Fungsi Flux Pasta Solder : Pengertian dan Cara Menggunakannya

Posted on

Empat Pilar – Fungsi Flux Pasta Solder : Pengertian dan Cara Menggunakannya. Mungkin Kalian pernah bertanya, apa sebenarnya fungsi flux pasta solder? Bagaimana cara menggunakannya? Dan mengapa penting bagi proses pengeleman? Artikel ini akan menjawab semua pertanyaan tersebut dan memberikan pemahaman mendalam tentang apa, mengapa, dan bagaimana fungsi flux pasta solder dalam dunia elektronik.

Dapatkan pemahaman mendalam tentang “Fungsi Flux Pasta Solder: Pengertian dan Cara Menggunakannya”.

Kami akan mengupas tuntas tentang pengertian, fungsi, dan langkah-langkah dalam menggunakan flux pasta solder secara efektif dan efisien.

Pengertian Pasta Solder

Pasta solder, yang juga dikenal sebagai Solder Grease atau Flux Pasta Solder, adalah senyawa khusus yang berfungsi untuk mengurangi pembentukan lapisan oksidasi saat melakukan kegiatan menyolder. Anda mungkin bertanya, mengapa perlu menghilangkan oksidasi?

Alasan utamanya adalah karena oksidasi dapat menyebabkan korosi pada timah, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi daya tahan sambungan timah dan merusak kualitas kontak antara komponen dengan papan sirkuit PCB.

Tujuan utama dari Pasta Solder adalah untuk menghilangkan lapisan oksidasi pada permukaan yang akan disolder. Dengan menggunakan pasta ini, sambungan timah dapat menempel dengan baik. Jika oksidasi terjadi pada hasil solderan, sambungan tersebut akan menjadi tidak sempurna, menghambat aliran arus listrik dalam rangkaian.

Pasta solder juga sering dikenal sebagai krim solder, cream solder, atau soldering paste. Beberapa merk flux solder yang berkualitas tinggi di pasaran antara lain Lotfett dan Pro paste.

Menurut penulis, Lotfett adalah pasta solder berkualitas tinggi, meskipun harganya cukup mahal, berkisar antara 30 ribu sampai 45 ribu per 100 gram. Sementara itu, pasta solder biasa harganya hanya sekitar 10 ribu per 100 gram.

Fungsi Flux Pasta Solder

Flux pasta solder memiliki berbagai fungsi penting dalam proses penyolderan. Berikut adalah penjelasan lebih detail mengenai Fungsi Flux Pasta Solder :

1. Menghilangkan Oksidasi

Flux berfungsi untuk menghilangkan lapisan oksida yang terbentuk pada permukaan logam yang akan disolder.

Oksidasi bisa menghambat proses penyolderan dan mengurangi kualitas sambungan. Oleh karena itu, flux sangat penting untuk membersihkan oksida dan mempersiapkan permukaan logam untuk penyolderan.

2. Meningkatkan Aliran Panas

Flux membantu mendistribusikan panas secara merata pada permukaan yang akan disolder. Ini memungkinkan timah solder meleleh dan menempel dengan baik pada permukaan.

3. Membantu Timah Menempel

Flux mempermudah timah solder untuk menempel pada permukaan yang dipanaskan. Dengan demikian, flux memastikan sambungan solder yang kuat dan andal.

4. Mencegah Retak pada Solderan

Flux juga membantu mencegah retakan pada sambungan solder. Retakan bisa terjadi akibat perubahan suhu dan dapat mengganggu aliran listrik pada rangkaian. Dengan menggunakan flux, kita dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya retakan pada sambungan solder.

5. Merawat Mata Solder

Penggunaan pasta solder secara rutin bisa membantu merawat mata solder dan mencegah korosi.

Ini sangat penting untuk menjaga mata solder tetap dalam kondisi baik dan memperpanjang usia pakainya.

Dalam timah solder, biasanya sudah terdapat flux. Namun, pada timah solder dengan kualitas kurang baik, kandungan flux-nya bisa sangat sedikit.

Oleh karena itu, penggunaan flux pasta solder tambahan bisa sangat membantu dalam proses penyolderan.

Jenis-Jenis Flux Solder 

Setelah memahami Fungsi Flux Pasta Solder, nah tentu, berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut mengenai jenis-jenis flux solder:

1. Intermediate Flux

Ini adalah jenis flux yang memiliki tingkat korosivitas yang lebih rendah dibandingkan dengan jenis lainnya. Kelebihan utama dari intermediate flux adalah kemampuannya untuk dihilangkan dengan air, yang memudahkan proses pembersihan setelah soldering.

2. Korosif Flux

Flux ini terbuat dari garam anorganik serta asam inorganik, yang memungkinkannya digunakan untuk menghilangkan oksidasi kuat, seperti pada bahan stainless steel. Walaupun sangat efektif, jenis flux ini membutuhkan penanganan hati-hati karena sifat korosifnya.

Baca Juga :  Pengertian Sensor PIR (Passive Infra Red) dan Cara Kerjanya Secara Lengkap

3. Non-Korosif Flux

Flux ini terbuat dari bahan utama rosin dan pelarutnya adalah IPA (Isopropyl Alcohol) sebanyak 75%. Pemanasan akan membuat flux ini menjadi cair dan memudahkan proses soldering. Kelebihan utamanya adalah sifat non-korosifnya yang menjaga komponen elektronik dari kerusakan.

4. Low Residue Flux

Flux ini dirancang untuk meninggalkan sedikit residu setelah proses soldering, sehingga meminimalkan kebutuhan pembersihan. Residu yang ditinggalkan biasanya tidak korosif dan aman bagi komponen elektronik.

5. Water-Based Flux

Seperti namanya, flux ini menggunakan air sebagai pelarut utamanya. Flux jenis ini biasanya lebih ramah lingkungan dan lebih mudah dibersihkan dibandingkan jenis flux lainnya.

6. Rosin Activated (RA) Flux

Flux ini mengandung rosin yang telah diaktivasi dengan agen pengaktif untuk meningkatkan kemampuannya dalam menghilangkan oksida. Flux ini biasanya meninggalkan residu yang harus dibersihkan setelah proses soldering.

7. Rosin Mildly Activated (RMA) Flux

Mirip dengan RA flux, RMA flux juga mengandung rosin yang telah diaktivasi. Namun, agen pengaktifnya lebih sedikit dibandingkan RA flux, sehingga menghasilkan residu yang lebih sedikit dan kurang korosif.

Setiap jenis flux memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, sehingga pemilihan flux yang tepat sangat penting tergantung pada kebutuhan dan aplikasi soldering yang dilakukan.

Cara Menggunakan Flux Pasta Solder

Pasta solder, seperti yang Kalian sebutkan, biasanya diberikan ke permukaan yang akan disolder. Ketika dipanaskan, pasta solder akan meleleh dan mengalir ke dalam ruang antara kaki komponen dan base PCB, yang menghasilkan sambungan yang kuat dan tahan lama.

Pasta solder sangat umum digunakan dalam proses perakitan papan sirkuit atau PCB, baik di industri maupun untuk penggunaan sehari-hari. Cara menyimpan pasta solder juga penting untuk diperhatikan.

Pasta solder harus disimpan di bawah kondisi yang tepat, yakni dalam wadah yang kedap udara untuk mencegah oksidasi dan mempertahankan kualitasnya.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu Kalian perhatikan saat menggunakan pasta solder:

  • Kontak dengan Kulit
    Jika pasta solder terkena kulit, segeralah membersihkannya dengan air mengalir. Jika pakaian Kalian terkena pasta solder, pastikan untuk membersihkannya sebelum digunakan kembali.
  • Menghirup Asap
    Asap yang dihasilkan oleh pasta solder saat dipanaskan bisa berbahaya jika dihirup. Oleh karena itu, pastikan Kalian bekerja di area yang memiliki ventilasi yang baik, dan jika mungkin, gunakan masker pelindung.
  • Menggunakan Perlengkapan yang Tepat
    Saat menggunakan pasta solder, sangat disarankan untuk menggunakan perlengkapan yang tepat, seperti pinset atau alat aplikator khusus, untuk mencegah kontak langsung dengan kulit dan untuk mengontrol jumlah pasta yang digunakan.
  • Penyimpanan
    Seperti disebutkan sebelumnya, pasta solder harus disimpan dalam wadah yang kedap udara. Selain itu, sebaiknya simpan di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari sumber panas atau sinar matahari langsung.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, Kalian akan dapat menggunakan pasta solder dengan aman dan efektif.

Tips Memilih Pasta Solder yang Tepat

Sudah memahami Fungsi Flux Pasta Solder kan? selanjutnya berbagai jenis pasta solder tersedia di pasaran, oleh karena itu Kalian harus mengetahui bagaimana karakteristik pasta solder yang berkualitas dan metode dalam memilihnya:

1. Hindari paduan yang berisi timbal

Paduan adalah gabungan dari beberapa jenis logam atau campuran antara logam dan elemen lain. Harap periksa isi dari pasta solder, apakah itu mengandung timbal atau tidak. Kalian sebaiknya menghindari pasta solder dengan kandungan timbal karena berpotensi menimbulkan dampak negatif pada kesehatan Kalian.

2. Pilih pasta yang konsistensinya tidak terlalu cair

Titik leleh untuk setiap paduan berbeda-beda. Mereka dapat berubah dari keadaan padat menjadi cair. Pasta solder yang berkualitas biasanya memiliki konsistensi yang tidak terlalu cair dan mampu mengering dengan cepat saat dipanaskan dengan solder.

3. Belanja di toko yang terpercaya

Salah satu cara untuk memastikan bahwa Kalian menggunakan pasta solder berkualitas terbaik adalah dengan membelinya dari toko atau produsen yang terpercaya dan memiliki pengetahuan mendalam tentang produk yang mereka jual.

Baca juga :

Baca Juga :  Pengertian Transducer dan Jenis-Jenisnya : Pembahasan Lengkap

Kesimpulan

Sekian artikel dari empatpilar.com yang telah membahas secara mendalam tentang Fungsi Flux Pasta Solder : Pengertian dan Cara Menggunakannya.

Dengan pengetahuan ini, semoga Kalian dapat lebih memahami dan menggunakan flux pasta solder dengan lebih efektif dan efisien.

Karena dalam dunia elektronik, penggunaan alat dan bahan yang tepat sangat berpengaruh pada hasil akhir.

Terlebih lagi dengan flux pasta solder yang memiliki peran krusial dalam menyambung dan memperbaiki komponen elektronik.

Namun, ingatlah bahwa penggunaan flux pasta solder juga harus dilakukan dengan hati-hati dan keahlian yang cukup.

Pahami cara kerja, teknik penggunaan, serta potensi risiko yang dapat terjadi. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika Kalian merasa tidak yakin dengan proses ini.

Mari kita terus belajar dan berkembang dalam dunia elektronik. Terimakasih telah meluangkan waktu Kalian untuk membaca artikel mengenai Fungsi Flux Pasta Solder ini.

Semoga bermanfaat! Kata Pencarian Terpopulerflux solder berfungsi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *