Macam-Macam Ukuran Kawat Las

Macam-Macam Ukuran Kawat Las : Pahami Setiap Fungsinya

Posted on

Empat Pilar – Macam-Macam Ukuran Kawat Las : Pahami Setiap Fungsinya. Pengelasan adalah keterampilan penting dalam berbagai industri, dan memilih kawat las yang tepat sangat penting untuk mencapai hasil las berkualitas tinggi. Dalam panduan komprehensif ini, kita akan menjelajahi Macam-Macam Ukuran Kawat Las atau berbagai ukuran kawat las. Mulai dari memahami jenis hingga memilih ukuran yang tepat, kami akan membahas semuanya. Mari kita telusuri dunia kawat las!

Macam-Macam Ukuran Kawat Las mengacu pada berbagai ukuran kawat las yang tersedia untuk berbagai aplikasi pengelasan. Kawat-kawat ini memiliki berbagai diameter, masing-masing dirancang untuk tugas pengelasan tertentu. Memilih ukuran kawat las yang tepat adalah penting untuk memastikan integritas dan kekuatan hasil las. Mari kita lihat lebih dekat berbagai ukuran dan aplikasinya.

Fungsi Kawat Las

Kawat las adalah salah satu komponen penting dalam proses pengelasan yang memiliki bagian inti dan salutan dengan fungsi yang berbeda. Bagian inti kawat las memiliki peran yang krusial dalam proses pengelasan, dan berikut ini adalah beberapa fungsi utamanya:

1. Menghantarkan Arus Listrik

Bagian inti kawat las berperan sebagai penghantar arus listrik yang diperlukan untuk membentuk busur listrik antara elektroda dan material kerja. Arus listrik ini membantu memanaskan dan melelehkan material kerja untuk menyatukannya.

2. Bahan Tambahan

Inti kawat las juga berfungsi sebagai sumber logam tambahan yang meleleh dan bergabung dengan material kerja selama proses pengelasan. Ini membantu mengisi celah atau retakan dalam material kerja dan membentuk sambungan yang kuat.

Sementara itu, bagian salutan elektroda memiliki peran yang lebih spesifik dalam proses pengelasan:

  • Kontrol Pendinginan
    Salutan elektroda membantu mengendalikan kecepatan pendinginan dari logam yang meleleh selama proses pengelasan. Ini penting untuk mencegah terjadinya retakan dan deformasi pada sambungan las.
  • Stabilisasi Busur
    Salutan juga berperan dalam menjaga stabilitas busur listrik antara elektroda dan material kerja. Busur yang stabil memungkinkan pengelasan yang lebih presisi dan hasil yang lebih konsisten.
  • Perlindungan dari Kontaminasi Udara
    Salutan membentuk lapisan pelindung di sekitar logam yang sedang dilelehkan. Ini mencegah logam dari kontaminasi udara yang dapat mengurangi kualitas hasil pengelasan.

Dalam konteks aplikasi, kawat las memiliki beragam fungsi berdasarkan kebutuhan spesifik:

1. Industri Makanan dan Minuman

Kawat las digunakan dalam pengelasan tangki makanan, minuman, dan peralatan kosmetik. Material yang digunakan harus aman, tahan karat, dan sesuai dengan standar keamanan pangan.

2. Perbaikan Roda Gigi

Kawat las digunakan dalam perbaikan dan pemeliharaan roda gigi mesin atau peralatan berat. Ini membantu memperpanjang umur pakai dan kinerja roda gigi.

3. Galvanisasi

Dalam proses galvanisasi, kawat las digunakan untuk mengelas pelapis seng pada logam besi untuk mencegah karat dan memberikan perlindungan tambahan.

4. Pengelasan Stainless Steel

Kawat las sering digunakan dalam pengelasan bahan stainless steel karena kebutuhan akan sambungan yang tahan karat dan kuat dalam berbagai aplikasi

Standar Kawat Las Listrik

Dalam dunia industri pengelasan, terdapat standar yang sangat penting dalam menentukan jenis elektroda yang akan digunakan dan seberapa besar arus listrik yang diperlukan. Standar ini umumnya berasal dari AWS (American Welding Society), yang merupakan badan pengelasan resmi di Amerika Serikat. Standar ini diakui secara luas dan digunakan sebagai pedoman pengelasan di berbagai negara.

  1. AWS mengeluarkan standar yang dinyatakan dengan tanda E XXXX, yang memiliki arti sebagai berikut:
  2. E merujuk pada elektroda atau kawat las listrik.
  3. XX (dua angka pertama) merujuk pada kekuatan tarikan kawat las, yang diukur dalam satuan kilo pound per square inch (Ksi). Satuan ini juga sering disebut sebagai lb/in².
  4. X (angka ketiga) mengindikasikan posisi pengelasan yang dapat dilakukan dengan elektroda tersebut. Angka 1 menunjukkan bahwa elektroda dapat digunakan pada semua posisi, angka 2 menunjukkan bahwa elektroda cocok untuk posisi datar dan horizontal, sedangkan angka 3 menandakan bahwa elektroda hanya cocok untuk posisi datar saja.
  5. X (angka keempat) berkaitan dengan jenis pelapis dan arus yang diperlukan untuk elektroda tersebut.
Baca Juga :  Pengertian Token Listrik : dan Cara Mengisinya

Spesifikasi ini berlaku khususnya untuk pengelasan Mild Steel. Namun, untuk pengelasan material lain seperti Low Alloy Steel dan Stainless Steel, terdapat tambahan kode yang harus diperhatikan pada elektroda. Para pelaku industri pengelasan harus memahami dengan cermat apa yang tertera pada kemasan elektroda yang akan mereka beli agar dapat mengetahui penggunaan yang spesifik dari elektroda tersebut.

Pemahaman yang tepat terhadap standar ini sangat penting dalam memastikan keselamatan dan kualitas hasil pengelasan. Oleh karena itu, para pengelas harus selalu memeriksa dan mengikuti standar yang berlaku sesuai dengan jenis material yang mereka kerjakan agar proses pengelasan berjalan dengan baik dan aman.

Macam-Macam Ukuran Kawat Las Berdasarkan Kode

Di pasaran, terdapat berbagai jenis kawat las yang dibedakan berdasarkan kode-kode tertentu. Berikut ini penjelasan lebih lanjut tentang Macam-Macam Ukuran Kawat Las yang umum digunakan:

1. Ukuran Kawat Las E-6010

Kawat las E-6010 adalah jenis kawat las yang sangat serbaguna dan dapat digunakan dalam berbagai posisi pengelasan. Arus listrik yang dapat digunakan adalah DC, yang memungkinkan penetrasi yang baik ke dalam bahan yang akan disambung. Karena alasan ini, kawat las ini sering digunakan untuk proses pengelasan root pass, yang merupakan langkah awal dalam penyambungan material. Kawat las E-6010 juga cocok untuk pengelasan pada besi polos dan besi galvanis.

Keunggulan dari kawat las ini adalah kemampuannya untuk tetap efektif meskipun ada karat pada permukaan material yang akan dielas. Namun, sebaiknya tetap membersihkan permukaan material dengan baik untuk hasil yang optimal.

2. Ukuran Kawat Las E-6011

Kawat las E-6011 juga dapat digunakan dalam semua posisi pengelasan. Kawat las ini memiliki lapisan fluks yang mengandung kalium, yang membantu menjaga kestabilan busur selama proses pengelasan. Jenis kawat las ini cocok untuk digunakan dengan arus listrik DC dan AC, dan mampu memberikan penetrasi yang baik ke dalam bahan.

Kawat las E-6011 sering digunakan untuk pengelasan di rumah dan dapat menjadi alternatif yang baik untuk kawat las E-6010. Bahan logam yang cocok untuk kawat las ini adalah besi polos dan besi galvanis. Kawat las ini populer di kalangan welder pemula karena busurnya mudah dikendalikan, bahkan jika tangan kurang stabil.

3. Ukuran Kawat Las E-6012

Jenis kawat las E-6012 dapat digunakan pada arus listrik AC dan DC dalam semua posisi pengelasan. Penetrasi yang dihasilkan termasuk dalam kategori sedang, tidak terlalu dalam, sehingga cocok digunakan untuk pengisian sambungan root pass. Kawat las ini biasanya lebih cocok untuk pengelasan pada besi polos, karena penetrasi yang dihasilkan tidak terlalu dalam.

4. Ukuran Kawat Las E-6013

Kawat las E-6013 cocok digunakan pada arus listrik AC dan DC. Lapisan fluksnya terdiri dari titanium dioksida dan kalium, yang membantu menjaga kestabilan busur selama proses pengelasan. Namun, perlu diperhatikan bahwa penetrasi yang dihasilkan oleh kawat las ini termasuk dalam kategori dangkal. Oleh karena itu, kawat las ini lebih tepat digunakan pada bahan besi polos yang bersih. Penting untuk memastikan bahwa permukaan bahan yang akan dielas bebas dari karat dan cat agar kawat las E-6013 berfungsi dengan baik.

5. Ukuran Kawat Las LB52U / E-7018

Kawat las LB52U atau E-7018 memiliki kandungan hidrogen yang rendah dan dapat digunakan dengan arus listrik AC dan DC. Meskipun dapat digunakan dengan kedua jenis arus, lebih disarankan untuk menggunakan arus listrik DC untuk hasil yang maksimal. Penetrasi yang dihasilkan oleh kawat las ini termasuk dalam kategori dangkal hingga sedang, dan pengelasan dengan kawat las ini cenderung menghasilkan sedikit percikan. Jenis kawat las ini sangat cocok untuk pengelasan pada baja struktural dan baja dengan kandungan karbon tinggi.

6. Ukuran Kawat Las E-7024

Kawat las E-7024 cocok digunakan untuk pengelasan dalam posisi horizontal dan datar. Namun, kawat las ini tidak direkomendasikan untuk pengelasan dalam posisi naik turun atau vertikal. Kandungan serbuk besi yang tinggi pada kawat las ini menghasilkan lapisan pengelasan yang lebar, meskipun tingkat penetrasi cenderung dangkal hingga sedang. Kawat las E-7024 sangat cocok untuk pengelasan pada bahan-bahan besi yang tebal dan baja dengan kandungan karbon tinggi. Biasanya, jenis kawat las ini digunakan untuk pengelasan struktur kapal, jembatan, dan pondasi baja dalam bangunan.

Baca Juga :  Pengertian Thyristor : Fungsi, Jenis dan Cara Kerjanya Secara Lengkap

Pemilihan jenis kawat las yang tepat sangat penting dalam proses pengelasan, karena setiap jenis memiliki karakteristik khusus yang sesuai dengan kebutuhan pengelasan kalian. Pastikan untuk memahami persyaratan proyek kalian dan memilih kawat las yang sesuai untuk hasil pengelasan yang terbaik.

Penutup

Pemilihan ukuran kawat las yang tepat adalah langkah kunci dalam mencapai hasil pengelasan yang optimal. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas dan mungkin berkonsultasi dengan ahli pengelasan, kalian dapat memastikan bahwa kalian menggunakan ukuran kawat las yang sesuai untuk setiap pekerjaan. Dengan begitu, kalian akan dapat menghasilkan sambungan las yang kuat dan berkualitas.

Itu saja uraian secara lengkap yang bisa empatpilar.com bahas mengenai Macam-Macam Ukuran Kawat Las. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *