Pengertian dan Jenis Jenis Resistor

Pengertian dan Jenis Jenis Resistor Secara Lengkap : UPDATE

Posted on

Empat Pilar – Pengertian dan Jenis Jenis Resistor Secara Lengkap : UPDATE. Resistor adalah salah satu komponen listrik yang sangat penting dalam dunia elektronik. Resistor digunakan untuk mengendalikan arus listrik dan juga untuk mengatur tegangan listrik dalam suatu rangkaian.

Resistor memiliki nilai resistansi yang berbeda-beda tergantung pada bahan yang digunakan dalam pembuatannya. Artikel ini akan membahas Pengertian dan Jenis Jenis Resistor secara lengkap.

Pengertian Resistor

Pengertian dan Jenis Jenis Resistor, resistor atau hambatan merupakan salah satu komponen elektronika yang memiliki nilai hambatan tertentu.

Hambatan tersebut akan membatasi arus listrik yang mengalir melalui komponen tersebut. Sebagian besar resistor terbuat dari campuran karbon, namun beberapa juga terbuat dari kawat nikrom.

Kawat nikrom sendiri merupakan jenis kawat yang tahan pada arus kuat dan memiliki resistansi tinggi. Contoh penggunaan kawat nikrom dapat ditemukan pada elemen pemanas setrika.

Satuan resistor dinyatakan dalam Ohm (simbol: Ω), yang merupakan satuan SI untuk resistansi listrik.

Nama “ohm” sendiri diambil dari nama fisikawan Jerman terkemuka, George Simon Ohm. Ohm juga yang pertama kali menemukan hukum ohm yang masih berlaku hingga sekarang.

Gambar Simbol Resistor

Apakah Kalian mengetahui simbol untuk komponen resistor? Lambang simbol resistor adalah huruf R dan satuan resistor adalah ohm (Ω).

Setelah mengetahui simbol resistor, mari kita lanjutkan untuk mengenal berbagai jenis resistor yang tercantum di bawah ini.

Gambar Simbol Resistor

Bahan Resistansi Pada Resistor

Resistor dapat dibuat dari berbagai jenis bahan yang berbeda, di mana resistansi bahan tersebut menentukan kualitas dari resistor tersebut.

Berikut ini adalah beberapa bahan yang umum digunakan dalam pembuatan resistor:

1. Komposisi Karbon

Memiliki daya rendah hingga menengah, toleransi, dan stabilitas yang dihasilkan dari resistor komposisi karbon relatif buruk. Selain itu, jenis resistor ini juga menghasilkan lebih banyak noise dibandingkan dengan tipe resistor lainnya.

2. Film Karbon

Memiliki daya rendah, toleransi, serta stabilitas yang dihasilkan cukup baik. Selain itu, resistor jenis ini tidak menghasilkan banyak noise.

3. Film Logam

Memiliki daya rendah hingga menengah, toleransi, serta stabilitas yang dihasilkan dari resistor jenis ini sangat baik. Selain itu, hampir tidak ada noise yang dihasilkan.

4. Gulungan Kawat

Memiliki daya tinggi hingga sangat tinggi, toleransi yang dihasilkan sangat baik serta stabilitas yang juga baik. Selain itu, hampir tidak ada noise yang dihasilkan.

Jenis Jenis Resistor

Pengertian dan Jenis Jenis Resistor, pada umumnya Resistor dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah Fixed Resistor, Variable Resistor, Thermistor dan LDR.

1. Fixed Resistor

Fixed Resistor adalah jenis Resistor yang memiliki nilai resistansinya tetap. Nilai Resistansi atau Hambatan Resistor ini biasanya ditKaliani dengan kode warna ataupun kode Angka.

Bentuk dan Simbol Fixed Resistor :Simbol dan Bentuk Fixed Resistor

Yang tergolong dalam Kategori Fixed Resistor berdasarkan Komposisi bahan pembuatnya diantaranya adalah :

a. Carbon Composition Resistor (Resistor Komposisi Karbon)

Resistor jenis Carbon Composition terbuat dari komposisi karbon halus yang dicampur dengan bahan isolasi bubuk sebagai pengikatnya agar mendapatkan nilai resistansi yang diinginkan. Semakin banyak bahan karbonnya, semakin rendah pula nilai resistansi atau nilai hambatannya.

Nilai resistansi yang umum ditemukan di pasaran untuk Resistor jenis Carbon Composition berkisar dari 1Ω sampai 200MΩ dengan daya 1/10W sampai 2W.

b. Carbon Film Resistor (Resistor Film Karbon)

Resistor jenis Carbon Film terdiri dari film tipis karbon yang dideposisikan pada substrat isolator yang dipotong menjadi bentuk spiral. Nilai resistansinya tergantung pada proporsi karbon dan isolator. Semakin banyak bahan karbonnya, semakin rendah pula nilai resistansinya. Keuntungan Carbon Film Resistor adalah dapat menghasilkan resistor dengan toleransi yang lebih rendah dan kepekaan terhadap suhu yang lebih rendah dibandingkan dengan Carbon Composition Resistor.

Baca Juga :  Cara Reset Kulkas Samsung : 1 Pintu & 2 Pintu Termudah

Nilai resistansi Carbon Film Resistor yang tersedia di pasaran biasanya berkisar antara 1Ω sampai 10MΩ dengan daya 1/6W hingga 5W. Karena rendahnya kepekaan terhadap suhu, Carbon Film Resistor dapat bekerja di suhu yang berkisar dari -55°C hingga 155°C.

c. Metal Film Resistor (Resistor Film Logam)

Metal Film Resistor adalah jenis Resistor yang dilapisi dengan Film logam tipis ke substrat keramik dan dipotong menjadi bentuk spiral. Nilai resistansinya dipengaruhi oleh panjang, lebar, dan ketebalan spiral logam.

Secara keseluruhan, Resistor jenis Metal Film merupakan yang terbaik di antara jenis-jenis Resistor yang ada (Carbon Composition Resistor dan Carbon Film Resistor).

2. Variable Resistor

Variable Resistor adalah jenis Resistor yang nilai resistansinya dapat berubah dan diatur sesuai dengan keinginan. Pada umumnya Variable Resistor terbagi menjadi Potensiometer, Rheostat dan Trimpot.

Bentuk dan Simbol Variable Resistor : Simbol dan Bentuk Variable Resistor

a. Potensiometer

Potensiometer adalah jenis Variable Resistor yang nilai resistansinya dapat diubah dengan memutar porosnya melalui Tuas yang terdapat pada Potensiometer. Nilai Resistansi Potensiometer biasanya tertulis dalam bentuk kode angka di badan Potensiometer.

b. Rheostat

Rheostat adalah jenis Variable Resistor yang dapat beroperasi pada Tegangan dan Arus yang tinggi. Rheostat terbuat dari lilitan kawat resistif dan Nilai Resistansi diatur dengan penyapu yang bergerak pada bagian atas Toroid.

c. Preset Resistor (Trimpot)

Preset Resistor atau Trimpot adalah jenis Variable Resistor yang berfungsi seperti Potensiometer, tetapi memiliki ukuran yang lebih kecil dan tidak memiliki Tuas. Untuk mengatur nilai resistansinya, diperlukan alat bantu seperti obeng kecil untuk memutar porosnya.

3. Thermistor (Thermal Resistor)

Thermistor adalah Jenis Resistor yang nilai resistansinya dipengaruhi oleh suhu (Temperature). Thermistor merupakan singkatan dari “Thermal Resistor”. Terdapat dua jenis Thermistor yaitu Thermistor NTC (Negative Temperature Coefficient) dan Thermistor PTC (Positive Temperature Coefficient).

Simbol dan bentuk Thermistor dapat dilihat pada gambar.

4. LDR (Light Dependent Resistor)

LDR atau Light Dependent Resistor adalah jenis Resistor yang nilai resistansinya dipengaruhi oleh intensitas cahaya yang diterimanya. Untuk lebih jelas mengenai LDR, silakan baca pengertian LDR dan cara mengukurnya.

Simbol dan bentuk LDR dapat dilihat pada gambar.

Fungsi Resistor

Resistor berfungsi sebagai penghambat arus listrik. Jika kita melihatnya secara mikroskopik, unsur-unsur penyusun resistor memiliki sedikit sekali elektron bebas.

Akibatnya, pergerakan elektronya menjadi sangat lambat, sehingga arus yang terukur pada multimeter akan menunjukkan angka yang lebih rendah dibandingkan rangkaian listrik tanpa resistor.

Namun meskipun kita menyusun rangkaian listrik tanpa resistor, hal tersebut bukan berarti tidak ada hambatan listrik di dalamnya.

Setiap konduktor pasti memiliki nilai hambatan, meskipun relatif kecil. Namun, dalam perhitungan matematis, biasanya kita mengabaikan nilai hambatan pada konduktor tersebut, dan menganggap konduktor dalam kondisi ideal. Ini berarti besar resistansi konduktor adalah nol.

Bisakah Kalian membayangkan jika konduktor yang terdapat pada rangkaian listrik tidak memiliki hambatan sama sekali? Tentu saja, proses transfer daya akan optimal, dan jika diaplikasikan pada komputer, maka kecepatan komputer akan meningkat tajam dengan spesifikasi prosesor yang sama.

Hal ini beberapa dekade terakhir menjadi bahan perbincangan para ilmuwan tentang bagaimana menciptakan konduktor tanpa hambatan, atau lebih dikenal dengan sebutan superkonduktor.

Penutup

Dengan mengetahui Pengertian dan Jenis Jenis Resistor secara lengkap, diharapkan dapat membantu memahami lebih lanjut tentang komponen elektronik yang penting ini.

Resistor dapat dibuat dari berbagai bahan seperti komposisi karbon, film karbon, film logam, dan gulungan kawat, di mana setiap bahan memiliki karakteristik resistansi yang berbeda-beda.

Baca Juga :  Cara Menambah Satelit Telkom 4: Lengkap + Daftar Frekuensinya

Dengan memahami perbedaan karakteristik setiap jenis resistor, maka dapat memilih resistor yang sesuai dengan kebutuhan pada rangkaian elektronik yang dirancang. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan mengenai resistor. Nah itulah ulasan dari empatpilar.com mengenai Pengertian dan Jenis Jenis Resistor Secara Lengkap. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *