Kode Kecepatan Ban Mobil

Kode Kecepatan Ban Mobil dan Cara Membaca Ukuran Ban Mobil

Posted on

Empat Pilar – Kode Kecepatan Ban Mobil : Pahami dengan Baik. Ingin tahu apa itu Kode Kecepatan Ban Mobil dan mengapa itu penting? Baca artikel ini untuk panduan lengkap tentang Kode Kecepatan Ban Mobil, bagaimana itu berfungsi, dan mengapa kalian perlu memahaminya untuk keselamatan berkendara.

Ketika datang ke keselamatan berkendara, memahami Kode Kecepatan Ban Mobil merupakan hal yang sangat penting. Meskipun banyak pengemudi mungkin tidak menyadari, kode ini memiliki peran krusial dalam memastikan bahwa ban yang digunakan pada kendaraan sesuai dengan batas kecepatan yang aman. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan secara mendalam tentang Kode Kecepatan Ban Mobil, mengapa ini penting untuk kalian ketahui, dan bagaimana kode ini berkontribusi pada keselamatan kalian di jalan raya.

Pengertian Dasar Ban

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ban adalah komponen yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Ban merupakan struktur yang terbuat dari bahan karet, serat nylon/kawat, dan beberapa bahan kimia lainnya yang kemudian diisi dengan udara. Selain itu, ban berfungsi sebagai pendukung utama dari seluruh beban kendaraan, mencakup berat kendaraan itu sendiri, pengemudi, penumpang, dan juga barang yang diangkut oleh kendaraan.

Oleh karena itu, ban memiliki spesifikasi yang beragam sesuai dengan perannya masing-masing. Contohnya, ban motor dan ban mobil akan berbeda dengan ban untuk alat berat seperti ban truk, ban loader, ban crane, ban forklift, atau ban compactor. Perbedaan ini didasarkan pada banyak faktor, termasuk jenis medan yang dilalui, beban yang diangkut, jarak tempuh, kecepatan yang ingin dicapai, dan faktor-faktor lainnya.

Kode Kecepatan Ban Mobil

Berikut adalah Kode Kecepatan Ban Mobil yang bisa kalian pahami :

1. Jenis Ban Mobil (P)

Biasanya, kode pada ban diawali dengan huruf “P,” yang menandakan jenis mobil. Kode “P” pada ban mobil memiliki makna “Penumpang,” yaitu mobil yang digunakan untuk mengangkut penumpang.

Selain huruf “P,” terdapat juga kode huruf lain seperti ST, LT, dan T. Kode “ST” mengacu pada Special Trailer, “LT” mengacu pada Light Truck, dan “T” memiliki arti Temporary atau sementara. Seperti namanya, ban dengan kode “T” digunakan secara temporary, sebagai ban cadangan yang sebaiknya tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama.

2. Lebar Tapak Ban (205)

Selanjutnya, terdapat angka 205 yang mengikuti kode “P,” yang menunjukkan lebar tapak ban dalam satuan milimeter. Ini berarti mobil harus menggunakan ban dengan lebar tapak 205 milimeter.

3. Rasio Ketinggian Ban dalam Satuan Milimeter (65)

Tidak hanya meliputi jenis ban mobil dan lebar tapaknya, terdapat juga rasio ketinggian ban dalam satuan milimeter. Kode ini terletak setelah garis miring yang mengikuti lebar tapak ban.

Contohnya, dengan rasio ketinggian ban sebesar 65 MM, ketinggian ban akan menjadi 65 persen dari lebar tapaknya, yaitu 205 MM. Jadi, 65 persen dari 205 milimeter sama dengan 133,2 milimeter.

4. Tipe Konstruksi Ban (R)

Kemudian, terdapat kode tipe konstruksi ban “R.” Kode ini mengindikasikan bahwa ban menggunakan konstruksi lapisan Radial yang umumnya digunakan pada kendaraan penumpang untuk penggunaan sehari-hari.

Selain “R,” terdapat juga jenis ban lain seperti tipe bias atau diagonal, serta tipe RFT atau Run Flat Tire/Tyre.

5. Diameter Velg Mobil (15)

Yang tak kalah pentingnya, terdapat angka yang menggambarkan diameter velg mobil. Oleh karena itu, kode “R” pada ban mobil diikuti oleh angka, seperti 15 atau 16, dan seterusnya.

Ini berarti, sebagai contoh, jika ada kode R14, itu menunjukkan bahwa ban tersebut hanya cocok dipasangkan pada velg mobil yang memiliki diameter 14 inci.

Baca Juga :  Cara Kerja Motor Starter : Pengertian dan Komponennya

6. Kapasitas Beban Ban (95)

Kode ini mengindikasikan berapa beban maksimum yang dapat dipegang oleh ban mobil. Kapasitas beban maksimum ini dinyatakan dalam angka puluhan yang mengikuti ukuran diameter ban.

Sesuai peraturan, angka seperti 95 menunjukkan bahwa kendaraan yang menggunakan ban dengan kode tersebut mampu menanggung beban total penumpang hingga 670 kg.

Seperti bagian lainnya, kode ini juga tunduk pada variasi peraturan. Semakin besar angkanya, semakin besar pula kemampuan ban dalam mengangkut penumpang atau beban.

7. Kode Kecepatan Ban Mobil (H)

Terakhir, terdapat satu huruf yang memberikan informasi tentang batasan kecepatan yang bisa dicapai oleh mobil. Jika terdapat huruf H, maka itu menandakan bahwa kecepatan maksimal saat menggunakan ban adalah 210 kilometer per jam.

Kode kecepatan memiliki variasi, seperti Q dengan batas kecepatan maksimal 160 km/jam, S 180 km/jam, T 190 km/jam, U 200 km/jam, H 210 km/jam, V 240 km/jam, W 270 km/jam, Y 300 km/jam, dan Z 240 km/jam.

Cara Membaca Ukuran Ban Mobil

Kode yang tertera pada telapak ban berisi informasi mengenai spesifikasi ban, seperti ukuran tekanan, bentuk, tahun produksi ban, ukuran velg, beban maksimum, dan batas kecepatan maksimum.

Mengetahui cara membaca ukuran ban mobil akan memudahkan kalian dalam memilih ban sesuai kendaraan dan perawatan agar tetap layak digunakan. Berikut panduan singkat cara membaca kode ban mobil agar tidak salah pilih saat mengganti ban :

1. Tiga digit pertama berfungsi sebagai kode ketebalan

Dalam menjelaskan cara membaca dimensi ban mobil, kita akan menggunakan contoh kode 205/65R15 95H. Pada awal kode tersebut, terdapat angka 205. Angka-angka pertama dalam kode tersebut menunjukkan ketebalan dinding ban dalam milimeter ketika dipasang pada pelek.

2. Dua digit setelah garis miring mewakili rasio ban

Setelah tiga digit pertama, AutoFamily akan menemukan garis miring yang berfungsi sebagai pemisah dalam kode. Dua digit yang terletak setelah garis miring, yaitu 65 (205/65R15 95H), merupakan rasio ban. Kode rasio ban ini mengindikasikan persentase ketinggian ban dibandingkan dengan lebarnya.

3. Huruf di tengah kode mewakili jenis konstruksi ban

Tidak hanya terdiri dari angka, kode dimensi ban juga mencakup huruf yang terletak di bagian tengah dan akhir. Huruf yang terletak di tengah kode, seperti huruf R, adalah kode yang mewakili jenis konstruksi ban. Kode huruf R ini merupakan singkatan dari istilah “radial”.

4. Dua digit setelah huruf adalah kode lebar diameter

Melanjutkan ke dua angka yang muncul setelah huruf, yaitu 15 (205/65R15 95H), adalah kode yang menunjukkan lebar dan diameter velg ban dalam satuan inci. Cara membaca ukuran ban mobil ini cukup sederhana. Untuk mengetahui diameter velg ban, Anda hanya perlu memeriksa dua angka yang berada setelah huruf di tengah. Semakin besar angka tersebut, semakin besar ukuran velg yang dipasang pada ban.

5. Dua digit terakhir adalah kode batas beban tumpuan

Tetap menggunakan contoh kode 205/65R15 95H untuk menjelaskan cara membaca ukuran ban, mari fokus pada dua angka terakhir sebelum kode huruf. Dua angka ini, yaitu 95, adalah kode yang menunjukkan batas beban tumpuan yang dapat ditangani oleh setiap ban. Jika ban mobil AutoFamily memiliki kode angka 95 sebagai batas beban tumpuan, artinya ban tersebut mampu menahan beban tumpuan total sebesar 690 kg. Berikut beberapa contoh kode batas beban tumpuan dan berat total yang dapat ditangani:

  • Kode 70 mengartikan beban maksimal 335 kg
  • Kode 75 mengartikan beban maksimal 387 kg
  • Kode 80 mengartikan beban maksimal 450 kg
  • Kode 90 mengartikan beban maksimal 600 kg
  • Kode 100 mengartikan beban maksimal 800 kg

6. Satu huruf terakhir adalah kode speed rating

Langkah terakhir dalam membaca ukuran ban mobil adalah mengamati huruf terakhir. Pada kode 205/65R15 95H, huruf H mengindikasikan kode speed rating. Ban dengan kode H menandakan bahwa ban tersebut memiliki batas kecepatan maksimum hingga 210 km/jam. Selain H, terdapat berbagai kode batas kecepatan lainnya seperti J, Q, S, T, U, V, W, dan Y. Huruf J melambangkan batas kecepatan maksimum paling rendah, yaitu 100 km/jam, sementara huruf Y melambangkan batas kecepatan maksimum tertinggi, yaitu 300 km/jam.

Baca Juga :  Daftar 72 Harga Sewa Motor di Bali Terbaru : Harian, Mingguan & Bulanan

Kesimpulan

Dengan demikian, tidak dapat disangkal bahwa pemahaman mengenai Kode Kecepatan Ban Mobil memiliki peran yang sangat krusial dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan berkendara. Melalui pengkodean yang jelas dan sistematis, pengemudi dapat dengan mudah memahami batasan kecepatan yang sesuai untuk setiap jenis ban mobil.

Penting untuk diingat bahwa Kode Kecepatan Ban Mobil bukanlah sekadar aturan yang mengikat, tetapi juga sebuah panduan yang membantu kita menjaga stabilitas kendaraan dan keselamatan pengguna jalan.

Dengan mematuhi kode tersebut, kita turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman bagi semua pihak. Sehingga, mari kita terus tingkatkan kesadaran akan pentingnya Kode Kecepatan Ban Mobil demi perjalanan yang lancar dan bebas risiko.

Itu saja uraian secara lengkap yang bisa empatpilar.com bahas mengenai Kode Kecepatan Ban Mobil. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *