Standar Ukuran Pintu Rumah

Macam-Macam Standar Ukuran Pintu Rumah, Terlengkap

Posted on

Empat Pilar – Macam-Macam Standar Ukuran Pintu Rumah, Terlengkap. Pintu rumah adalah elemen penting dalam desain dan keamanan rumah. Memilih ukuran yang tepat untuk pintu rumah Kalian sangat penting agar pintu tersebut berfungsi dengan baik.

Dalam artikel ini, kami akan memberikan panduan lengkap tentang macam-macam standar ukuran pintu rumah. Kami akan menjelaskan berbagai ukuran yang umum digunakan serta memberikan saran tentang bagaimana memilih ukuran yang sesuai untuk rumah Kalian.

Baca terus untuk mendapatkan informasi terperinci dan berguna seputar macam-macam standar ukuran pintu rumah.

Apa Itu Pintu?

Pintu adalah suatu bukaan di dinding atau bidang yang memfasilitasi sirkulasi antar ruang yang dikelilingi oleh dinding atau bidang tersebut. Anda biasanya akan menemukan pintu di bangunan seperti rumah, tetapi pintu juga ada di kendaraan, lemari, dan sebagainya. Ada berbagai cara untuk membuka pintu, termasuk memutar, melipat, dan lainnya.

Material yang paling sering digunakan untuk membuat pintu adalah kayu, tetapi pintu juga bisa dibuat dari bahan lain seperti aluminium, besi, dan plastik PVC. Ada berbagai jenis pintu kayu, termasuk pintu yang terbuat dari kayu utuh dan pintu yang dikenal sebagai pintu flush atau engineering door, yang memiliki ruang hampa di dalamnya.

Pintu flush atau engineering door muncul sebagai alternatif pintu kayu solid, seiring dengan menurunnya ketersediaan kayu keras dari hutan alam dan peningkatan permintaan pintu seiring dengan pertumbuhan sektor perumahan.

Saat ini, pintu jenis ini lebih banyak digunakan di perumahan menengah ke bawah karena harganya yang lebih murah, desain yang beragam dan menarik, dan kekuatan yang bergantung pada proses produksi dan pemilihan bahan.

Fungsi Pintu

Pintu memiliki berbagai fungsi penting dalam bangunan, beberapa di antaranya adalah:

1. Akses Keluar-Masuk

Pintu adalah jalan utama untuk memasuki dan keluar dari sebuah ruangan atau bangunan. Ia berfungsi sebagai penghubung antar ruang dalam bangunan atau antara bangunan dan lingkungan luar. Dengan adanya pintu, kita dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan mudah dan cepat.

2. Sirkulasi Udara

Pintu juga berperan penting dalam sirkulasi udara di dalam ruangan. Pintu yang dibuka dapat memungkinkan udara segar masuk ke dalam ruangan dan udara kotor atau panas keluar dari ruangan. Ini sangat penting untuk menjaga kualitas udara dan suhu yang sehat dan nyaman di dalam ruangan.

3. Penerangan Alami

Meskipun pintu bukanlah sumber cahaya utama di dalam sebuah ruangan, pintu dengan desain tertentu seperti pintu kaca atau pintu dengan jendela kecil bisa membantu memberikan penerangan alami ke dalam ruangan. Ini dapat membantu menghemat energi dan menciptakan suasana ruangan yang lebih nyaman dan alami.

4. Keamanan dan Privasi

Pintu juga berfungsi sebagai penghalang fisik yang melindungi ruangan atau bangunan dari masuknya orang, hewan, atau objek yang tidak diinginkan. Pintu yang terkunci dapat memberikan rasa aman dan privasi untuk penghuninya.

5. Estetika

Selain fungsi-fungsi praktis, pintu juga memiliki fungsi estetika. Desain dan bahan pintu dapat menambah keindahan dan gaya dari sebuah bangunan. Pilihan pintu yang tepat dapat meningkatkan nilai estetika dan visual dari sebuah rumah atau bangunan.

Meskipun pintu dan jendela memiliki beberapa fungsi yang serupa seperti sirkulasi udara dan penerangan alami, pintu memiliki kelebihan dalam memberikan akses keluar-masuk dan privasi yang tidak dimiliki oleh jendela.

Macam-Macam Standar Ukuran Pintu Rumah

Selain desain eksterior, bentuk, bahan, dan dimensi pintu juga sangat signifikan dalam membentuk tampilan keseluruhan dari penampilan depan rumah sehingga menciptakan kesan yang mendalam. Ukuran pintu dipengaruhi oleh beragam faktor mulai dari luas rumah hingga fungsi dan tipe pintu.

Berikut adalah Macam-Macam Standar Ukuran Pintu Rumah yang berlaku, dari bagian depan rumah hingga beberapa kamar lainnya dan untuk berbagai jenis / model pintu:

1. Ukuran Pintu Rumah Depan

Secara umum, lebar pintu utama atau depan rumah berada dalam kisaran 60-100 cm, sementara tinggi minimum pintu rumah biasanya sekitar 200 cm atau 250 cm.

Namun, pada beberapa pintu di komplek perumahan dengan bangunan berukuran kecil, ukuran pintu depan biasanya dibuat lebih kecil namun tetap memenuhi standar, yaitu sekitar 90 x 210 cm.

Lebar pintu 90 cm ini dianggap cukup kecil, tetapi jika memang diperlukan untuk membuatnya lebih kecil, sangat tidak dianjurkan untuk membuatnya kurang dari 80 cm. Alasannya, selain akan terasa terlalu sempit, pintu dengan lebar kurang dari 80 cm juga akan menyulitkan pemilik rumah untuk memindahkan barang-barang berukuran besar masuk atau keluar rumah.

Baca Juga :  Apa Itu Analisis Deskriptif? Pengertian, Manfaat dan Cara Melakukannya

2. Ukuran Pintu Utama Rumah 2 Daun

Ukuran pintu yang tercantum sebelumnya hanya untuk model pintu dengan satu daun. Jika ukuran tersebut terasa kurang besar, Kalian dapat memilih model pintu dengan dua daun yang memiliki ukuran ideal sekitar 120 x 210 cm secara keseluruhan, sehingga masing-masing daun pintu memiliki ukuran sekitar 60 cm.

Selain memberikan lebih banyak ruang dan memudahkan akses keluar masuk, penggunaan model pintu dengan dua daun juga dapat meningkatkan tampilan fasad rumah menjadi lebih elegan.

Namun, jika ukuran rumah lebih kecil namun Kalian tetap menginginkan pintu dengan dua daun, tersedia juga ukuran yang lebih kecil sekitar 100 x 210 cm.

3. Ukuran Pintu Geser

Pintu dengan dua daun sering disebut juga sebagai pintu kupu tarung. Jika model ini tidak sesuai dengan preferensi Kalian, Kalian dapat memilih model pintu geser yang saat ini sedang populer.

Namun, umumnya pintu geser lebih cocok untuk digunakan di dalam ruangan daripada sebagai pintu utama atau pintu depan. Ukuran yang ideal untuk pintu geser adalah sekitar 210 cm x 80 cm, namun ukuran tersebut masih dapat disesuaikan dengan ukuran ruangan yang tersedia.

4. Ukuran Pintu Kamar Rumah

Ukuran standar untuk pintu kamar biasanya adalah 190 cm tinggi dan 80 cm lebar, meskipun ukuran ini lebih kecil dibandingkan pintu utama.

Akan tetapi, ukuran pintu kamar bisa disesuaikan, bisa lebih kecil dengan lebar minimum 75 cm atau lebih besar hingga sekitar 90 cm. Jika memilih lebar 90 cm, tinggi pintu juga perlu diubah dengan ukuran ideal sekitar 220 cm.

5. Ukuran Pintu Kamar Mandi

Pintu kamar mandi umumnya lebih kecil dibanding pintu kamar, apalagi pintu utama. Ukuran standar yang biasa ditemui adalah 70 cm lebar dan 180 cm tinggi.

Apabila pintu tersebut dibuat dari aluminium, ukurannya di pasaran biasanya lebih kecil, yaitu 40 cm x 180 cm. Di sisi lain, pintu kamar mandi yang terbuat dari PVC biasanya memiliki ukuran yang lebih besar, yaitu 72 cm x 220 cm.

6. Ukuran Pintu Rumah Minimalis

Ukuran pintu-pintu utama untuk rumah bergaya minimalis sebenarnya tidak jauh berbeda dengan ukuran standar yang sudah disebutkan tadi. Tapi karena model atau tampilan pintu pada rumah minimalis biasanya lebih ringkas, maka terkadang terlihat seolah ukurannya lebih kecil.

7. Ukuran Pintu Utama Rumah Mewah

Rumah mewah yang luas tidak selalu harus mengikuti standar ukuran pintu yang telah disebutkan sebelumnya. Ada banyak rumah mewah dengan pintu utama yang sangat besar dan memiliki desain yang tidak biasa, yang dibuat secara khusus. Bahkan, tinggi pintu tersebut bisa hampir setinggi dinding.

Secara umum, pintu utama rumah mewah memiliki ukuran yang lebih besar daripada pintu pada umumnya. Material yang digunakan untuk pintu rumah mewah juga seringkali dipilih khusus dan berbeda dengan pintu yang tersedia di pasaran.

8. Ukuran Pintu Rumah untuk Gudang

Pada dasarnya, ukuran pintu gudang dapat disesuaikan dengan ukuran gudang di setiap rumah. Namun, jika mengikuti standar yang ada, lebar pintu gudang biasanya berkisar antara 90 cm hingga 120 cm, sedangkan tinggi pintunya berkisar antara 190 cm hingga maksimal 250 cm.

Penting untuk tidak membuat pintu gudang lebih kecil dari ukuran minimal yang telah ditentukan, karena hal tersebut akan menyulitkan proses pengangkutan barang-barang yang akan disimpan atau dikeluarkan dari gudang, terutama jika barang-barang tersebut berukuran besar.

9. Ukuran Pintu Garasi di Rumah

Satu ruangan lain yang biasanya ada di dalam rumah adalah garasi, tempat untuk menyimpan kendaraan dan peralatan mekanik lainnya.

Pintu garasi dirancang lebih besar dari pintu-pintu lainnya untuk memudahkan pergerakan, terutama jika kendaraan yang dimiliki adalah mobil, sehingga mobil dapat keluar atau masuk dari garasi tanpa tergores oleh pintu.

Secara umum, ukuran pintu garasi minimal adalah sekitar 2,7 meter, tetapi dapat lebih lebar sesuai dengan kebutuhan. Jika terdapat beberapa kendaraan, misalnya dua mobil, maka ukuran pintu garasi perlu lebih lebar lagi, sekitar 4,5 meter atau bahkan 4,9 meter. Tinggi pintu garasi juga harus sesuai dengan lebar tersebut, yaitu sekitar 2,1 meter hingga 2,5 meter.

10. Ukuran Pintu Kaca untuk Akses ke Halaman Belakang

Ukuran pintu kaca untuk akses ke halaman belakang atau samping rumah umumnya menggunakan model sliding yang sangat cocok.

Model pintu ini juga ideal untuk ruangan yang sempit karena tidak membutuhkan banyak ruang saat dibuka, karena pintu tersebut akan digeser ke samping dan menempel langsung pada dinding.

Keuntungan lainnya adalah menciptakan ilusi ruangan yang lebih luas karena material kaca pada pintu memungkinkan cahaya matahari masuk, sehingga bagian dalam rumah terang pada siang hari tanpa perlu menggunakan lampu.

Ukuran standar dari pintu kaca model ini adalah sekitar 80 cm x 210 cm, namun dapat diperbesar sesuai kebutuhan dan ruang yang tersedia, misalnya menjadi 92 cm x 220 cm.

Cara Menentukan Tinggi Pintu Rumah

Setelah memahami Macam-Macam Standar Ukuran Pintu Rumah, nah selanjutnya untuk menentukan tinggi pintu rumah dapat dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti ukuran badan rata-rata orang yang akan melewati pintu tersebut, serta fungsi dan jenis ruangan yang akan dipasangi pintu.

Baca Juga :  Daftar Ukuran Baja Ringan : Pengertian dan Kelebihan Baja Ringan

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Pertimbangan Tinggi Badan Rata-Rata
    Rata-rata tinggi badan orang Indonesia berkisar antara 160cm – 180cm. Oleh karena itu, idealnya tinggi pintu harus dibuat lebih tinggi dari ukuran tersebut untuk memberikan ruang yang cukup. Standar ukuran pintu rumah biasanya adalah 210cm untuk ketinggian bersih daun pintu. Jika ditambah dengan kusen setebal 6cm, maka total tingginya menjadi 216cm.
  2. Pertimbangan Fungsi Ruangan
    Fungsi dan jenis ruangan juga menentukan lebar daun pintu. Untuk ruangan seperti ruang tamu, ruang tidur, ruang makan, ruang keluarga, dan dapur, lebar daun pintunya idealnya adalah 80cm. Jika ditambah dengan dua buah kusen kanan kiri setebal 2x6cm, maka total lebarnya menjadi 92cm. Sementara itu, untuk pintu kamar mandi, ukurannya bisa dibuat lebih kecil, yaitu 70cm. Meski demikian, membuatnya sama dengan pintu lainnya (80cm) juga tidak menjadi masalah.
  3. Pertimbangan Mobilitas Furnitur
    Pintu untuk ruang tamu, ruang tidur, dan ruangan lain yang mungkin memerlukan pergerakan furnitur sebaiknya dibuat lebih lebar. Hal ini memastikan bahwa furnitur dapat dimasukkan dan dikeluarkan dengan mudah dari ruangan tersebut.
  4. Pertimbangan Estetika
    Walaupun fungsi dan kepraktisan menjadi faktor utama dalam menentukan ukuran pintu, estetika juga perlu diperhatikan. Proporsi pintu dalam hubungannya dengan ukuran ruangan dan ketinggian dinding juga akan mempengaruhi tampilan akhir. Sehingga dalam hal ini, pertimbangan desainer interior juga sangat penting.
  5. Standar Teknik Konstruksi
    Selain faktor-faktor di atas, ada baiknya juga untuk mengacu pada standar teknik konstruksi yang berlaku. Misalnya, dalam peraturan bangunan di Indonesia, ada aturan tertentu mengenai ukuran minimal pintu untuk memastikan aksesibilitas dan keamanan penghuni.

Dengan mempertimbangkan semua faktor di atas, Anda bisa menentukan tinggi dan lebar pintu rumah yang paling tepat sesuai kebutuhan Anda.

Penutup

Sebagai penutup, empatpilar.com telah membahas secara mendalam berbagai macam standar ukuran pintu rumah. Memilih ukuran pintu yang tepat adalah elemen krusial dalam proses perencanaan dan desain rumah Anda. Memperhatikan faktor-faktor seperti ruangan, privasi, estetika, dan fungsi pintu dapat membantu Anda dalam menentukan ukuran pintu yang ideal.

Dengan memahami macam-macam standar ukuran pintu rumah, Anda tidak hanya memastikan estetika dan fungsionalitas rumah Anda, tetapi juga menjamin kenyamanan dan keamanan bagi semua penghuni rumah. Semoga artikel ini dapat menjadi referensi yang berguna dan membantu Anda dalam merencanakan dan mendesain rumah impian Anda. Selamat merancang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *