Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 65

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 65 Kurikulum Merdeka

Kegiatan 12: Menulis Cerita Fantasi Sederhana

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 65 –Hingga saat ini cerita fantasi masih di gemari oleh berbagai kalangan usia dan cobalah menulis cerita fantasi kalian sendiri. Upayakan buat menciptakan tokoh yang memikat dengan cara mengatasi permasalahan yang menarik. Kalian bisa membuatnya dalam format cerita mini seperti “BOLA-BOLA WAKTU” atau dengan format komik seperti “kue-kue mao serta keberanian emas”.
Kalian bisa ikuti cerita fantasi berikut ini:

1) Apa tema yang akan diangkat dalam cerita fantasi kalian?
Jawab: Magic

(2) Siapa tokoh dalam cerita kalian?
Jawab: Leana, Nenek, dan Vita.

(3) Di mana latar terjadinya cerita kalian?
Jawab: Rumah dan sekolah.

(4) Gambarlah kerangka alur cerita kalian dalam diagram alur. Gunakan diagram alur teks naratif di atas untuk membantu kalian!

(5) Kembangkan cerita fantasi kalian!

(6) Terakhir, berilah judul yang menarik untuk hasil karya kalian!

 

Buku Permintaan

Lena adalah seorang gadis berusia 17 tahun yang hidup dengan neneknya, saat masih beruis 5 tahun kedua orang tuanya mengalami kecelakaan, sampai saat ini lela di rawat oleh neneknya. Suatu hari saat sedang membersihkan pekarangan rumahnya, tiba-tiba seorang kakek tua menghampirinya dengan keadaan lusuh. Dan dengan suara lirih kakek tersebut meminta sedekah sambil berkaca-kaca karena sudah dua hari tidak mengisi perutnya

Leana yang merasa iba, kemudian memberikan selembar uang yang ada di saku celananya. Uang Rp. 10.000 yang diberikan Nenek untuk jajan di sekolah.
Meskipun, dia membutuhkan uang itu tapi dia tidak tega melihat kondisi Kakek tersebut yang tampak sangat mengenaskan.
“Maaf yah, Kek. Saya cuma punya segini,” ucapnya.
Kakek tersebut lantas bersyukur dan mendoakan Leana, karena tidak ingin pergi begitu saja dia memberikan sebuah buku bersampul cokelat kulit kepada Leana.
Awalnya gadis itu menolak, tapi sang Kakek tidak putus asa dan terus membujuknya.
Malam harinya, Leana melihat buku itu dan memutuskan untuk mencoba menulis keinginannya.
Dia sangat ingin sepatu baru, karena sepatunya sudah rusak sementara dia tidak mungkin meminta uang kepada Neneknya yang hanya bekerja sebagai tukang jahit.
Namun, alangkah terkejutnya dia setelah beberapa detik menuliskan permintaannya, sepasang sepatu baru tiba-tiba ada di depannya.
Dia berteriak kegirangan dan mencari sang Nenek. Esoknya semua teman sekelasnya memuji sepatunya, membuat Vita yang tidak menyukai Leana menjadi iri.
Sejak saat itu, dia menggunakan buku tersebut dengan bijak. Leana tidak lagi membawa uang saku ke sekolah, dia hanya perlu ke belakang sekolah dan menulis permintaannya. Sebungkus roti dan satu kotak susu.
Vita yang melihat kejadian tersebut menjadi terkejut. Dia ingin mendapatkan buku itu, sampai saat Leana keluar meninggalkan kelas dan keadaan sekitar sepi, Vita segera melancarkan aksinya.
Sementara itu, Leana baru menyadari jika bukunya hilang saat pulang dari sekolah. Neneknya berusaha menghibur cucunya yang hanya bisa menangis.
“Buku itu mungkin memang bukan milik kita, ingat semua yang ada di bumi adalah titipan,” nasihat sang Nenek.
Di lain sisi, Vita terus menulis semua permintaannya. Saat jam istirahat dia berniat mencelakai Leana dengan meminta agar sepatu Leana yang seringkali dipuji temannya itu terbakar.
Nahasnya yang terbakar adalah sepatunya sendiri dan berhasil membuat Vita berteriak panik. Hingga tanpa sengaja dia menjatuhkan buku tersebut dan ikut terbakar.
Yah, Vita tidak tahu jika buku tersebut hanya untuk kebaikan, ketika seseorang menggunakannya untuk kejahatan, maka niat jahat tersebut akan kembali kepadanya.

Demikia Semoga Bermanfaat