Cara Kerja Kipas Angin Listrik

Pahami, Cara Kerja Kipas Angin Listrik dan Komponennya

Posted on

Empat Pilar – Pahami, Cara Kerja Kipas Angin Listrik dan Komponennya. Kipas angin listrik merupakan salah satu perangkat elektronik yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Fungsinya yang sederhana namun efektif membuatnya menjadi solusi yang populer untuk mengatasi panas dan membuat ruangan terasa lebih nyaman.

Tetapi, tahukah Kalian bagaimana cara kerja kipas angin listrik dan komponennya yang memungkinkan kesejukan menyegarkan ini? Dalam artikel ini, kita akan membahas dengan rinci cara kerja kipas angin listrik dan komponennya serta menjawab beberapa pertanyaan umum seputar topik ini.

Kipas Angin Adalah

Kipas angin digunakan untuk menciptakan aliran udara. Fungsinya umumnya adalah untuk mendinginkan udara, menyegarkan udara, ventilasi (exhaust fan), dan mengeringkan (biasanya menggunakan komponen penghasil panas). Kipas angin juga dapat ditemukan dalam mesin penyedot debu dan berbagai ornamen untuk dekorasi ruangan.

Kipas angin umumnya dibedakan menjadi dua jenis, yaitu kipas angin tradisional seperti kipas angin tangan, dan kipas angin listrik yang digerakkan oleh tenaga listrik.

Perkembangan kipas angin semakin beragam dalam hal ukuran, posisi penempatan, dan fungsinya. Ukuran kipas angin mulai dari kipas angin mini (kipas angin listrik yang dipegang tangan dan menggunakan energi baterai), kipas angin yang digunakan di unit CPU komputer seperti kipas angin untuk mendinginkan prosesor, kartu grafis, power supply, dan casing.

Kipas angin tersebut berfungsi untuk menjaga suhu udara agar tidak melewati batas suhu yang ditetapkan. Kipas angin juga dipasang pada alas atau tatakan laptop untuk mengalirkan udara dan membantu kipas laptop dalam mendinginkan suhu laptop tersebut.

Kecepatan hembusan kipas angin dapat dikendalikan dengan tiga cara, yaitu menggunakan pemutar, tali penarik, atau remote control.

Perputaran baling-baling kipas angin dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu sentrifugal (udara mengalir searah dengan poros kipas) dan axial (udara mengalir sejajar dengan poros kipas).

Komponen Kipas Angin

Performa kipas angin sangat tergantung pada komponen-komponennya beserta fungsi masing-masing. Berikut adalah komponen-komponen penting pada kipas angin beserta fungsinya:

1. Motor Listrik

Motor listrik merupakan komponen utama dalam kipas angin. Fungsinya adalah menggerakkan baling-baling kipas dengan menggunakan aliran listrik yang diterima dari kapasitor.

2. Kapasitor

Kapasitor berfungsi untuk menyimpan arus listrik yang digunakan dalam menggerakkan baling-baling kipas. Kapasitor meningkatkan torsi motor kipas sehingga memungkinkan motor berputar dengan cepat.

Kapasitor tetap berada dalam sirkuit sampai kipas mencapai kecepatan yang telah ditetapkan. Setelah kecepatan melebihi 75 persen dari kecepatan maksimal kipas, kapasitor akan terputus secara langsung dari aliran listrik. Ukuran kapasitor biasanya berkisar antara 1,5 μF hingga 3 μF.

3. Poros

Poros merupakan batang logam yang sebagian besar terbuat dari baja ringan. Komponen ini menghubungkan langit-langit dengan housing (bagian terluar) pada kipas. Poros juga berperan dalam mengalirkan arus listrik ke lilitan kawat pada motor.

4. Gulungan Kawat

Gulungan kawat juga dikenal sebagai penghantar pada struktur yang tidak rata seperti kumparan. Gulungan ini memiliki resistansi yang sangat rendah. Fungsi utama komponen ini adalah mengubah arus listrik menjadi medan magnet.

5. Bilah Kipas

Bilah kipas memiliki fungsi untuk menarik udara dari luar dan menghembuskannya kembali ke arah yang berlawanan. Umumnya, bilah kipas pada kipas angin terbuat dari bahan ringan seperti kipas agar dapat berputar dengan mudah.

6. Pelindung

Semua jenis kipas (kecuali kipas langit-langit) umumnya dilengkapi dengan pelindung berupa kisi-kisi atau teralis yang terbuat dari kawat. Fungsi teralis ini adalah melindungi bilah kipas dari kontak dengan benda-benda dari luar.

7. Penutup Mesin

Penutup mesin berfungsi sebagai pelindung sekaligus tempat bagi motor listrik. Penutup mesin umumnya terbuat dari bahan yang dapat mengisolasi panas.

Baca Juga :  Skema Spul Kipas Angin : Lengkap dengan Cara Menyambungnya

8. Panel Kontrol

Panel kontrol adalah kumpulan tombol-tombol yang berfungsi untuk mengoperasikan kipas angin. Tombol-tombol ini biasanya meliputi tombol daya, pengatur kecepatan, pengatur gerakan (swing), dan juga pengatur waktu (timer).

Cara Kerja Kipas Angin Listrik

Cara kerja kipas angin melibatkan konversi energi listrik menjadi energi gerak. Kipas angin menggunakan sebuah dinamo listrik yang bertugas mengubah energi listrik menjadi energi gerak.

Di dalam dinamo listrik tersebut terdapat sebuah kumparan besi yang dapat bergerak dan sepasang magnet U yang tetap diam. Ketika arus listrik mengalir melalui kawat yang terlilit di dalam kumparan besi, kumparan besi akan menjadi magnet.

Magnet tersebut menghasilkan gaya putar secara berkala. Hal ini disebabkan oleh sifat magnet yang saling tolak-menolak pada kutubnya, sehingga terjadi gaya tolak-menolak antara sepasang magnet dan kumparan besi yang menyebabkan gerakan berputar.

Gerakan putaran ini kemudian dialirkan ke baling-baling, sehingga menghasilkan aliran udara yang menyegarkan.

Kecepatan putaran baling-baling dapat diatur sesuai dengan tegangan listrik yang digunakan. Semakin tinggi tegangan, maka semakin cepat baling-baling akan berputar.

Berdasarkan penjelasan di atas, kita bisa merumuskan mekanisme Cara Kerja Kipas Angin Listrik sebagai berikut:

  1. Saat kipas angin dihubungkan dengan sumber listrik dan tombol power dinyalakan, arus listrik akan mengalir menuju dinamo penggerak yang berisi kumparan besi dan sepasang magnet U pada bagian statis.
  2. Arus listrik yang mengalir ke dinamo penggerak ini lalu akan mengalirkan kumparan besi, menghasilkan gaya elektromagnetik.
  3. Dari adanya gaya elektromagnetik ini, kumparan besi dan sepasang magnet U akan mengalami gaya penolakan antar kedua kutubnya.
  4. Gaya penolakan ini selanjutnya menciptakan gaya rotasi yang berulang-ulang.
  5. Gaya rotasi ini akan memicu baling-baling kipas angin yang terhubung pada poros kumparan besi untuk berputar.
  6. Kecepatan putaran baling-baling bisa disesuaikan dengan besarnya arus tegangan listrik. Artinya, jika arus listrik semakin besar, putaran baling-baling kipas angin akan menjadi semakin cepat.

Cara Membersihkan Kipas Angin

Setelah memahami Cara Kerja Kipas Angin Listrik, nah selanjutnya jangan lupa untuk membersihkan kipas angin juga. Berikut adalah Cara Membersihkan Kipas Angin, pahami dengan baik :

  1. Lepaskan kabel dari sumber listrik terlebih dulu, dan pastikan kipas angin benar-benar terlepas dari aliran listrik. Langkah ini sangat penting untuk mencegah terjadinya korsleting saat proses pembersihan. Setelah itu, biarkan selama beberapa waktu untuk meredakan panas pada mesin.
  2. Persiapkan peralatan yang diperlukan untuk membersihkan kipas angin. Alat yang harus ada antara lain kain lap (kering dan basah), obeng, sabun, spons, dan sapu untuk membersihkan debu yang jatuh.
  3. Sebelum memulai proses pembersihan, lepaskan dulu penutup baling-baling dengan membuka sekrup menggunakan obeng.
  4. Setelah penutup baling-baling terlepas, langkah berikutnya adalah pembersihan. Untuk memudahkan proses, anda dapat merendam penutup baling-baling secara keseluruhan dengan menggunakan keran air atau shower.
  5. Setelah penutup baling-baling bersih, lanjutkan dengan membersihkan baling-baling kipas angin. Tahap ini sangat vital, karena debu biasanya menumpuk pada bagian ini.
  6. Langkah berikutnya dalam proses membersihkan kipas angin adalah menyucikan bagian belakang, kepala, dan seluruh tubuh kipas angin. Saat membersihkan bagian ini, hilangkan debu yang menumpuk dengan lap kering, kemudian bersihkan lagi dengan lap basah. Setelah itu, keringkan bagian tersebut dengan kain kering.
  7. Jika semua komponen sudah bersih dan juga kering, anda bisa merakit kembali penutup baling-baling. -Jika anda mengalami kesulitan dalam memasang bagian ini, mintalah bantuan kepada orang lain. -Pastikan untuk merakit bagian ini dengan benar dan hati-hati untuk mencegah kerusakan pada kipas angin.

Penutup

Dalam artikel ini, empatpilar.com telah membahas secara detail tentang cara kerja kipas angin listrik serta komponen-komponennya.

Mulai dari fungsi motor listrik sebagai penggerak utama, baling-baling yang merespon putaran motor untuk menghasilkan hembusan udara, hingga saklar yang berperan dalam mengontrol kecepatan dan arah angin.

Semoga dengan membaca artikel ini, pengetahuan Kalian tentang Cara Kerja Kipas Angin Listrik menjadi lebih luas dan bermanfaat.

Baca Juga :  Arti Warna Kabel Dinamo Mesin Cuci : Semua Model Terlengkap

Ingatlah bahwa pemahaman kita tentang teknologi sehari-hari seperti kipas angin listrik, bisa membantu kita membuat keputusan yang lebih baik dan bijaksana dalam kehidupan sehari-hari.

Selamat belajar dan tetap semangat dalam menggali pengetahuan baru!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *