Pengertian Peltier

Pengertian Peltier : Manfaat dan Kelebihannya Secara Lengkap

Posted on

Empat Pilar – Pengertian Peltier : Manfaat dan Kelebihannya Secara Lengkap. Tidak ada yang mengalahkan keajaiban fisika saat berbicara tentang penemuan yang telah mempengaruhi hidup kita.

Salah satu contohnya adalah efek Peltier, penemuan yang telah membawa kemajuan signifikan dalam teknologi pendinginan. Dalam artikel ini, kita akan melihat pengertian Peltier, manfaat, dan kelebihannya.

Efek Peltier adalah fenomena fisika yang digunakan untuk mengubah perbedaan suhu menjadi energi listrik dan sebaliknya. Ini dikenal sebagai elemen Peltier atau modul Peltier.

Pada 1834, seorang ilmuwan Prancis bernama Jean Charles Athanase Peltier menemukan efek ini. Dalam penemuannya, ia menemukan bahwa ketika arus listrik melewati persimpangan dua konduktor yang berbeda, panas ditransfer dari satu konduktor ke konduktor lainnya.

Modul Peltier bekerja berdasarkan prinsip yang dikenal sebagai efek Peltier. Saat arus listrik melewati dua konduktor yang berbeda, suhu pada persimpangan tersebut berubah. Salah satu sisi menjadi panas, sementara sisi lain menjadi dingin.

Pengertian Peltier

Peltier, juga dikenal sebagai Thermo-Electric Cooler (TEC), adalah sebuah komponen yang berbentuk lempengan dan digunakan untuk menciptakan efek panas dan dingin pada suatu alat tertentu.

Meskipun banyak orang mengasosiasikan Peltier dengan sebuah alat, sebenarnya Peltier adalah efek yang dihasilkan oleh sebuah komponen kelistrikan. Untuk memudahkan penyebutan efek tersebut, banyak orang menggunakan istilah “alat pendingin”. Sementara itu, komponen yang mampu menghasilkan efek tersebut disebut TEC.

TEC menerima aliran tegangan listrik yang menghasilkan efek dingin di satu sisi dan efek panas di sisi lain secara simultan. TEC akan memindahkan panas yang ada di sisi dingin ke sisi lainnya, yang merupakan tempat di mana panas tersebut dikeluarkan.

Peltier Adalah Sebuah Efek Bukan Alat

Banyak yang mengira Peltier adalah sebuah alat, padahal sebenarnya Peltier adalah efek yang dihasilkan oleh sebuah komponen elektronika.

Oleh karena itu, untuk memudahkan penyebutan komponen tersebut, Peltier lebih dikenal sebagai alat pendingin.

Komponen elektronika yang menghasilkan efek Peltier disebut Thermo Electric Cooler (TEC) atau sering disingkat TEC.

Dengan susunan tertentu, aliran tegangan listrik pada komponen ini dapat menghasilkan efek panas di satu sisi dan dingin di sisi lain secara bersamaan.

Hal ini terjadi karena TEC berfungsi sebagai penggerak panas dari sisi dingin ke sisi tempat panas keluar.

Istilah “Peltier” digunakan sebagai penghormatan kepada J.C.Athanase Peltier, penemu efek dingin dan panas pada komponen ini.

Cara kerja TEC adalah dengan mengalirkan listrik melalui tipe semikonduktor yang positif ke tipe yang negatif melalui logam konduktor.

Aliran listrik ini menyebabkan salah satu sisi yang terhubung dengan tipe negatif menjadi dingin.

Sementara itu, sisi lain yang terhubung dengan tipe positif menjadi tempat panas keluar.

Pada sisi yang dingin, suhu dingin yang diinginkan dapat diatur dengan tegangan yang sesuai.

Bagian ini sering dimanfaatkan untuk membuat alat pendingin manual dengan bantuan peralatan lainnya.

Prinsip Kerja Peltier (TEC)

Setelah membahas Pengertian Peltier, selanjutnya Efek Peltier adalah fenomena fisika yang dijelaskan oleh Jean Charles Athanase Peltier pada tahun 1834. Prinsip kerja Peltier atau Peltier Effect mengacu pada perubahan panas atau dingin yang terjadi ketika arus listrik melalui dua bahan yang berbeda.

Dalam elemen Peltier, atau Thermoelectric Cooler (TEC), ini bekerja dengan memanfaatkan efek Peltier.

Bahan yang digunakan biasanya semikonduktor, yang diatur dalam bentuk array yang saling terhubung antara dua pelat alumunium atau keramik.

Saat arus listrik melewati rangkaian semikonduktor ini, panas dipindahkan dari satu sisi elemen Peltier ke sisi yang lain, menciptakan perbedaan suhu antara dua sisi.

Proses ini berjalan sebagai berikut:

  • Arus listrik dimasukkan ke dalam elemen Peltier.
  • Saat arus melalui sambungan antara dua semikonduktor, panas dihasilkan atau diserap, tergantung arah arus.
  • Jika arah arus dibalik, panas yang dipindahkan juga berbalik.

Sisi yang menyerap panas menjadi dingin, sedangkan sisi yang melepaskan panas menjadi panas.

Dengan demikian, elemen Peltier dapat digunakan untuk mendinginkan atau memanaskan, tergantung pada arah arus.

Elemen Peltier banyak digunakan dalam berbagai aplikasi pendinginan dan pemanasan, seperti pendinginan komputer, pendinginan makanan dan minuman, serta di sektor medis dan ilmiah.

Baca Juga :  Pengertian Sensor Suhu : Cara Kerja dan Jenisnya Secara Lengkap

Namun, efisiensi mereka dibatasi oleh efisiensi konversi termoelektrik dan hambatan termal dari material.

Sehingga, dalam beberapa aplikasi, mereka mungkin tidak seefisien metode pemanasan dan pendinginan tradisional.

Penggunaan Efek Peltier Pada Berbagai Benda

Setelah memahami Pengertian Peltier, lalu efek dingin ini dapat dimanfaatkan di satu sisi dengan efek panas yang ada di sisi lain. Kombinasi efek tersebut dapat dimanfaatkan di berbagai alat elektronik yang mempunyai cara kerja manual.

Meskipun kapasitasnya tidak terlalu besar, efek ini dapat memberikan manfaat, terutama dalam pembuatan berbagai alat elektronik, antara lain:

1. Kulkas Mini

Salah satu alat elektronik ini memiliki fungsi sebagai pembeku dan pendingin. Dengan bantuan efek dingin, Kamu dapat membuat kulkas mini versi buatan sendiri secara manual.

Sebelum merakit kulkas mini, Kamu perlu memahami tegangan yang diperlukan agar kulkas dapat menghasilkan efek pembekuan.

Untuk menjadikan zat cair membeku, kulkas mini memerlukan tegangan minimal 60 watt. Jika tegangan yang digunakan kurang dari itu atau sama, kulkas mini hanya akan memberikan efek pendinginan.

Penggunaan thermal paste juga penting dalam pembuatan kulkas mini ini untuk mengalirkan panas dari peltier. Thermal paste membantu menjaga suhu prosesor tetap dingin dan stabil.

Jika prosesor menjadi terlalu panas dan tidak stabil, dapat menyebabkan kerusakan pada alat elektronik yang menggunakan prosesor tersebut.

2. Alat untuk Menetaskan Telur

Penerapan teknologi TEC juga dapat digunakan dalam pembuatan alat penetas telur. Telur dapat menetas dengan baik ketika kelembaban udara dan suhu diatur sesuai dengan kondisi pengeraman yang diperlukan.

Dengan menggunakan teknologi TEC, jumlah telur yang dapat ditetaskan dapat lebih banyak dan proses penetasan dapat berlangsung lebih cepat.

Alat penetas telur terdiri dari dua bagian utama, yaitu tempat penempatan telur atau mekanisme yang umumnya terbuat dari tripleks.

Bagian lainnya adalah ruang elektrik yang dilengkapi dengan pengontrol suhu dan elemen pemanas. Ruang elektrik ini memanfaatkan teknologi TEC untuk membantu dalam proses penetasan telur.

3. Pendingin untuk Prosesor

Terdapat berbagai macam alat pendingin untuk prosesor yang menggunakan efek peltier dan dapat dibeli secara online. Bagaimana cara menggunakannya?

Teknologi TEC dapat membantu dalam mendinginkan prosesor, sejalan dengan penggunaan heatsink dan kipas.

Untuk dapat memanfaatkan teknologi ini, langkah pertama yang perlu Kamu lakukan adalah memahami tegangan yang diperlukan.

Setelah itu, Kamu dapat menyesuaikan efektivitas alat pendingin yang akan Kamu buat untuk prosesor. Biasanya, prosesor membutuhkan pendingin dengan suhu antara -50°C hingga 80°C.

Dengan mengombinasikan penggunaan pendingin prosesor, heatsink, kipas prosesor, dan teknologi TEC, prosesor dapat bekerja secara lebih stabil dan dalam suhu yang rendah.

Hasilnya, perangkat elektronik yang menggunakan prosesor tersebut dapat beroperasi dengan lebih optimal.

Kelebihan dan Kekurangan TEC

Setelah pembahasan Pengertian Peltier kurang lengkap rasanya kalo tidak membahas kelebihan dan kekurangannya. Alat penghasil efek Peltier atau yang dikenal sebagai Thermoelectric Cooler (TEC) memang menawarkan berbagai manfaat.

Teknologi ini memiliki beberapa kelebihan yang memungkinkannya digunakan dalam berbagai aplikasi, namun juga ada beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan.

Mari kita perluas penjelasan tentang kelebihan dan kekurangan dari TEC ini.

1. Kelebihan TEC

  • Praktis dan Berukuran Kecil:
    Keuntungan pertama dari TEC adalah ukurannya yang kecil dan praktis. Ini berarti perangkat ini bisa dipasang di berbagai tempat dengan batasan ruang, sehingga menjadikannya solusi pendinginan yang efektif untuk perangkat elektronik kecil dan portabel.
  • Pemasangan Mudah:
    TEC tidak memerlukan prosedur pemasangan yang rumit. Proses instalasi biasanya cukup sederhana dan tidak memerlukan banyak waktu, sehingga menjadikannya pilihan yang baik bagi mereka yang membutuhkan solusi pendinginan cepat dan mudah.
  • Tidak Memerlukan Dukungan Mekanik Yang Rumit:
    TEC bekerja tanpa memerlukan dukungan mekanik yang kompleks atau besar. Ini berarti perangkat ini lebih sederhana dan lebih mudah dikelola dibandingkan dengan sistem pendingin tradisional.
  • Fleksibilitas Penggunaan:
    TEC bisa diterapkan di berbagai perangkat pendingin yang bersifat portable, termasuk kulkas mini, pendingin laptop, dan lainnya. Ini memberikan fleksibilitas yang besar dalam penggunaannya.
  • Durabilitas:
    Selama penanganan panas dan pemberian tegangan serta arus dilakukan sesuai dengan yang telah ditentukan, TEC tidak mudah rusak. Ini berarti perangkat ini bisa bertahan lama dan tahan terhadap penggunaan berulang.
Baca Juga :  Pengertian Wattmeter : Fungsi dan Cara Menggunakannya

2. Kekurangan TEC

  • Batas Kemampuan Pendinginan:
    Meskipun TEC menawarkan kemudahan penggunaan dan pemasangan, kemampuan pendinginan perangkat ini masih terbatas. Ini berarti TEC mungkin tidak cukup efektif untuk aplikasi yang membutuhkan pendinginan tingkat tinggi.
  • Efisiensi Rendah:
    TEC memiliki efisiensi yang cukup rendah, hanya sekitar 10-15%. Ini berarti perangkat ini membutuhkan lebih banyak energi untuk mendinginkan dibandingkan dengan teknologi pendinginan lainnya. Hal ini bisa menjadi pertimbangan penting, terutama untuk aplikasi yang membutuhkan penggunaan energi yang efisien.

Secara keseluruhan, TEC adalah teknologi yang menawarkan beberapa manfaat yang signifikan, tetapi juga memiliki beberapa batasan.

Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan spesifik dan kondisi sebelum memilih untuk menggunakan TEC sebagai solusi pendinginan Kamu.

Kesimpulan

Sebagai penutup, teknologi Peltier telah membawa revolusi dalam dunia teknologi pendinginan. Pengertian Peltier yang merujuk pada prinsip termoelektrik ini, menunjukkan bahwa efisiensi, kehandalan, dan fleksibilitas dapat menjadi acuan dalam berbagai aplikasi, mulai dari industri hingga bidang ilmu pengetahuan.

Manfaat dan kelebihan Peltier telah membuktikan bahwa penemuan inovatif dapat membuka pintu untuk solusi yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Melalui pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik tentang prinsip dan aplikasi Peltier, kita dapat lebih memanfaatkan teknologi ini dan berpotensi mendorong batas-batas penemuan teknologi di masa depan.

Beradaptasi dengan perkembangan teknologi seperti Peltier adalah langkah penting menuju kemajuan dan keberlanjutan.

Mungkin itu saja uraian secara lengkap yang bisa empatpilar.com berikan kepada kalian mengenai Pengertian Peltier. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *