Perbedaan Kertas HVS dan Kertas Folio

Ketahui, Perbedaan Kertas HVS dan Kertas Folio

Posted on

Empat Pilar – Ketahui, Perbedaan Kertas HVS dan Kertas Folio. Kertas merupakan bahan yang sangat umum digunakan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, baik dalam dunia bisnis, pendidikan, maupun pekerjaan kreatif. Dua jenis kertas yang seringkali menjadi pilihan utama adalah Kertas HVS (High-Volume Printing Stock) dan Kertas Folio. Meskipun keduanya terdengar familiar, sebenarnya terdapat perbedaan signifikan di antara keduanya.

Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam untuk memahami Perbedaan Kertas HVS dan Kertas Folio. Dengan memahami karakteristik masing-masing, pembaca dapat membuat pilihan yang lebih bijak dalam menggunakan jenis kertas yang sesuai dengan kebutuhan spesifiknya. Mari kita telaah bersama-sama perbedaan antara keduanya untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas.

A. Kertas HVS Adalah?

Kertas HVS, atau houtvrij schrijfpapier dalam bahasa Belanda, merujuk pada kertas tulis bebas serat kayu. Sifat bebas serat kayu ini berasal dari penggunaan bahan kertas atau pulp tanpa lignin, yang merupakan perekat antarserat yang umumnya terdapat dalam pohon. Penggunaan lignin pada kertas memiliki tujuan tertentu, yaitu untuk membuat warna kertas lebih awet dengan mencegah perubahan warna menjadi kekuningan saat terpapar panas di bawah sinar lampu atau matahari.

Kertas HVS dikenal sebagai kertas tulis berkualitas tinggi dan tersedia dalam berbagai ukuran dan berat. Di Indonesia, kertas HVS diproduksi dalam tiga tingkatan berat utama, yaitu 60 gr, 70 gr, dan 80 gr. Sementara itu, dari segi dimensi, kertas HVS hadir dalam dua pilihan ukuran, kuarto dan folio.

Selain itu, kertas HVS di Indonesia juga memiliki berbagai ukuran dimensi yang umumnya digunakan, seperti A4, A3, B5, B3, F4, dan folio. Setiap ukuran memiliki kegunaan yang berbeda-beda. Misalnya, kertas HVS berukuran F3 atau A4 sering digunakan oleh pelajar, mahasiswa, dan dalam keperluan kantor.

Dengan kualitasnya yang tinggi dan ketersediaan dalam berbagai variasi ukuran dan berat, kertas HVS telah menjadi pilihan utama dalam dunia tulis-menulis, pendidikan, dan keperluan kantor di Indonesia.

B. Kertas Folio Adalah?

Kertas folio adalah jenis kertas yang dijual dalam bentuk lembaran. Khususnya, kertas ini dikenal dengan ciri-ciri seperti lebar yang lebih besar daripada kertas biasa, seperti halnya kertas buku tulis. Keunikan kertas folio terletak pada kemampuannya untuk menyediakan ruang yang luas, sehingga seringkali menjadi pilihan utama dalam berbagai keperluan, terutama di dunia pendidikan.

Penggunaan kertas folio umumnya meluas di lingkungan pendidikan. Hal ini disebabkan oleh kemampuannya yang sangat cocok untuk mencatat informasi penting. Khususnya bagi siswa, kertas folio seringkali menjadi pilihan utama ketika diberikan tugas yang harus disampaikan dalam bentuk selebaran. Kelebihan utamanya adalah ukuran yang besar, memberikan cukup ruang untuk menuliskan banyak informasi.

Selembar kertas folio, ketika dilipat menjadi dua, memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan kertas HVS. Setiap sisi kertas ini dibekali dengan garis lurus yang rapi di bagian atas dan bawahnya, sementara bagian tengah dibiarkan polos. Garis-garis ini berfungsi sebagai panduan, memastikan bahwa setiap tulisan yang dituangkan di atasnya terlihat teratur dan mudah dibaca. Dengan demikian, kertas folio tidak hanya menawarkan ruang yang luas, tetapi juga memberikan tampilan yang rapi untuk setiap informasi yang dicatat di atasnya.

Perbedaan Kertas HVS dan Kertas Folio

Yuk pahami secara lengkap, pembahasan mengenai Perbedaan Kertas HVS dan Kertas Folio yang bisa kalian ketahui, sebelum memutuskan untuk menggunakannya :

Baca Juga :  √ Tips, Cara Tepat Mencuci Baju Batik Agar Warna Tidak Pudar

1. Perbedaan Menurut Asal-muasalnya

  • Kertas Folio:
    Ditemukan sekitar tahun 1700 di Eropa dan digunakan secara masif hingga tahun 1975. Dikenal sebagai F4 atau foolscap dengan watermark gambar topi pelawak pada awal penggunaannya di Eropa. Di Brazil, disebut oficio II dengan ukuran 8,5 x 13 inci dan 8,5 x 14 inci, sementara di Venezuela disebut officio. Di Amerika Serikat, lebih dikenal sebagai kertas legal.
  • Kertas HVS:
    Dipakai oleh orang Belanda dan istilah HVS berasal dari singkatan Houtvrij Schrijfpapier. Dibuat dari serat kayu yang dijadikan bubur lebih dulu. Sifatnya yang tidak mudah berubah warna dan awet membuatnya populer di dunia percetakan.

2. Perbedaan dari Segi Bentuk dan Ukurannya

  • Kertas Folio:
    Umumnya memiliki ukuran 8,5 x 14 inci dengan bentuk persegi panjang dan garis-garis rapi pada area isi. Sering digunakan untuk mencatat di sekolah menengah atau perkuliahan.
  • Kertas HVS:
    Ukurannya lebih variatif, termasuk A2 (42,0 x 59,4 cm), A3 (29,7 x 42,0 cm), A4 (21,0 x 29,7 cm), dan A5 (14,8 x 21,0 cm). Umumnya berwarna putih terang tanpa cetakan lain. Kertas HVS A5 sering diistilahkan sebagai kertas novel.

3. Perbedaan dari Segi Fungsinya

  • Kertas Folio:
    Dengan bentuk memanjang dan bergaris-garis, kertas folio lebih cocok untuk keperluan tulisan tangan. Meskipun kurang sesuai untuk cetak-mencetak, kertas ini tetap dicari karena sering digunakan untuk menyalin tulisan, membuat surat pribadi, dan menyusun surat lamaran kerja. Meskipun penggunaannya jarang, kertas folio tetap memiliki nilai historis dan estetis yang dihargai oleh sebagian orang.
  • Kertas HVS:
    Dengan bentuk tanpa garis atau pola, kertas HVS lebih sering digunakan untuk keperluan cetak-mencetak. Meskipun bisa digunakan untuk tulisan tangan, kertas HVS sangat populer dalam pencetakan dokumen, baik berupa teks maupun gambar. Kelebihannya sebagai medium cetak membuatnya menjadi pilihan utama untuk penggunaan di printer.

4. Perbedaan dari Segi Harganya

  • Kertas Folio:
    Harga kertas folio cenderung terjangkau di pasaran. Kertas folio bergram 70 biasanya dijual dengan harga sekitar 42 ribu Rupiah, sementara yang bergram 80 berkisar antara 47 ribu Rupiah hingga 50 ribu Rupiah. Harganya dapat bervariasi tergantung pada berat kertas dan merek produsen.
  • Kertas HVS:
    Harga kertas HVS relatif sebanding dengan kertas folio. Untuk kertas HVS ukuran A4 dengan berat 70 gram, harganya berkisar antara 35 ribu Rupiah hingga 50 ribu Rupiah. Perbedaan harga mungkin dipengaruhi oleh merek atau produsen yang menjualnya di pasaran.

Penutup

Dalam dunia percetakan dan penulisan, pemilihan jenis kertas menjadi hal yang krusial untuk mencapai hasil yang optimal. Salah satu perbandingan yang sering kali menjadi pertimbangan adalah antara kertas HVS dan kertas folio. Meskipun keduanya memiliki peran yang penting, namun perbedaan mendasar antara keduanya dapat memengaruhi hasil akhir suatu karya.

Dengan mengetahui Perbedaan Kertas HVS dan Kertas Folio, kalian dapat membuat keputusan yang lebih cerdas dan sesuai dengan kebutuhan proyek kalian. Sehingga, pemilihan antara kertas HVS dan kertas folio bukan hanya sekadar pilihan rutin, melainkan keputusan yang dapat meningkatkan kualitas dan kesan dari setiap karya yang dihasilkan.

Itu saja pembahasan yang bisa empatpilar.com berikan mengenai Perbedaan Kertas HVS dan Kertas Folio. Semoga bermanfaat

Baca Juga :  Kura-Kura Berkembang Biak dengan Cara ? Berikut Ulasannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *