Pengertian Mesin Gerinda

√ Pengertian Mesin Gerinda : Fungsi, Jenis, Kegunaan, Cara Menggunakan Mesin Gerinda

Posted on

Empat Pilar –Pengertian Mesin Gerinda: Fungsi, Jenis, Kegunaan, Cara Menggunakan Mesin Gerinda. Selamat datang pada artikel komprehensif ini di mana kita akan menjelajahi dunia “Pengertian Mesin Gerinda: Fungsi, Jenis, Kegunaan, Cara Menggunakan.”

Dalam panduan ini, kita akan mempelajari definisi, fungsi, jenis, penggunaan, dan cara efektif menggunakan mesin gerinda.

Baik Kalian seorang profesional maupun seorang penggemar, memahami hal-hal penting dari alat serbaguna ini sangatlah penting untuk mencapai hasil yang optimal dalam berbagai aplikasi. Jadi, mari kita mulai!

Mesin gerinda adalah alat tenaga yang digunakan untuk menggerinda, membentuk, atau memoles permukaan dengan cara menghilangkan material.

Pengertian Mesin Gerinda

Mesin gerinda merupakan alat perkakas yang berfungsi untuk mengasah, memotong, dan menghaluskan objek kerja yang kasar ataupun halus berdasarkan tujuan dan kebutuhan yang spesifik.

Cara kerja mesin gerinda didasarkan pada prinsip putaran batu gerinda yang bersentuhan dengan objek kerja, menghasilkan gesekan yang mampu melakukan pengikisan, penajaman, pengasahan, pemolesan, atau pemotongan.

Oleh karena itu, mesin gerinda ini termasuk dalam kategori alat perkakas dengan lebih dari satu mata potong, yang digunakan untuk mengasah atau sebagai alat pemotong objek kerja.

Penggunaan batu gerinda sebagai alat pengikis telah dimulai sejak zaman besi dan perunggu. Pada era tersebut, batu gerinda telah diproduksi dengan kualitas yang lebih baik dan efektif untuk proses penajaman alat berburu atau alat perkakas.

Fungsi Mesin Gerinda

Mesin gerinda memiliki berbagai fungsi utama yang berfungsi untuk mempermudah pekerjaan operator.

Setelah memahami Pengertian Mesin Gerinda, nah berikutnya adalah beberapa fungsi yang dimiliki oleh mesin gerinda:

1. Pemotongan Benda

Mesin gerinda dapat digunakan untuk memotong berbagai benda yang memiliki ukuran yang tidak terlalu besar. Pemotongan bisa dilakukan pada segala jenis material dengan cara menyesuaikan mata gerinda yang digunakan.

2. Penghalusan dan Penghilangan Sisi Tajam

Salah satu fungsi lain dari mesin gerinda adalah untuk menghaluskan atau menghilangkan sisi-sisi tajam pada berbagai benda kerja.

3. Pengasahan Alat Potong

Mesin gerinda juga bisa digunakan untuk mengasah berbagai jenis alat potong sehingga alat tersebut bisa tetap tajam dan siap digunakan.

4. Penghalusan dan Perataan Permukaan

Fungsi lain dari mesin gerinda adalah untuk menghaluskan dan meratakan permukaan dari berbagai benda kerja.

5. Pembentukan Profil Benda Kerja

Mesin gerinda juga dapat digunakan untuk membentuk profil pada suatu benda kerja, seperti membentuk lengkungan atau bentuk lainnya.

6. Penyelesaian Proses atau Finishing

Fungsi terakhir dari mesin gerinda adalah untuk menyelesaikan proses atau finishing terhadap berbagai benda kerja.

Berbagai fungsi ini menjadikan mesin gerinda sebagai alat yang multifungsi dan sering digunakan di berbagai industri. Mesin gerinda sendiri hadir dalam berbagai jenis yang berbeda, menjadikannya sangat sesuai untuk berbagai macam keperluan.

Jenis-Jenis Mesin Gerinda dan Tipenya

Setelah memahami fungsi mesin gerinda, saatnya Kalian mengenal berbagai jenis mesin gerinda yang tersedia di pasaran.

Secara umum, terdapat empat jenis mesin gerinda yang dapat Kalian temui, yaitu mesin gerinda permukaan, mesin gerinda silindris, mesin gerinda duduk, dan mesin gerinda tangan.

Setiap jenis mesin gerinda memiliki cara penggunaan dan fungsi yang berbeda-beda. Masih dalam pembahasan Pengertian Mesin Gerinda, nah untuk penjelasan lebih lanjut, berikut ini adalah jenis-jenis mesin gerinda yang perlu Kalian ketahui :

1. Mesin Gerinda Permukaan (Surface Grinding Machine)

Mesin gerinda ini berguna untuk mendapatkan permukaan yang datar, rata, dan halus. Mesin gerinda datar umumnya digunakan untuk menggerinda permukaan dengan menggerakkan meja kerja. Penggunaannya dapat dilakukan secara manual atau otomatis.

Mesin gerinda datar terdiri dari empat tipe:

  • Mesin gerinda datar horisontal dengan gerakan meja bolak-balik: Digunakan untuk menggerinda benda dengan permukaan yang rata dan berbagai sudut.
  • Mesin gerinda datar horisontal dengan gerakan meja berputar: Jenis ini digunakan untuk menggerinda permukaan rata pada poros.
  • Mesin gerinda datar vertikal dengan gerakan meja bolak-balik: Digunakan untuk menggerinda benda kerja dengan permukaan rata, lebar, dan berbagai sudut.
  • Mesin gerinda datar vertikal dengan meja berputar: Fungsi mesin ini sama dengan mesin gerinda datar horisontal dengan gerakan meja bolak-balik.
Baca Juga :  Cara Reset Remote AC Panasonic Termudah : Panduan Pemula

2. Mesin Gerinda Silindris (Cylindrical Grinding Machine)

Mesin gerinda silindris adalah sebuah mesin gerinda untuk mengerjakan benda berbentuk silindris dan tirus. Hasil benda yang bisa dikerjakan dari mesin gerinda jenis ini yaitu Spindle Mesin, Bearing, Test Bar, Poros atau As, Sleeve dan lainnya. Jenis mesin gerinda silindris terbagi menjadi 4 tipe yaitu:

  • Mesin Gerinda Silindris Dalam: Jenis mesin gerinda ini mempunyai fungsi untuk menggerinda benda dengan diameter dalamnya berbentuk silindris serta tirus.
  • Mesin Gerinda Silindris Luar: Jenis mesin gerinda ini mempunyai fungsi untuk menggerinda diameter luar pada benda berbentuk silindris serta tirus.
  • Mesin Gerinda Silindris Luar Tanpa Senter: Jenis mesin gerinda ini dipakai untuk menggerinda diameter luar dengan jumlah banyak, baik itu berukuran panjang atau pendek.
  • Mesin Gerinda Silindris Universal: Jenis mesin ini mampu menggerinda benda dengan diameter luar dan dalam berbentuk silindris ataupun tirus. Di antara jenis lainnya, mesin gerinda ini yang paling baik pengerjaannya.

3. Mesin Gerinda Duduk (Bench Grinder)

Mesin gerinda jenis ini memiliki ukuran lebih kecil daripada kedua jenis mesin gerinda sebelumnya, dan dipasang pada meja kerja dengan menggunakan baut.

Mesin ini dilengkapi dengan dua batu gerinda di kedua ujungnya, dan umumnya digunakan untuk mengasah benda-benda kecil seperti mata bor, pahat tangan, pahat bubut, kapak, pisau, golok, dan sejenisnya. Batu gerinda kasar dipasang di sisi kiri, sementara batu gerinda halus dipasang di sisi kanan.

Dengan pemasangan dua jenis batu gerinda tersebut, mesin gerinda ini memiliki dua fungsi sekaligus, yaitu sebagai pemotong dan pengasah. Fungsi pemotong menggunakan batu gerinda kasar, sementara fungsi pengasah menggunakan batu gerinda halus.

Mesin gerinda duduk yang dilengkapi dengan kaki khusus sehingga berdiri lebih tinggi dari lantai disebut sebagai Mesin Gerinda Berdiri (Floor Stand Grinder), namun fungsinya tetap sama.

4. Mesin Gerinda Tangan (Hand Grinder)

Mesin gerinda jenis ini memiliki ukuran yang cukup kecil sehingga dapat dipegang dan dioperasikan langsung dengan tangan. Jenis mesin gerinda tangan ini dikenal sebagai mesin gerinda serbaguna.
Mesin ini dapat digunakan untuk menghaluskan atau memotong benda-benda seperti logam, kayu, lantai keramik, kaca, dan juga dapat digunakan untuk memoles permukaan mobil.

Mesin gerinda tangan umumnya digunakan sebagai alat potong di bengkel kecil atau rumah tangga.

Cara Menggunakan Mesin Gerinda

Ketika kalian sudah mengenal Pengertian Mesin Gerinda, selanjutnya ada langkah-langkah yang dapat diikuti untuk menggunakan mesin gerinda:

  1. Persiapkan Alat dan Bahan:
    Sebelum menggunakan mesin gerinda, Kalian harus mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Pastikan bahwa mesin gerinda, batu gerinda, dan benda kerja yang akan digerinda siap untuk digunakan.
  2. Cek Kondisi Mesin dan Batu Gerinda:
    Periksa kondisi mesin dan batu gerinda. Pastikan bahwa mesin dan batu dalam kondisi baik dan siap untuk digunakan. Jika ada kerusakan atau masalah, segera perbaiki atau ganti sebelum memulai proses gerinda.
  3. Pasang Batu Gerinda:
    Pasang batu gerinda pada mesin dengan benar. Ikuti petunjuk pemasangan yang biasanya diberikan oleh produsen.
  4. Gunakan Pelindung Mata:
    Sebelum menyalakan mesin, pastikan untuk memakai pelindung mata. Ini penting untuk melindungi mata Kalian dari serpihan atau debu yang bisa terlempar selama proses gerinda.
  5. Nyalakan Mesin:
    Setelah semua persiapan selesai, Kalian bisa menyalakan mesin gerinda. Biasanya, ada tombol on/off yang perlu ditekan untuk menyalakan dan mematikan mesin.
  6. Mulai Proses Gerinda:
    Setelah mesin menyala, Kalian bisa mulai proses gerinda. Pegang benda kerja dengan benar dan letakkan pada batu gerinda dengan lembut. Gerakkan benda kerja secara perlahan dan hati-hati.
  7. Gunakan Alat Bantu:
    Jika Kalian menggerinda benda kerja yang kecil, gunakan alat bantu seperti penjepit atau vice grip untuk memegang benda kerja. Ini penting untuk melindungi tangan Kalian dari mesin.
  8. Matikan Mesin:
    Setelah proses gerinda selesai, matikan mesin dan tunggu hingga batu gerinda berhenti berputar sepenuhnya sebelum melepaskan benda kerja.
  9. Bersihkan Area Kerja:
    Setelah selesai, pastikan untuk membersihkan area kerja. Ini penting untuk menjaga kebersihan dan keselamatan di tempat kerja.
  10. Perawatan Mesin:
    Setelah penggunaan, lakukan perawatan mesin gerinda sesuai dengan petunjuk produsen. Ini bisa melibatkan membersihkan mesin, memeriksa kondisi batu gerinda, dan lainnya.

Harap diingat bahwa keamanan adalah prioritas utama saat menggunakan mesin gerinda. Selalu gunakan alat pelindung diri yang sesuai dan ikuti petunjuk penggunaan mesin dengan cermat.

Kelebihan dan Kekurangan Mesin Gerinda

Mesin gerinda adalah alat yang digunakan untuk menggerinda atau menghaluskan permukaan benda kerja dengan presisi tinggi. Mesin ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan.

Baca Juga :  Berapa Konsumsi Listrik Mesin Cuci? Simak Penjelasannya

1. Kelebihan Mesin Gerinda

  • Mampu menghasilkan hasil kerja dengan ukuran yang sangat presisi.
  • Dapat mencapai tingkat kehalusan permukaan hingga N6.
  • Mampu menggerinda benda kerja yang telah dikeraskan.

2. Kekurangan Mesin Gerinda

  • Skala pemakanan depth of cut harus kecil, artinya penggerindaan dilakukan secara bertahap dan membutuhkan waktu yang lebih lama.
  • Proses pengerjaan dengan mesin gerinda membutuhkan waktu yang cukup lama dibandingkan dengan metode pengerjaan lainnya.
  • Biaya yang diperlukan untuk pengerjaan menggunakan mesin gerinda cenderung lebih mahal dibandingkan dengan metode lainnya.

Dalam menggunakan mesin gerinda, penting untuk mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan ini serta menyesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran yang ada.

Kesimpulan

Sebagai penutup, mesin gerinda merupakan alat yang penting dan multifungsi dalam berbagai sektor industri dan pekerjaan kerajinan tangan.

Pengertian Mesin Gerinda, fungsi, jenis, dan cara penggunaannya yang telah kita ulas di atas menggambarkan betapa kompleks dan pentingnya mesin ini dalam mendukung efisiensi dan produktivitas kerja.

Perlu diingat, meski mesin gerinda memiliki banyak manfaat, penggunaannya harus selalu diiringi dengan pengetahuan dan kehati-hatian yang tepat. Pahami setiap jenis dan fungsinya, serta pastikan untuk selalu menggunakan alat pelindung diri yang sesuai saat mengoperasikannya untuk mencegah risiko cedera.

Semoga artikel dari empatpilar.com ini memberikan wawasan baru dan membantu Kalian lebih mengenal Pengertian Mesin Gerinda.

Dengan pemahaman yang baik, kita dapat memanfaatkan mesin gerinda ini seoptimal mungkin dan dengan cara yang paling aman. Selamat berkreasi dan bekerja dengan mesin gerinda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *