Perbedaan CDI Motor KW dan Ori

Perbedaan CDI Motor KW dan Ori, Perhatikan dengan Baik !!

Posted on

Empat Pilar – Perbedaan CDI Motor KW dan Ori, Perhatikan dengan Baik !!. Temukan perbedaan antara CDI Motor KW dan Ori dalam panduan lengkap ini, serta manfaat yang ditawarkan oleh masing-masing tipe CDI untuk performa kendaraan Kalian.

CDI (Capacitor Discharge Ignition) merupakan komponen penting dalam sistem pengapian pada sepeda motor.

Ada dua jenis CDI yang umum digunakan, yaitu CDI Motor KW dan CDI Motor Ori. Namun, apa sih perbedaan CDI Motor KW dan Ori? Bagaimana cara menentukan yang terbaik untuk motor Kalian? Artikel ini akan mengupas tuntas perbedaan antara kedua jenis CDI tersebut dan membantu Kalian memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan Kalian.

Pengertian CDI Motor

Sebelum mengetahui Perbedaan CDI Motor KW dan Ori, ada baiknya kalian mengtahui pengertian dari CDI motor. CDI adalah kependekan dari Capacitor Discharge Ignition yang merupakan salah satu komponen pengapian mesin pada motor.

Komponen ini menggunakan energi yang tersimpan di karburator untuk menghasilkan tegangan tinggi pada koil pengapian, yang selanjutnya membentuk percikan api di dalam busi.

Fungsi CDI sangat penting pada kendaraan sepeda motor karena mampu memberikan percikan api yang diperlukan untuk optimalnya kinerja kendaraan.

Tanpa CDI, sepeda motor tidak akan bisa berjalan dengan baik karena percikan api yang dibutuhkan berasal dari busi yang dihasilkan oleh CDI.

Fungsi CDI Motor

Sebagai komponen yang sangat penting dalam motor, fungsi utama dari CDI adalah mengatur percikan api yang dihasilkan oleh busi agar dapat digunakan oleh bahan bakar yang telah dipadatkan di dalam piston.

Selain itu, komponen ini juga memiliki pengaruh besar dalam sistem pengapian motor untuk memastikan performa mesin optimal.

Hasil yang optimal hanya dapat dicapai saat mesin menghasilkan panas yang cukup, karena pembakaran yang terjadi menghasilkan reaksi kimia yang menghasilkan panas yang kemudian diubah menjadi energi gerak untuk motor.

Karena itu, tugas CDI tidak hanya sebatas untuk menghasilkan percikan api sebagai pengapian, tetapi juga untuk menjaga laju dari motor.

Untuk memastikan laju motor dapat optimal, penting untuk menggunakan jenis CDI yang tepat dan berkualitas tinggi.

Cara Kerja CDI pada Motor

Setelah kita memahami pengertian, fungsi, dan sistem pengapian pada CDI, sebaiknya kita juga memahami cara kerja dari CDI tersebut. Sistem CDI bekerja melalui dua jenis, yaitu sederhana dan modern.

Pada versi modern, sistem CDI menggunakan komponen pulse igniter yang berfungsi mengirimkan sinyal PWM sesuai dengan waktu kerja mesin.

Sedangkan pada versi sederhana, menggunakan komponen platina yang berfungsi mengalirkan arus pada kapasitor. CDI tidak dapat bekerja sebelum kontak motor sudah dinyalakan atau on. Setelah itu, aliran arus baterai CDI terbentuk.

Ketika kunci kontak sudah dalam posisi on, komponen CDI belum dapat bekerja. Saat mesin dihidupkan, barulah komponen CDI mulai bekerja dan mengirimkan sinyal ke PWM dari pick up coil. Sinyal yang dikirimkan sesuai dengan RPM mesin, kemudian pulse tertentu dikirimkan ke SCR.

SCR membuat arus kapasitor diarahkan. Ketika rangkaian baterai terputus, kapasitor langsung terhubung ke ignition coil.

Sehingga secara otomatis, muncul magnet pada kumparan primer yang besar yang memiliki output besar dan menciptakan percikan api.

Dari percikan api inilah pembakaran pada ruang pembakaran mesin dapat terjadi dan mesin akan langsung menyala.

Perbedaan CDI Motor KW dan Ori

Setelah mengetahui pengertian CDI motor, maka saatnya mengetahui Perbedaan CDI Motor KW dan Ori yang wajib kalian pahami.

Karena komponen ini merupakan komponen yang sangat penting, pastinya akan ada efek atau dampak pada kendaraan yang akan terasa dari penggunaan yang palsu dan asli.

Baca Juga :  Tips Memilih Refrigerant Untuk AC : Pahami Secara Lengkap

1. Harga CDI Motor

  • Perbedaan pertama antara CDI kw dan asli terletak pada harga, dimana CDI kw memiliki harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan CDI asli. Harga CDI kw hanya beberapa puluhan ribu rupiah, sementara harga CDI asli bisa mencapai ratusan ribu rupiah.
  • Dari segi harga saja sudah bisa terlihat perbedaan antara CDI kw dan asli, sehingga sebaiknya untuk kalian yang ingin membeli CDI, jangan memilih yang murah karena kemungkinan besar itu adalah CDI kw.

2. Masa Pakai CDI

  • Perbedaan kedua antara CDI kw dan asli terletak pada masa pakai, dimana masa pakai CDI kw jauh lebih pendek dibandingkan dengan CDI asli. Masa pakai CDI kw hanya sekitar 3-6 bulan, sedangkan CDI asli dapat bertahan hingga bertahun-tahun.
  • Jika kalian baru saja mengganti CDI dan masa pakainya hanya beberapa bulan saja, maka besar kemungkinan CDI yang baru kalian beli adalah CDI palsu atau kw. Meskipun bengkel atau tempat pembelian mengatakan bahwa CDI tersebut asli.

3. Performa Motor

  • Perbedaan terakhir dan yang sangat terasa adalah performa motor, dimana penggunaan CDI kw tidak dapat memberikan performa sebaik CDI asli. Dengan menggunakan CDI asli, motor bisa mencapai kecepatan maksimal di atas 120 km/jam, sedangkan dengan CDI palsu mungkin hanya bisa mencapai 80-90 km/jam.
  • Selain itu, penggunaan CDI kw juga bisa membuat kondisi brebet pada motor terasa, meskipun CDI tersebut masih baru atau belum rusak. Kondisi brebet biasanya akan terasa pada CDI yang sudah berumur atau lemah karena masa pakainya sudah lama.

Efek Penggunaan CDI Motor KW

Setelah mengetahui Perbedaan CDI Motor KW dan Ori, selanjutnya kalian harus memahami efek dari penggunaan CDI motor KW. CDI atau Capacitor Discharge Ignition adalah salah satu komponen penting pada sistem pengapian motor.

Efek penggunaan CDI motor KW atau KW super atau palsu akan sangat terasa terutama pada masa pakai dan performa motor itu sendiri.

Pada saat menggunakan CDI KW, performa motor akan terganggu dan tidak optimal. Hal ini dapat dilihat dari akselerasi dan top speed motor yang tidak maksimal.

Selain itu, pemakaian CDI KW dapat memperpendek masa pakai motor karena kinerja mesin yang tidak stabil dan bisa merusak komponen lain pada sistem pengapian.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menggunakan CDI original atau yang telah terbukti kualitasnya agar performa motor tetap optimal dan masa pakai motor lebih lama.

Selain itu, pastikan untuk memperhatikan performa motor secara berkala dan melakukan perawatan yang baik agar motor tetap dalam kondisi yang prima.

Daftar Harga CDI Motor Terbaru

Berikut kami berikan rekomendasi Daftar Harga cdi motor Terbaru, untuk kalian :

Honda (AHM) CDI unitRp279,000
Honda (AHM) CDI unit CompRp879,000
Daytona Progress Racing CDIRp1,099,000
Daytona Progress, Racing CDI 48240 1setRp2,299,000
CDI Waterproof Digital Torque Wrench 135NMLICSGWR 1pcRp36,999,000
CDI Micrometer Adjustable Newton Meter Torque Wrenches Single Scale 8004NMRMHSS 1pcRp18,999,000
Honda (AHM) Carburator AssyRp1,399,000
Makita Cordless Driver Drill (Bor Cordless)Rp1,599,000
Honda (AHM) CDI unit Comp Digital 30410KEH660 Black 1pcRp1,599,000
Daytona Max Series Ignimax Tapered Spark Plug (Spark Plug)Rp10,000

Kesimpulan

Demikianlah pembahasan dari empatpilar.com mengenai Perbedaan CDI Motor KW dan Ori yang perlu kita perhatikan dengan baik.

Sebagai pengendara, tentu kita ingin memiliki kinerja motor yang optimal dan aman. Dengan mengetahui perbedaan CDI motor KW dan Ori, kita dapat lebih bijak dalam memilih komponen motor yang sesuai dengan kebutuhan dan tentunya keamanan berkendara.

Ingatlah bahwa CDI motor Ori memiliki kualitas yang lebih baik, kontrol kualitas yang lebih ketat, dan telah melalui uji stKalianr pabrikan.

Sementara CDI motor KW memiliki harga yang lebih terjangkau, namun kualitasnya bisa jauh berbeda dan tidak menjamin kinerja motor yang optimal.

Baca Juga :  Perbedaan Deep Freezer dan Chest Freezer : Pilih Mana?

Jadi, perhatikan dengan baik perbedaan antara CDI motor KW dan Ori, dan pilihlah yang terbaik untuk kendaraan Kalian.

Selalu pastikan keamanan dan kenyamanan saat berkendara dengan menggunakan produk yang berkualitas dan sesuai stKalianr.

Setelah mengetahui perbedaan-perbedaan ini, diharapkan kita semakin bijaksana dalam memilih komponen motor yang tepat demi menjaga kualitas motor dan keselamatan di jalan. Selamat berkendara dengan aman dan bijaksana. Kata Pencarian Terpopulerhttps://www empatpilar com/perbedaan-cdi-motor-kw-dan-ori/,Cara cek cdi motor ori apa tidak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *