Oli Kental Untuk Motor Tua

5 Rekomendasi Oli Kental Untuk Motor Tua Yang Bagus & Sesuai

Posted on

Empat Pilar – 5 Rekomendasi Oli Kental Untuk Motor Tua Yang Bagus & Sesuai. Apakah Kalian memiliki motor tua yang sering digunakan? Jika ya, maka Kalian perlu memilih oli kental yang tepat untuk menjaga mesin motor Kalian tetap sehat dan awet.

Namun, dengan begitu banyaknya merek dan jenis oli yang tersedia, mungkin sulit untuk memilih yang tepat. Oleh karena itu, artikel ini akan memberikan rekomendasi oli kental untuk motor tua Kalian.

Kalian juga akan menemukan tips dan saran berguna tentang cara memilih oli kental yang tepat, menjaga mesin motor tetap sehat, dan memperpanjang umur mesin motor Kalian.

Mengenal Oli Mesin

Oli mesin, atau yang juga dikenal sebagai minyak pelumas mesin, berfungsi untuk melumasi mesin.

Ada berbagai macam oli mesin yang tersedia, tergantung pada jenis penggunaan mesin yang membutuhkan oli yang sesuai untuk meningkatkan usia pakai mesin atau untuk mengawetkannya.

Pada dasarnya, semua jenis oli memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai bahan pelumas agar mesin dapat berjalan dengan mulus dan bebas dari gangguan.

Oli juga berfungsi sebagai pendingin dan penyekat. Oli mengandung lapisan-lapisan halus yang berfungsi untuk mencegah terjadinya benturan antara logam dengan logam komponen mesin sekecil mungkin, sehingga dapat mencegah goresan atau keausan.

Namun, untuk beberapa keperluan tertentu, oli mesin perlu memiliki sejumlah fungsi tambahan pada aplikasi khusus dan fungsi tertentu.

Sebagai contoh, mesin diesel umumnya beroperasi pada kecepatan rendah tetapi memiliki temperatur yang lebih tinggi dibandingkan dengan mesin bensin.

Mesin diesel juga memiliki kondisi yang lebih mudah menyebabkan oksidasi oli, penumpukan deposit, dan perkaratan pada logam-logam bearing.

Oleh karena itu, oli mesin yang digunakan pada mesin diesel harus memenuhi persyaratan khusus.

Jenis Oli Kental Untuk Motor Tua Yang Bagus

Kami ingin membahas penggunaan jenis oli kental untuk motor tua. Sebelumnya, banyak yang berpendapat bahwa motor tua harus menggunakan jenis oli kental karena pada zaman dahulu teknologi oli masih belum begitu baik, sehingga harus menggunakan jenis oli yang tingkat kekentalannya tinggi.

Namun, dengan berkembangnya zaman dan teknologi pada oli mesin, jenis oli yang tidak terlalu kental juga masih bagus digunakan untuk berbagai macam tipe motor tua, seperti misalnya motor Honda CB 100.

Oleh karena itu, penggunaan oli kental untuk jenis-jenis motor tua tersebut hanyalah mitos atau tidak benar.

Bagi Kalian yang masih ingin menggunakan jenis oli kental untuk beberapa motor tua yang Kalian miliki, kami akan memberikan beberapa rekomendasi oli kental yang bisa Kalian pilih atau gunakan untuk motor tua Kalian.

1. Evalube 4T Runner 20W-40

Oli Evalube 4T Runner adalah jenis oli dengan tingkat kekentalan gKalian yang dapat digunakan untuk motor 4 tak.

Oli Evalube ini terbuat dari base oil berkualitas tinggi dan dicampur dengan beberapa bahan aditif, seperti detegent, anti-gesek, anti-oksidan, anti-karat, dan anti-busa.

Oli ini mampu meminimalkan keausan pada komponen-komponen dalam mesin akibat gesekan yang terjadi, sehingga umur pakai mesin menjadi lebih tahan lama.

Selain itu, oli ini juga dapat menjaga suhu mesin tetap stabil berkat teknologi multi grade yang dimilikinya.

Harga oli Evalube 4T juga sangat terjangkau, hanya sekitar Rp 22 ribu saja.

2. Castrol Go 4T 20W-40

 

Oli selanjutnya yang akan dibahas adalah Castrol Go, sebuah oli motor dengan formula perlindungan endapan yang dapat melindungi penumpukan endapan karbon sehingga mesin dapat dinyalakan dengan lebih cepat dan hKalianl.

Oli ini terbuat dari basis oli mineral berkualitas tinggi, sehingga sangat cocok digunakan untuk motor 4 tak.

Dilengkapi dengan teknologi Trizone yang akan melindungi mesin dari keausan dan menjaga suhu tetap stabil.

Harga oli Castrol Go juga masih terjangkau, berkisar antara Rp 27 ribu hingga Rp 38 ribu per liter.

Baca Juga :  Tips, Cara Jumper Aki Mobil yang Soak dengan Baik dan Benar

3. AHM Oli MPX 3 20W-40

Oli AHM Oil MPX 3 adalah pilihan berikutnya yang dapat digunakan untuk motor tua.

Diproduksi oleh Astra Honda Motor, oli ini memiliki tingkat kekentalan 20W-40 dan dilengkapi dengan teknologi Engine Protection Technology yang dapat menjaga setiap bagian mesin motor.

Oli AHM Oil MPX 3 sangat cocok digunakan untuk motor tua dan motor sport karena tingkat kekentalannya yang tinggi, sehingga sangat cocok untuk motor yang memiliki beban kerja berat. Namun, oli ini juga cocok digunakan untuk motor bebek.

Harga AHM Oil MPX 3 lebih tinggi dari dua oli sebelumnya. Untuk kapasitas 800 ml, harga oli ini sekitar Rp 37 ribu dan untuk kapasitas 1 liter, harganya sekitar Rp 41.500.

4. Yamalube Silver Oil 20W-40

Yamalube Silver Motor Oil adalah jenis oli yang diproduksi oleh Yamaha dan dirancang khusus untuk tipe motor Yamaha moped (underbone).

Tipe motor ini membutuhkan perlindungan dan perawatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan tipe motor lainnya.

Beberapa keunggulan Yamalube Silver Oil antara lain melindungi mesin dari korosi dan karat, menjaga dan membersihkan endapan dalam mesin, serta memiliki stabilitas daya oksidasi yang tinggi sehingga menjaga tingkat kekentalan oli.

Namun, harga oli Yamalube Silver tergolong cukup mahal seperti harga oli Honda, yaitu sekitar Rp 38 ribu untuk kapasitas 800 ml.

5. Federal UltraTec 20W-50

Oli Federal UltraTec dibuat khusus untuk motor bebek dan motor sport dengan kapasitas mesin yang tinggi, baik karburator maupun injeksi.

Oli ini mampu melindungi mesin dari gesekan dan menjaga suhu mesin tetap stabil.

Harga oli Federal UltraTec terjangkau, dengan harga sekitar Rp 27 ribu untuk kapasitas 800 ml dan Rp 31 ribu untuk kapasitas 1 liter.

Tips Merawat Motor Antik atau Motor Tua

Setelah mengetahui Oli Kental Untuk Motor Tua, dan membeli motor antik, perawatan yang teliti sangat diperlukan untuk menjaga kondisi mesin tetap berfungsi normal.

Berikut ini adalah beberapa tips merawat motor antik yang bisa dilakukan kalian :

1. Rajin ganti oli

Karena mekanisme mesin motor antik tidak serumit motor modern, perawatannya tidak terlalu merepotkan.

Namun, penting bagi Sahabat untuk memperhatikan oli yang digunakan.

Meskipun jarang dipakai, Sahabat tetap perlu mengganti oli secara berkala, setidaknya setiap 3 bulan sekali. Hal ini dilakukan agar oli tidak mengendap dan mengental karena kurang bersirkulasi.

2. Rutin dipanaskan

Selain rutin mengganti oli, penting bagi Sahabat untuk memanaskan motor antik secara teratur. Kebiasaan ini berguna untuk menjaga kondisi mesin tetap normal dan berfungsi dengan baik.
Dengan memanaskan mesin secara rutin, oli akan bersirkulasi dan melumasi bagian dalam mesin, sehingga dapat mencegah kerusakan yang mungkin terjadi.

3. Perhatikan pengapian

Salah satu masalah umum pada motor tua atau antik adalah kesulitan dalam menyalakannya, yang bisa disebabkan oleh sistem pengapian.

Oleh karena itu, penting bagi Sahabat untuk menjaga kelistrikan motor tersebut. Terutama, bagi motor tua yang menggunakan sistem platina, perlu disetel agar dapat berfungsi normal.

Namun, jika Sahabat ingin menghindari repot, bisa mempertimbangkan untuk mengganti sistem pengapian menjadi CDI yang minim masalah.

4. Pemeriksaan ekstra untuk jarak jauh

Motor tua dan antik memerlukan pemeriksaan ekstra jika ingin digunakan untuk perjalanan jarak jauh, yang berbeda dengan motor modern.

Namun sebenarnya, motor tua tidak disarankan untuk digunakan untuk touring, Sahabat.

Jika Sahabat tetap ingin menggunakan motor tua tersebut untuk touring, perlu dilakukan beberapa pemeriksaan, seperti sistem pengapian, kelistrikan, karburator, oli, rem, rantai, roda, lampu, dan semua komponen lainnya.

5. Kuras cairan

Tips penting lainnya adalah melakukan pengurasan cairan dengan benar, terutama bagi Sahabat yang tidak berniat menggunakan motor antiknya dalam waktu yang cukup lama.

Oleh karena itu, sebaiknya semua cairan dalam motor tua, seperti bensin dan oli mesin, dikuras.

Bensin yang dibiarkan terlalu lama di dalam tangki dapat menjadi basi, begitu juga dengan oli yang tidak bersirkulasi selama waktu yang lama, sehingga bisa mengendap dan mengental serta merusak mesin.

Setelah dilakukan pengurasan, jangan lupa untuk mengisi ulang saat akan menghidupkan motor lagi.

Baca Juga :  Ciri Water Pump Radiator Motor Rusak : Pahami dengan Baik

Kesimpulan

Setelah mengulas berbagai jenis oli kental untuk motor tua, dapat disimpulkan bahwa pemilihan oli yang tepat sangatlah penting untuk menjaga kesehatan mesin motor.

Dalam hal ini, rekomendasi oli kental untuk motor tua yang bagus adalah yang memiliki viskositas yang sesuai dengan spesifikasi motor, memiliki kandungan aditif yang cukup, serta telah teruji dan terbukti memberikan perlindungan yang baik untuk mesin.

Dengan menggunakan oli kental yang tepat dan melakukan perawatan mesin secara teratur, Kalian dapat memperpanjang umur mesin motor tua Kalian dan menghindari kerusakan yang tidak diinginkan.

Jangan lupa untuk selalu memeriksa dan mengganti oli secara rutin sesuai dengan jadwal yang disarankan agar motor tetap dalam kondisi yang prima.

Demikian bahasan dari empatpilar.com mengenai Oli Kental Untuk Motor Tua. Semoga bermanfaat Kata Pencarian Terpopulerhttps://www empatpilar com/oli-kental-untuk-motor-tua/,oli mesin yang kental,Oli pelumas mesin yang kentel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *