Pengertian Drafter

√ Pengertian Drafter : Jenis Serta Tugas dan Tanggung Jawab Drafter

Posted on

Empat Pilar –Pengertian Drafter : Jenis Serta Tugas dan Tanggung Jawab Drafter. Dalam dunia desain dan konstruksi, drafter adalah individu yang memiliki peran penting dalam menghasilkan gambar teknik yang akurat dan rinci.

Mereka menggunakan perangkat lunak desain khusus untuk membuat blueprints, sketsa teknis, dan dokumen visual lainnya yang digunakan oleh arsitek, insinyur, dan pekerja konstruksi.

Artikel ini akan mengulas secara mendalam tentang pengertian drafter, jenis-jenisnya, tugas-tugas yang diemban, prospek kerja yang ada, serta kemampuan yang dibutuhkan untuk menjadi seorang drafter yang sukses.

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang jenis-jenis drafter dan tugas-tugas yang mereka lakukan, mari kita memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan drafter secara umum.

Pengertian Drafter

Drafter adalah seorang teknisi teknik yang bertanggung jawab dalam pembuatan gambar atau rencana teknis yang terperinci untuk berbagai hal seperti mesin, bangunan, elektronik, infrastruktur, dan sebagainya.

Dalam melaksanakan tugasnya, seorang drafter menggunakan perangkat lunak komputer dan juga melakukan sketsa manual untuk mengubah desain, rencana, dan tata letak yang telah dibuat oleh insinyur dan arsitek menjadi serangkaian gambar teknis yang lengkap.

Jika seorang arsitek bertanggung jawab dalam merancang suatu bangunan, maka tugas seorang drafter adalah menggambarkannya dengan lebih detail, terutama pada aspek interior.

Sebelum adanya perangkat lunak seperti AutoCAD yang digunakan di komputer atau laptop untuk menggambar teknik arsitektur, seorang drafter biasanya menggambar secara manual dengan menggunakan alat-alat gambar tradisional.

Beberapa alat yang umum digunakan antara lain meja gambar, penggaris, pensil, penghapus, dan peralatan gambar lainnya.

Hingga saat ini, ada juga yang masih melakukan gambar manual sebagai bagian dari proses pembelajaran di sekolah-sekolah, termasuk SMK dan universitas.

Sebelum memulai pekerjaannya, seorang drafter biasanya melakukan pertemuan dengan klien untuk mendiskusikan keinginan dan kebutuhan klien.

Seluruh keinginan tersebut kemudian akan dicatat dan dijadikan acuan oleh drafter dalam merancang gambar teknis yang memenuhi kebutuhan klien, sambil tetap memperhatikan anggaran yang dimiliki oleh klien.

Tugas dan Tanggung Jawab Drafter

Drafter adalah orang yang akan membantu arsitektur dalam menjalankan tugasnya. Hal ini tentu membuat seorang Drafter memiliki tugas dan tanggung jawab tersendiri di dalam setiap proyek yang sedang ditangani.

Setelah memahami Pengertian Drafter, nah selanjutnya penting untuk memahami berbagai tugas dan tanggung jawab ini dengan baik, terutama bagi yang tertarik untuk berkarir di bidang yang satu ini.

A. Tugas-tugas Drafter

Berikut ini adalah beberapa tugas yang biasanya dikerjakan oleh seorang Drafter:

1. Analisis Proyek

Drafter melakukan analisis mendalam terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan proyek yang ditangani. Hal ini mencakup peninjauan aturan bangunan, peraturan hukum yang berlaku, kebutuhan ruang atau lokasi, dokumen teknis, dan laporan-laporan lain yang diperlukan untuk menentukan desain arsitektur yang paling tepat.

2. Penyusunan Layout Bangunan

Drafter bertanggung jawab untuk menyusun layout bangunan dan membuat perencanaan terkait aturan ruangan interior yang ditangani. Proses ini melibatkan pemilihan dan penempatan elemen-elemen desain seperti dinding, jendela, pintu, dan lainnya.

3. Menggunakan CAD

Drafter seringkali menggunakan software Computer Aided-Drafting (CAD) atau teknik drafting konvensional untuk menciptakan berbagai desain, bentuk, dan diagram, termasuk gambar pengukuran dan catatan-catatan terkait.

4. Membuat Desain Detil

Drafter membuat desain perencanaan kasar dan detil seperti struktur pondasi, denah lantai, dan gambar-gambar lainnya. Proses ini dilakukan berdasarkan konsep, sketsa, perhitungan teknis, dan berbagai data pendukung lainnya.

5. Koordinasi Desain

Drafter mengupayakan koordinasi desain struktur bangunan dan sistem Mechanical Electrical (ME), termasuk menentukan metode presentasi yang paling efektif untuk merepresentasikan proyek secara visual. Tujuan dari koordinasi ini adalah agar gambar dan desain yang dihasilkan mudah dipahami oleh semua pihak yang berkepentingan.

B. Tanggung Jawab Drafter

Berikut adalah beberapa tanggung jawab yang diemban oleh seorang Drafter:

1. Konsultasi Desain

Sebagai seorang profesional di bidangnya, Drafter berperan aktif dalam memberikan layanan konsultasi terkait desain dan dekorasi ruangan. Mereka menggunakan pengetahuan dan keterampilan mereka untuk memberikan saran yang berarti dan membantu klien membuat keputusan yang tepat berdasarkan preferensi dan kebutuhan mereka.

Baca Juga :  Cara Menggunakan Nebulizer Omron NE-C101 dengan Baik dan Benar

2. Pengawasan Pelaksanaan Dekorasi

Drafter juga bertanggung jawab untuk mengawasi pelaksanaan dekorasi ruangan untuk memastikan bahwa semuanya berjalan sesuai dengan rencana. Mereka memantau proses kerja, memastikan kualitas pengerjaan, dan memastikan bahwa desain yang dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan oleh klien.

3. Perencanaan Dekorasi Ruangan

Drafter membuat perencanaan dekorasi interior yang komprehensif. Ini mencakup pengaturan pencahayaan, pemilihan desain wallpaper atau cat dinding, pemilihan furnitur, aksesoris dan elemen dekoratif lainnya. Perencanaan ini dilakukan berdasarkan brief dari klien dan tentunya harus sesuai dengan estetika, fungsi, dan anggaran yang telah ditentukan.

4. Koordinasi dengan Pihak Lain

Drafter juga harus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk arsitek, insinyur, kontraktor, dan klien. Koordinasi ini penting untuk memastikan bahwa semua pihak memahami dan bekerja sesuai dengan rencana dan spesifikasi desain.

5. Pemeliharaan Dokumentasi

Selain itu, Drafter juga bertanggung jawab untuk menjaga dan memelihara dokumentasi proyek, termasuk sketsa, gambar kerja, dan laporan. Dokumentasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa semua aspek proyek terlacak dan dapat ditinjau kembali jika diperlukan di masa depan.

Jenis-Jenis Drafter

Sebelum mengambil keputusan untuk bekerja sebagai seorang drafter, sangat penting untuk mengenali jenis-jenis drafter yang ada.

Masih dalam pembahasan Pengertian Drafter, berikutnya adalah beberapa jenis drafter yang perlu kalian ketahui:

1. Architectural Drafters

Seperti namanya, architectural drafter bertanggung jawab dalam menggambar teknik untuk arsitektur dalam pembuatan suatu bangunan atau gedung. Mereka menciptakan rencana bangunan yang detail dan akurat, termasuk denah lantai, potongan melintang, dan elevasi bangunan.

2. Civil Drafters

Civil drafters bekerja pada proyek-proyek sipil seperti pembuatan topografi, peta, dan gambar-gambar terkait proyek infrastruktur. Mereka menggambar rincian teknis untuk jalan, bendungan, saluran air, dan proyek-proyek lainnya dalam bidang sipil.

3. Aeronautical Drafters

Aeronautical drafters berkaitan dengan gambar-gambar teknik untuk pesawat terbang, roket, peluru kendali, dan komponen lain yang terkait dengan industri penerbangan. Mereka menciptakan gambar detail yang diperlukan untuk merancang dan memproduksi komponen-komponen tersebut.

4. Mechanical Drafters

Mechanical drafters menggambar gambar detail dan rencana perakitan untuk mesin-mesin industri atau peralatan mekanik lainnya. Mereka menggunakan perangkat lunak CAD (Computer-Aided Design) untuk menghasilkan gambar yang presisi dan akurat.

5. Electronics Drafters

Electronics drafters bertanggung jawab dalam menggambar skema dan layout instalasi listrik, papan sirkuit cetak, dan komponen elektronik lainnya. Mereka bekerja dalam industri elektronik dan telekomunikasi untuk memastikan desain yang efisien dan fungsional.

6. Photovoltaic Drafters

Photovoltaic drafters bekerja pada desain sistem tenaga surya. Mereka menggambar lokasi interver pad, struktur konstruksi pelat, dan detail perakitan sistem panel surya. Mereka juga mempertimbangkan aspek teknis seperti pengaturan panel, konektivitas, dan pemosisian yang efisien.

Mengetahui jenis-jenis drafter ini akan membantu kalian memahami bidang mana yang paling sesuai dengan minat dan keterampilan kalian. Setelah memilih jenis drafter yang cocok, kalian dapat mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam pekerjaan tersebut.

Jenjang Karir dan Kisaran Gaji Seorang Drafter

Sudah memahami Pengertian Drafter kan? nah sekarang kami berikan Jenjang Karir dan Kisaran Gaji Seorang Drafter kepada kalian. Sama seperti profesi lainnya, Drafter juga tentu memiliki jenjang karir yang cukup menjanjikan. Jenjang karir ini biasanya dipengaruhi oleh masa kerja dan juga pengalaman yang dimiliki oleh Drafter itu sendiri.

Berikut adalah tangga karir Drafter yang dapat digunakan sebagai panduan terkait profesi ini:

1. Drafter Junior

Ini adalah tahap karir yang dijalani oleh Drafter pemula ketika memulai karirnya. Pada posisi ini, Drafter biasanya akan bekerja dengan bantuan seorang senior dalam menangani klien. Biasanya, seorang Drafter dengan pengalaman kerja kurang dari 4 tahun akan berada dalam kategori ini.

Rentang gaji untuk Drafter Junior adalah sekitar Rp 3,9 juta hingga Rp 5 juta per bulan. Namun, gaji ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk besaran Upah Minimum Regional (UMR) dan kebijakan perusahaan yang mempekerjakan Drafter tersebut.

2. Drafter Senior

Drafter Senior adalah seorang profesional yang memiliki pengalaman yang cukup banyak. Umumnya, seorang Drafter senior akan bertanggung jawab untuk mencari klien dan mengelola proyek secara mandiri.

Namun, terkadang seorang Drafter senior juga akan dibantu oleh Drafter junior dalam menangani proyek-proyek klien.

Baca Juga :  Macam-Macam Versi Android Dari Awal Hingga Akhir

Rentang gaji yang dapat diperoleh oleh seorang Drafter Senior berada di atas Rp 10 juta. Jumlah gaji ini juga akan tergantung pada kebijakan perusahaan dan lokasi tempat bekerja Drafter tersebut.

Kesimpulan Penting

Kesimpulannya, seorang drafter memegang peranan penting dalam dunia konstruksi dan desain. Mereka membantu dalam merancang dan merencanakan proyek-proyek besar dengan mengubah ide-ide konseptual menjadi gambar teknis yang dapat digunakan oleh tim pelaksana.

Menjadi drafter bukan hanya tentang menggambar, tapi juga tentang memahami detail, mempertimbangkan berbagai aspek dari suatu proyek, dan mampu mengkomunikasikan ide dengan jelas dan efisien.

Ada berbagai jenis drafter, masing-masing dengan spesialisasi dan tugas tertentu, seperti drafter sipil, arsitektur, mekanik, elektrik, dan lain-lain.

Setiap jenis drafter ini memiliki tanggung jawab yang berbeda-beda, namun tujuan akhirnya adalah untuk menciptakan gambar yang efektif dan efisien, yang dapat digunakan oleh tim lain dalam proyek.

Dengan memahami pengertian drafter, jenis-jenis drafter, serta tugas dan tanggung jawab drafter, kita menjadi lebih menghargai profesi ini dan pentingnya peran mereka dalam proyek-proyek pembangunan.

Ingatlah bahwa dibalik setiap bangunan megah, ada seorang drafter yang telah bekerja keras untuk merancang dan merencanakan semuanya.

Mungkin itu saja pembahasan dari empatpilar.com mengenai Jenjang Karir dan Kisaran Gaji Seorang Drafter. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *