Pengertian Musik Metal

Pengertian Musik Metal : Sejarah, Genre dan Karakteristiknya

Posted on

Empat Pilar – Pengertian Musik Metal : Sejarah, Genre dan Karakteristiknya. Musik metal, sering disebut sebagai “Pengertian Musik Metal” dalam bahasa Indonesia, adalah genre musik yang kuat dan dinamis yang telah merebut hati jutaan orang di seluruh dunia. Dikarakterisasi oleh suara beratnya, instrumentasi yang rumit, dan lirik yang penuh gairah, musik metal berdiri sebagai simbol pemberontakan, individualisme, dan ekspresi kreatif.

Dalam panduan komprehensif ini, kita akan menggali lebih dalam ke dalam esensi “Pengertian Musik Metal,” menjelajahi asal-usulnya, subgenrenya, signifikansi budayanya, serta pengaruhnya pada industri musik dan masyarakat.

Pengertian Musik Metal

Musik metal merupakan genre musik rock yang muncul pada tahun 1970-an, berakar dari blues rock dan psychedelic rock. Ciri khas musik metal adalah penggunaan distorsi gitar yang sangat kuat, ritme yang cepat, dan solo gitar yang memanjang.

Dalam musik ini, dikenal suara gempita drum yang mencolok, irama cepat, distorsi gitar yang dominan, serta permainan gitar yang terstruktur dan mengasyikkan.

Secara umum, lirik dalam musik metal sering berbicara tentang maskulinitas dan kejantanan. Hal ini membuat banyak pria tertarik mendengarkan jenis musik ini.

Sejarah Musik Metal

Setelah mengetahui Pengertian Musik Metal, nah berikutnya adalah beberapa ulasan Sejarah Musik Metal yang bisa kalian pahami :

1. Tahun 1970-an

Pada dekade 1970-an, musik genre metal dirajai oleh kelompok-kelompok musik seperti Black Sabbath, Led Zeppelin, dan Deep Purple. Di zaman itu, corak musik metal masih sangat dipengaruhi oleh elemen-elemen Blues yang kental.

Perkembangan genre ini terus berlanjut ketika Judas Priest muncul dan menghilangkan jejak-jejak Blues, lebih menonjolkan distorsi, ritme yang cepat, serta harmoni yang khas.

Kemudian, pada akhir dekade 1970-an, muncul arus musik baru yang dikenal sebagai New Wave of British Heavy Metal atau lebih sering disingkat NWOBHM, yang bermula dari inisiatif Motorhead.

NWOBHM memadukan unsur-unsur dari musik Punk dengan Heavy Metal. Beberapa kelompok musik NWOBHM yang terkenal antara lain Saxon, Venom, Iron Maiden, Diamond Head, dan sebagainya.

2. Tahun 1980-an

Pada awal tahun 80-an, panggung musik dikuasai oleh kelompok-kelompok NWOBHM seperti Iron Maiden, Venom, Motorhead, dan Diamond Head. Namun tak lama kemudian, Heavy Metal bertabrakan dengan arus musik Pop.

Ini melahirkan genre yang dikenal sebagai Glam Metal, yang dengan sukses merajai tangga lagu utama. Keberhasilan ini membantu menyebarkan Heavy Metal dengan cepat ke seluruh penjuru dunia.

3. Tahun 1990-an

Menuju awal tahun 90-an, dunia musik Metal mengalami perubahan akibat munculnya pengaruh kuat dari genre Alternative Rock, terutama Grunge. Kelompok-kelompok Glam Metal dari era 80-an mengalami penurunan popularitas, karena perhatian publik beralih ke arah Grunge.

Selain itu, grup-grup seperti Pantera, Metallica, Tool, White Zombie, dan Megadeth menjadi pilar-pilar utama dalam kelangsungan musik Metal pada periode tersebut.

4. Tahun 1990-an

Di era 1990-an, arus bawah tanah musik berkembang lebih dalam ke ranah Extreme Metal seperti Grindcore, yang dipelopori oleh grup seperti Brutal Truth dan Napalm Death.

Pada tahun 1991, muncul perkembangan lain dalam bentuk Death Metal Scandinavia yang diusung oleh Dismember, Entombed, Unleashed, dan At The Gates. Melodic Death Metal yang bermula di kota Gothenburg, Swedia, kemudian merambat ke Finlandia dan Norwegia lewat kelompok-kelompok seperti Dark Tranquility, Arch Enemy, dan Dissection.

Selanjutnya, istilah Technical Metal muncul dengan dipelopori oleh grup-grup seperti Atheist, Cynic, Meshuggah, dan Death. Progressive Metal yang mencampurkan unsur-unsur tradisional dan lebih menekankan pada visualisasi juga mendapat perhatian. Kelompok-kelompok pionir dalam hal ini termasuk Pestilence, Opeth, Death, Novembre, serta mungkin Dream Theater, Queensryche, dan Fates Warning dalam ranah Progressive Metal.

Karakteristik Musik Metal

Tiap-tiap genre musik biasanya memanfaatkan instrumen atau perangkat musik yang tak sama satu sama lain. Sifat dari instrumen tersebut, mulai dari vokal, ritme, hingga metode bermain musik, akan berdampak pada gaya dan identitas musik yang diciptakan. Ini juga berlaku untuk metal, sebuah genre musik yang punya kekhasan tersendiri. Berikut adalah karakteristik umum dari musik metal.

Baca Juga :  Alat Musik Arumba Dimainkan dengan Cara? Ini Panduan Lengkapnya

1. Vokal Berkarakter Keras

Saat menghadapkan diri pada vokal berkarakter keras, seseorang dengan mudah dapat mengenali ciri khas dari genre musik yang tengah didengarkan. Penggunaan vokal yang kuat dan berenergi dalam musik metal bertujuan untuk menciptakan suasana yang menggelegar dalam karya musik tersebut, serta mampu menyampaikan emosi dengan kedalaman yang lebih besar. Tak jarang terdapat variasi vokal khusus yang lazim ditemui dalam lagu-lagu metal, seperti growl, scream, squeal, dan guttural.

2. Ritme Musik Berkecepatan Tinggi

Ciri khas dari genre musik metal adalah ritme yang cenderung berkecepatan tinggi. Kecepatan yang mencolok ini menghadirkan dorongan adrenalin yang kuat dan memberikan kesan dinamis serta penuh energi pada musik metal. Fenomena ini juga mampu merangsang respons emosional yang kuat pada pendengarnya.

Tak hanya itu, kecepatan ritme ini juga memberikan kesempatan kepada para musisi untuk memamerkan keterampilan bermain instrumen yang rumit. Meskipun demikian, terdapat subgenre dalam musik metal yang menonjolkan atmosfer yang lambat dan berat, seperti doom metal atau sludge metal.

3. Bunyi Gitar dan Bass yang Padat

Distorsi yang tegas pada gitar dan bass menghasilkan suara yang menggelegar dan penuh semangat, mencerminkan karakteristik kuat dan keras dari genre ini. Kedua instrumen ini menciptakan lapisan suara yang kental dan tangguh, memberikan kekuatan, tenaga, dan intensitas pada esensi musik metal.

Suara dari keduanya juga memberi kesempatan kepada anggota band untuk menghasilkan riff-riff yang kuat, rumit, dan berat, yang menjadi identitas khas genre ini. Bahkan, beberapa teknik permainan seperti palm muting, tapping, dan gallop picking muncul berkat fenomena ini.

4. Lirik yang Mengangkat Tema Khusus

Metal dikenal sebagai genre musik yang sering diartikan sebagai wadah alternatif, tempat para penyanyi dan penulis lirik dapat mengekspresikan gagasan-gagasan yang mungkin dianggap tabu atau kontroversial dalam masyarakat.

Lirik dalam musik metal bisa mengangkat beragam tema, mulai dari ketidakpuasan sosial, kegelapan, kematian, hingga isu-isu tentang kehidupan, perjalanan batin, perjuangan, kebebasan, atau masalah-masalah sosial dan politik.

Tema-tema khusus dalam lirik lagu metal juga bisa mencerminkan identitas budaya dari komunitas metal itu sendiri. Sebagai contoh, dalam genre power metal, sering kali diangkat tema-tema sejarah, mitologi, atau dunia fantasi.

Genre Musik Metal

Genre dalam dunia musik berfungsi sebagai metode klasifikasi dan identifikasi dari gaya atau sifat khusus sebuah komposisi musik. Musik metal sebagai salah satu jenisnya memiliki sekitar 24 subgenre. Berikut adalah daftar subgenre dalam musik metal beserta dengan contoh band yang mewakilinya:

Alternative metalLinkin Park, System of a Down, Korn, Slipknot, Incubus
Black metalBathory, Immortal, Mayhem, Darkthrone, Burzum, Emperor
Nu metalDeftones, Rage Against the Machine, Tool, Godsmack, Coal Chamber
Groove metalLamb of God, Pantera, Sepultura, Machine Head, Down, Soilwork, Exhorder, Gojira, Meshuggah, Prong
Rap metalRage Against The Machine, Linkin Park, Limp Bizkit, P.O.D, Hollywood Undead
Funk metalPrimus, Living Colour, Infectious Grooves, Faith No More, Red Hot Chili Peppers
Sludge MetalMastodon, Melvins, Crowbar, Acid Bath, Down, Neurosis, Alice In Chains, Eyehategod
MetalcoreTrivium, As I Lay Dying, Killswitch Engage, August Burns Red, Bullet For My Valentine
Speed metalMotörhead, Dragonforce, Blind Guardian, Helloween, Accept, Megadeth, Deep Purple
Melodic metalcoreTrivium, Bullet For My Valentine, Killswitch Engage, As I Lay Dying, Dreamshade, Mastodon
Industrial metalRammstein, Nine Inch Nails, Marilyn Manson, Ministry, Fear Factory
Progressive metalDream Theater, Opeth, Tool, Symphony X, Queensryche, Gojira
Power metalBlind Guardian, Helloween, Sabaton, Dragonforce, Stratovarius, Sonata Arctica, Hammerfall
Death metalDeath, Cannibal Corpse, Morbid Angel, Opeth, Carcass, Amon Amarath, Obituary, Deicide
Thrash metalMegadeth, Metallica, Slayer, Testament, Kreator, Anthrax, Overkill, Exodus, Sepultura
Doom metalCandlemass, Black Sabbath, Katatonia, Electric Wizard, My Dying Bride, Draconian, Swallow The Sun
Melodic death metalChildren Of Bodom, Dark Tranquility, Amon Amarth, Insomnium, Inflames, At The Gates, Arch Enemy, Kalmah
Neo-classical metalSymphony X, Dark Moor, Cacophony, Apocalyptica, Rhapsody Of Fire
Symphonic metalNightwish, Epica, Within Temptation, Kamelot, Delain, Rhapsody Of Fire, Sirenia
DeathcoreWhitechapel, Suicide Silence, Thy Art Is Murder, Carnifex, Chelsea Grin, Despised Icon
Gothic metalNightwish, Epica, Draconian, Tristania, Type O Negative, Within Temptation
German metalBlind Guardian, Rammstein, Kreator, Helloween, Obscura, Sodom, Destruction
Stoner metalBlack Sabbath, Electric Wizard, Sleep, Melvins, Acid Bath, High On Fire, Monster Magnet
War MetalBlasphemy, Conqueror, Beherit, Bestial Walrust
Folk metalEnsiferum, Eluveite, Korpiklaani, Wintersun, Tyr, Alestorm
Baca Juga :  Alat Musik Clavichord : Fungsi, Jenis dan Cara Bermainnya

Kesimpulan

Dalam perjalanan waktunya, pengertian musik metal telah mengalami banyak evolusi. Dari akarnya yang tumbuh dalam kebisingan dan pemberontakan, hingga beragam sub-genre yang kini memperkaya industri musik dunia, musik metal tetap menjadi salah satu bentuk ekspresi seni yang paling autentik dan bermakna. Meskipun seringkali dikaitkan dengan imej yang keras dan provokatif, esensi dari musik metal adalah sebuah perwujudan dari kebebasan berekspresi dan identitas.

Kekuatan musik ini tidak hanya terletak pada instrumen atau teknik vokal yang digunakan, tetapi juga pada kemampuannya untuk mempengaruhi, menginspirasi, dan bahkan merubah perspektif. Akhirnya, musik metal adalah lebih dari sekedar genre ia adalah budaya, identitas, dan bagi banyak orang, sebuah jalan menuju pembebasan diri.

Itulah ulasan dari empatpilar.com mengenai Pengertian Musik Metal, semoga mudah kalian pahami dan membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *