jika panjang atap adalah 10 meter dan lebarnya 5 meter, maka luas atap adalah 10 x 5 = 50 meter persegi.

Baca Juga :  Harga Borongan Pasang WPC Per Meter Terbaru Saat Ini

Selanjutnya, untuk memastikan bahwa asbes gelombang akan menutupi atap dengan rapat, tambahkan beberapa sentimeter pada setiap sisi atap. Biasanya, penambahan ini sekitar 5% hingga 10% dari luas atap awal.

2. Menentukan Jenis Asbes Gelombang yang Digunakan

Terdapat beberapa jenis asbes gelombang yang berbeda tersedia di pasaran, seperti asbes gelombang beton, asbes gelombang metal, dan asbes gelombang bitumen. Setiap jenis asbes gelombang memiliki ukuran, ketebalan, dan spesifikasi yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk memilih jenis asbes gelombang yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi bangunan Anda.

Pilih jenis asbes gelombang yang memiliki karakteristik fisik dan ketahanan sesuai dengan iklim dan lingkungan tempat bangunan berada. Selain itu, pastikan bahwa asbes gelombang yang Anda pilih memiliki dimensi yang cocok dengan luas atap yang telah Anda hitung.

3. Menghitung Kebutuhan Asbes Gelombang Per Meter Persegi Atap

Langkah selanjutnya adalah menentukan berapa banyak asbes gelombang yang diperlukan untuk satu meter persegi atap. Ini sangat tergantung pada jenis asbes gelombang yang Anda pilih. Contohnya, asbes gelombang beton memiliki kebutuhan sekitar 10 hingga 12 lembar per meter persegi atap. Pastikan untuk mengecek spesifikasi asbes gelombang atau berkonsultasi dengan penjual untuk mengetahui persis berapa banyak yang dibutuhkan.

4. Memperhitungkan Pemborosan dan Sisa Asbes Gelombang

Penting untuk selalu mempertimbangkan pemborosan dan memiliki cadangan asbes gelombang yang cukup. Cadangan ini berguna saat pemasangan dan juga untuk keperluan perbaikan di masa depan. Umumnya, cadangan sekitar 10% hingga 15% dari kebutuhan asbes gelombang awal.

Selain cadangan, Anda juga harus memperhitungkan sisa asbes gelombang yang mungkin tersisa setelah pemasangan. Sisa ini bisa terjadi karena pemotongan asbes gelombang agar sesuai dengan bentuk atap, dan sebagian besar orang lebih suka memiliki lebih banyak daripada kurang. Jika sisa asbes gelombang cukup banyak, Anda dapat mempertimbangkan opsi untuk menggunakannya untuk keperluan lain, atau bahkan menjualnya kembali untuk mengurangi biaya.

5. Contoh Penghitungan Kebutuhan Asbes Gelombang

Sebagai contoh, mari kita ambil contoh atap dengan luas 100 meter persegi. Asbes gelombang yang Anda pilih memiliki kebutuhan sebanyak 10 lembar per meter persegi atap, dan Anda ingin menyediakan cadangan sebesar 15% untuk menghindari pemborosan.

Langkah pertama adalah menghitung luas atap tambahan yang akan digunakan sebagai cadangan:
Luas Atap + (15% x Luas Atap) = 100 + (15% x 100) = 100 + 15 = 115 meter persegi

Selanjutnya, kita menghitung jumlah total asbes gelombang yang dibutuhkan:
Kebutuhan Asbes Gelombang Per Meter Persegi Atap x Luas Atap = 10 x 115 = 1150 lembar

Terakhir, kita perlu menghitung jumlah asbes gelombang cadangan:
Cadangan Asbes Gelombang = 15% x 1150 = 172,5 lembar

Jumlah Asbes Gelombang Keseluruhan adalah jumlah kebutuhan asbes gelombang awal ditambah dengan cadangan:

Jumlah Asbes Gelombang Keseluruhan = 1150 + 172,5 = 1322,5 lembar

Dengan demikian, untuk atap berukuran 100 meter persegi, Anda akan membutuhkan sekitar 1322,5 lembar asbes gelombang untuk memastikan Anda memiliki cukup untuk pemasangan dan cadangan di masa depan.

Cara Menghitung Biaya Asbes

Setelah mengetahui Cara Menghitung Kebutuhan Asbes, selanjutnya ada cara menghitung biaya pembelian asbes sesuai dengan kebutuhan 10 lembar asbes berukuran 3 meter adalah sebagai berikut:

1. Hitung Harga Satuan

Harga asbes per lembar ukuran 3 meter adalah Rp 83.000.

2. Kalikan dengan Jumlah Lembar

Kita membutuhkan 10 lembar asbes, jadi kalikan jumlah lembar dengan harga satuan:

10 lembar asbes x Rp 83.000 = Rp 830.000.

Jadi, untuk memenuhi kebutuhan Anda sebanyak 10 lembar asbes dengan ukuran tersebut, Anda perlu mempersiapkan uang sebesar Rp 830.000. Perhitungan ini mempertimbangkan ukuran yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda. Namun, sebagai saran tambahan, disarankan untuk membeli beberapa lembar ekstra sebagai cadangan, untuk berjaga-jaga jika ada asbes yang pecah atau terjadi kerusakan lainnya.

Penutup

Semoga informasi yang telah empatpilar.com sajikan dapat membantu kalian dalam merencanakan proyek konstruksi yang sukses dan ekonomis. Jangan ragu untuk selalu mengacu pada perhitungan ini sebagai panduan kalian, dan pastikan untuk selalu mematuhi stkalianr keselamatan kerja yang berlaku.

Baca Juga :  Cara Menambal Asbes Bocor : Tips Lengkap

Dengan melakukan Cara Menghitung Kebutuhan Asbes ini, kalian dapat menyelesaikan proyek dengan hasil yang memuaskan, sambil menjaga lingkungan dan kesehatan pekerja tetap terjaga.

Terima kasih telah membaca, dan selamat mengerjakan proyek kalian!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *