Pengertian Kabel Ties

Pengertian Kabel Ties : Fungsi dan Jenisnya Secara Lengkap

Posted on

Empat Pilar – Pengertian Kabel Ties : Fungsi dan Jenisnya Secara Lengkap. Temukan informasi terlengkap tentang Pengertian Kabel Ties : Fungsi dan Jenisnya Secara Lengkap. Pelajari lebih lanjut tentang apa itu kabel ties, berbagai jenisnya, dan bagaimana menggunakannya secara efisien dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah pembahasan lengkap tentang Pengertian Kabel Ties : Fungsi dan Jenisnya Secara Lengkap. Kita akan mulai dengan pengertian, kemudian melanjutkan dengan berbagai fungsi dan jenisnya.

Jadi, apa sebenarnya Pengertian Kabel Ties : Fungsi dan Jenisnya Secara Lengkap? Kabel ties, juga dikenal sebagai zip ties atau tie wraps, adalah tipe ikatan atau alat pengikat yang sering digunakan dalam berbagai aplikasi, mulai dari rumah tangga hingga industri.

Mari kita bahas fungsi dari kabel ties. Penggunaan utama dari kabel ties adalah untuk mengikat dan mengamankan kabel atau kawat, dan sering digunakan dalam berbagai industri.

Sejarah Kabel Ties

Kabel ties, juga dikenal sebagai Ty-Rap, pertama kali ditemukan oleh Robert M. Thomas dan Hobart D. Betts, dua desainer peralatan listrik asal Amerika, pada tahun 1958. Inovasi ini awalnya dirancang untuk mengikat dan menyusun kawat dan kabel pada perusahaan pembuat pesawat terbang.

Konsep asli dari penemuan ini berasal dari Maurus C. Logan, yang menjabat sebagai Wakil Presiden Penelitian dan Pengembangan di perusahaan yang sama, pada tahun 1956.

Logan menyadari bahwa manajemen kabel pada pesawat terbang adalah suatu tugas yang sangat kompleks dan detil.

Dia yakin bahwa pasti ada metode yang lebih sederhana untuk mengatur dan merapikan kabel-kabel ini daripada menggunakan alat pengikat lain yang kurang tahan lama dan berpotensi menimbulkan bahaya.

Sebagai solusi, Logan mulai melakukan eksperimen dengan berbagai peralatan dan bahan. Pada 24 Juni 1958, upaya ini membuahkan hasil, dan kabel ties dengan merek Ty-Rap akhirnya diperkenalkan ke publik.

Pengertian Kabel Ties

Kabel ties, apa sebenarnya itu? Salah satu metode efisien untuk merapikan kabel adalah dengan menggunakan kabel ties. Ini adalah sejenis kabel yang dirancang khusus sebagai alat pengikat atau perekat kabel.

Dikenal juga dengan sebutan tyraps atau zip ties, kabel ties biasanya dibuat dari bahan nilon, meskipun ada juga yang terbuat dari stainless steel.

Anda dapat dengan mudah menemukan kabel ties di toko-toko perlengkapan listrik, elektronik, atau bahan bangunan. Secara penampilan, kabel ties terlihat sederhana dan mungkin tidak begitu impresif.

Jika dibandingkan dengan tali rafia, kabel ties mungkin tampak lebih dapat diandalkan, tetapi tampaknya tidak sekuat tali tambang atau alat pengikat lain yang tampak lebih kokoh dan tangguh.

Namun, jangan terkecoh oleh desainnya yang sederhana. Kabel ties memiliki daya ikat yang sangat kuat.

Keunggulan ini berasal dari proses pembuatannya menggunakan teknik injection moulding, yang membuat kabel ties menjadi sangat tahan lama dan tidak mudah putus. Bahkan, kabel ties bisa digunakan sebagai borgol untuk tujuan keamanan.

Fungsi dari Kabel Ties Secara Umum

Setelah memahami Pengertian Kabel Ties, berikutnya adalah Fungsi dari Kabel Ties Secara Umum, bisa kalian pahami dengan baik :

1. Penjepit Kabel

Fungsi utama penjepit kabel adalah sebagai pengikat. Salah satu penggunaannya yang paling umum adalah untuk mengikat kabel.

Ketika bekerja dengan instalasi listrik dan terdapat banyak kabel yang terjalin, kabel-kabel tersebut dapat diatur dengan rapi menggunakan penjepit kabel Inscom.

Kabel-kabel dengan warna atau arah yang serupa dapat diikat bersama-sama sehingga terlihat lebih teratur dan mengurangi risiko korsleting.

Sebagai pengikat kabel, penjepit kabel tidak akan merusak kabel itu sendiri, sehingga Anda tidak perlu khawatir saat menggunakan penjepit kabel untuk mengikat kabel.

2. Penjepit Selang Rem

Selang rem pada mobil dan sepeda motor biasanya terletak di bagian bawah dan kadang-kadang menjadi terlalu longgar, yang dapat menimbulkan risiko kerusakan, seperti terkena banjir atau tergenang air saat hujan.

Dengan menggunakan penjepit kabel, selang rem dapat diikat dengan rapi dan tidak mudah terlepas, sehingga terhindar dari paparan air dan kerusakan.

Selain itu, penggunaan penjepit kabel untuk mengikat selang rem juga membantu menjaga selang rem tetap teratur dan mudah dijangkau saat dibutuhkan.

3. Penjepit Cop Busi

Cop busi merupakan komponen penting dalam sistem pembakaran pada motor dan mobil, sehingga perlu dijaga agar tetap teratur dan tidak mudah terlepas.

Jika cop busi terlepas, kendaraan dapat mati tiba-tiba dan sulit dihidupkan kembali. Tentu saja, hal ini bisa menyebabkan kesulitan bagi pengguna. Untuk mencegah hal tersebut, penggunaan penjepit kabel menjadi solusi yang tepat.

Baca Juga :  √ Pengertian Project Control : Tugas dan Tanggung Jawab Secara Lengkap

Dengan mengikat cop busi menggunakan penjepit kabel, cop busi dapat dijaga dengan rapi dan tidak mudah terlepas atau jatuh. Hal ini juga membantu menjaga cop busi tetap teratur dan mudah diakses saat diperlukan.

4. Penahan Karburator

Pada motor drag, karburator jenis klem sering digunakan, terutama untuk kapasitas di atas 200 cc. Getaran yang kuat saat mesin dinyalakan dapat menyebabkan karburator terlepas dari intake karet.

Oleh karena itu, penggunaan penjepit kabel sangat bermanfaat. Dengan menggunakan penjepit kabel untuk mengunci tubuh karburator ke baut penahan kepala silinder, karburator tidak mudah terlepas atau jatuh, bahkan saat mesin dinyalakan.

Tabel Ukuran Kabel Ties

Berikut adalah Tabel Ukuran Kabel Ties yang perlu kalian ketahui :

Ukuran Kabel Ties
9 mm × 550 mm
7.2 mm × 550 mm
7.2 mm × 500 mm
7.2 mm × 400 mm
4.8 mm × 500 mm
4.8 mm × 400 mm
4.8 mm × 300 mm
4.8 mm × 250 mm
4.8 mm × 200 mm
4.8 mm × 150 mm
3.6 mm × 400 mm
3.6 mm × 300 mm
3.6 mm × 250 mm
3.6 mm × 200 mm
2.5 mm × 250 mm
2.5 mm × 200 mm
2.5 mm × 150 mm
2.5 mm × 100 mm

Jenis-Jenis Kabel Ties

Nah masih dalam pembahasan Pengertian Kabel Ties, selain terbuat dari bahan stainless steel, kabel ties juga dapat dibuat khusus menggunakan bahan nylon atau polimer. Bahan nylon atau polimer ini memiliki karakteristik fisik yang baik dan memiliki beberapa keunggulan. Keunggulan polimer tersebut antara lain:

  • Keseimbangan yang baik.
  • Kekakuan sedang.
  • Tahan terhadap suhu tinggi.

Selain itu, polimer juga memiliki ketahanan yang baik terhadap abrasi dan gesekan, sehingga sangat cocok digunakan sebagai alat pengikat.

Kabel ties tidak hanya memiliki variasi ukuran dan warna, tetapi juga tersedia dalam berbagai jenis yang berbeda. Berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis kabel ties:

1. Kabel Ties Standar

Jenis pertama adalah kabel ties tipe stKalianr. Kabel dengan tipe stKalianr memiliki karakteristik khusus, yaitu dilengkapi dengan pengikat dan bagian yang berfungsi sebagai pengunci.

Untuk kabel ties jenis stKalianr, biasanya tersedia dalam berbagai ukuran bundel antara 14 mm hingga 360 mm. Selain itu, kabel ties jenis ini juga memiliki kekuatan loop tarik mulai dari 8 kg hingga 144 kg.

2. Kabel Ties Mounted Head

Jenis kabel ties ini memiliki kekuatan bundel antara 20 hingga 60 kg. Kabel tipe mounted head memiliki tampilan yang stKalianr dengan desain lubang yang memudahkan proses pemasangan dan penguncian beberapa kabel sekaligus.

Kabel tipe mounted head adalah salah satu jenis kabel ties yang populer dan sering digunakan. Penggunaannya bervariasi, seperti dipasang pada panel, dinding kendaraan, sasis, dan sebagainya.

3. Kabel Ties Self Adhesive

Seperti namanya, kabel ties tipe self adhesive dirancang khusus dengan adanya dua dudukan yang terpisah.

Kelebihan dari jenis ini adalah kemudahan penggunaan ketika akan digunakan.

4. Kabel Ties Releasable

Kabel ties jenis ini populer karena dapat digunakan berulang kali. Salah satu keunggulannya adalah kemampuan untuk membuka dan memasang kembali kabel sesuai kebutuhan. Kabel ini dapat digunakan berulang kali selama masih dalam kondisi baik dan tidak rusak.

5. Kabel Ties Push Mount

Kabel ties tipe push mount memiliki desain fleksibel. Ties ini sudah dilengkapi dengan lubang pemasangan yang memungkinkan Kalian menguncinya tanpa menggunakan alat bantu tambahan.

Selain itu, ties jenis ini juga dilengkapi dengan lubang bor, sehingga kabel dapat terkunci dengan kuat pada tempatnya dan tidak mudah terlepas.

6. Kabel Ties Stainless

Kabel jenis stainless biasanya digunakan untuk keperluan otomotif di lingkungan yang keras. Kabel dengan bahan nylon mungkin tidak cocok untuk digunakan dalam kondisi tersebut. Oleh karena itu, kabel yang terbuat dari bahan stainless adalah pilihan yang tepat untuk keperluan tersebut.

Kabel stainless ini juga tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 200 mm hingga 360 mm. Lebarnya berkisar antara 4,5 mm hingga 7,9 mm.

7. Kabel Ties Double Head

Seperti namanya, kabel ties double head memiliki dua bagian kabel yang terpisah. Kabel tersebut harus disatukan agar dapat digunakan sebagai alat pengikat.

Meskipun terdiri dari dua bagian yang terpisah, kabel tipe double head tetap fleksibel dan mudah digunakan. Kalian dapat menggunakan alat pengikat ini secara mandiri tanpa bantuan alat tambahan lainnya.

Cara Memakai dan Membuka Kabel Ties

Jika dilihat dengan cepat, kabel ties memiliki bentuk yang sederhana. Namun, benda ini dapat berfungsi sebagai alat pengikat yang kuat.

Bagi yang sudah terbiasa menggunakan kabel ties, mungkin tidak akan menghadapi banyak kesulitan dalam menggunakannya.

Namun, ada beberapa orang yang masih awam dan belum mengetahui cara menggunakan kabel ties.

Mari kita lihat tips tentang cara memasang dan membuka kabel ties berikut ini:

1. Cara Memasang Kabel Ties

Untuk mengetahui cara memasang kabel ties, ikuti langkah-langkah pemasangan berikut:

  • Ambil ujung kabel ties yang berlawanan dengan lubang pengunci.
  • Masukkan ujung kabel tersebut ke dalam lubang pengunci yang telah disediakan.
  • Tarik kabel dengan panjang sesuai kebutuhan.
  • Untuk membuatnya terlihat rapi, potonglah ujung kabel yang tersisa.
Baca Juga :  Pengertian dan Fungsi Ergonomis Secara Lengkap

2. Cara Membuka Kabel Ties

Setelah mengetahui cara menggunakan kabel ties, mungkin Anda juga perlu mengetahui cara membuka atau melepaskan simpul kabel ties.

Berikut ini adalah langkah-langkah cara membuka kabel ties:

  • Ambil kabel ties yang terikat.
  • Siapkan sebuah jarum atau benda runcing lainnya yang memiliki ujung tipis dan pipih.
  • Masukkan ujung alat tersebut ke bagian bawah lubang pengunci.
  • Kemudian, sedikit tekan titik penguncian agar ujung kabel ties sedikit terangkat.
  • Setelah itu, kabel dapat dilepaskan dengan mudah.

Tips Memilih Kabel Ties Yang Bagus

Sudah memahami Pengertian Kabel Ties kan? selanjutnya di pasaran, Kalian dapat dengan mudah menemukan berbagai merek, jenis, dan ukuran kabel ties. Meskipun memiliki bentuk dan fungsi yang serupa, penting untuk diketahui bahwa setiap kabel ties memiliki kualitas yang berbeda-beda.

Kabel ties berkualitas tinggi akan memberikan kekuatan yang lebih kuat untuk mengikat dan menegangkan benda secara otomatis.

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Kalian gunakan saat memilih kabel ties :

1. Tentukan Ukuran yang Tepat

Pilih kabel ties dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan Kalian. Pastikan kabel ties memiliki panjang yang cukup untuk mengelilingi semua kabel yang akan Kalian ikat, tetapi tidak terlalu panjang sehingga terlihat berlebihan.

2. Pilih Material yang Tahan Lama

Pilih kabel ties yang terbuat dari bahan yang tahan lama dan tidak mudah rusak. Banyak kabel ties yang terbuat dari nylon atau polipropilen yang kuat dan tahan terhadap cuaca ekstrem.

3. Cari Kabel Ties yang Dapat Dilepas

Cari kabel ties yang dilengkapi dengan fitur pelepasan sehingga Kalian dapat membukanya tanpa harus memotongnya. Fitur ini sangat berguna jika Kalian perlu sering membuka atau mengubah posisi kabel ties.

4. Pilih Warna yang Sesuai dengan Lingkungan

Pilih kabel ties dengan warna yang cocok dengan lingkungan atau kebutuhan Kalian. Beberapa warna populer untuk kabel ties adalah hitam, putih, dan hijau.

5. Pertimbangkan Harga

Harga juga merupakan faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih kabel ties. Namun, jangan terlalu fokus hanya pada harga yang rendah.

Sebagai gantinya, pertimbangkan juga kualitas dan fitur yang ditawarkan oleh kabel ties. Beberapa kabel ties yang murah mungkin tidak memiliki fitur yang sama seperti kabel ties yang lebih mahal, seperti fitur pelepasan atau bahan yang lebih tahan lama.

Penutup

Dalam artikel ini, empatpilar.com telah menggali secara mendalam tentang Pengertian Kabel Ties, fungsi, dan jenis-jenis kabel ties.

Kabel ties, suatu alat sederhana namun memiliki peran penting dalam berbagai sektor. Perannya dalam merapikan kabel, mengamankan barang, hingga menjadi solusi dalam berbagai situasi darurat membuktikan bahwa kabel ties memang tidak bisa dianggap remeh.

Setiap jenis kabel ties memiliki karakteristik dan kegunaan yang berbeda, memahami jenis-jenisnya akan memudahkan kita dalam memilih kabel ties yang paling sesuai dengan kebutuhan kita. Dengan demikian, kita dapat mengoptimalkan fungsi dari kabel ties tersebut.

Semoga artikel mengenai Pengertian Kabel Ties ini, dapat membantu Kalian untuk lebih mengenal dan memahami penggunaan kabel ties dalam kehidupan sehari-hari.

Karena sesungguhnya, pengetahuan sederhana seperti ini bisa sangat bermanfaat ketika situasi mengharuskan.

Akhir kata, jangan pernah meremehkan kegunaan dari suatu barang, karena meskipun tampak sederhana, barang tersebut bisa jadi memiliki peran yang sangat vital, seperti halnya kabel ties.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *